- Pengamat Kesit Budi Handoyo mengkritik Persija Jakarta yang harus pindah ke Samarinda karena ketiadaan stadion kandang permanen.
- Ketidakjelasan markas bagi klub ibu kota ini berdampak negatif terhadap citra profesionalisme serta potensi pendapatan tiket pertandingan.
- Kesit mendesak pengelola segera menetapkan GBK atau JIS sebagai stadion kandang tetap melalui kontrak dan perbaikan teknis.
“Jika memilih JIS, kekurangan teknis harus dibenahi agar Persija benar-benar memiliki kepastian bermain di satu stadion, kecuali dalam kondisi luar biasa,” katanya.
Ia menegaskan, kepastian kandang menjadi bagian penting dari profesionalisme dan tata kelola kompetisi yang sehat.