4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2026 | 21:05 WIB
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
FIFA memicu kontroversi besar terkait harga tiket Piala Dunia 2026 yang dianggap memeras penggemar sepak bola. (Suara.com)
  • Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak tajam hingga menyentuh angka miliaran rupiah di pasar.

  • Isu keamanan dan kebijakan imigrasi Amerika Serikat mengancam jumlah kehadiran suporter dari mancanegara.

  • Turnamen ini menjadi panggung terakhir bagi rivalitas legendaris antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Suara.com - Gelaran akbar Piala Dunia 2026 terancam menjadi turnamen paling eksklusif dalam sejarah akibat lonjakan harga tiket yang tidak masuk akal. FIFA kini berada di bawah sorotan tajam karena dianggap lebih memprioritaskan kapitalisasi pasar hiburan Amerika Serikat ketimbang aksesibilitas bagi suporter setia.

Akses menonton pertandingan pembuka antara Amerika Serikat melawan Paraguay saja sudah menembus angka 1.000 dolar AS atau setara Rp16 juta. Dikutip dari CNN, lebih gila lagi, kursi untuk partai final dibanderol mencapai 32.970 dolar AS, sebuah angka yang membuat sepak bola terasa seperti barang mewah.

1. Komersialisasi Gila-Gilaan Kursi Stadion

Profil Timnas Spanyol jelang Piala Dunia 2026: kekuatan skuad, taktik Luis de la Fuente, hingga peran Lamine Yamal dan Rodri dalam ambisi La Roja. [Dok. IG sefutbol]
Profil Timnas Spanyol jelang Piala Dunia 2026: kekuatan skuad, taktik Luis de la Fuente, hingga peran Lamine Yamal dan Rodri dalam ambisi La Roja. [Dok. IG sefutbol]

Ketimpangan harga ini memicu kritik keras dari berbagai pihak, termasuk tokoh politik papan atas yang merasa nilai tersebut sudah di luar kewajaran. Bahkan, banyak calon penonton yang mulai menyerah untuk hadir langsung ke stadion akibat biaya tambahan transportasi dan akomodasi yang mencekik.

Presiden Donald Trump pun ikut menyindir mahalnya biaya menonton tim nasional negaranya sendiri kepada New York Post.

“Saya juga tidak akan membayarnya, sejujurnya,” kata Trump merujuk pada harga tiket USMNT yang mencapai angka empat digit.

Sistem resale atau penjualan kembali yang difasilitasi FIFA semakin memperparah keadaan dengan membiarkan harga liar tanpa kontrol batas atas. Salah satu pemegang tiket bahkan nekat menjual kursi posisi belakang seharga 11 juta dolar AS di platform resmi tersebut.

4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra (FIFA)
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra (FIFA)

FIFA berkali-kali membela kebijakan ini dengan dalih bahwa pendapatan yang masuk akan langsung diputar kembali untuk pengembangan sepak bola dunia. Mereka berargumen bahwa harga tinggi adalah konsekuensi logis dari beroperasi di pasar hiburan paling maju di dunia saat ini.

2. Alasan FIFA di Balik Harga Selangit

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menekankan bahwa pihaknya harus mengikuti standar ekonomi yang berlaku di wilayah Amerika Utara agar tidak terjadi spekulasi ilegal. Menurutnya, jika harga dipasang terlalu rendah, para calo justru akan mengambil keuntungan jauh lebih besar di pasar gelap.

“Kita harus melihat pasar. Kita berada di pasar di mana hiburan adalah yang paling berkembang di dunia, jadi kita harus menerapkan tarif pasar,” ujar Gianni Infantino dalam konferensi di California.

Infantino juga menambahkan alasan logis lainnya mengenai sistem perdagangan tiket di Amerika Serikat yang memperbolehkan adanya penjualan kembali secara legal.

“Di AS, menjual kembali tiket juga diperbolehkan, jadi jika Anda menjual tiket dengan harga yang terlalu rendah, tiket ini akan dijual kembali dengan harga yang jauh lebih tinggi. Dan faktanya, meskipun beberapa orang mengatakan bahwa harga tiket yang kami miliki tinggi, mereka tetap berakhir di pasar penjualan kembali dengan harga yang bahkan lebih tinggi, lebih dari dua kali lipat harga kami.”

3. Ketegangan Diplomatik dan Boikot Keamanan

Di luar masalah finansial, partisipasi Iran sempat menjadi teka-teki diplomatik yang panas akibat situasi perang dan keamanan pemain mereka. Sempat muncul wacana pemindahan lokasi tanding ke Meksiko, hingga usulan absurd untuk menggantikan posisi Iran dengan timnas Italia.

Namun, pemerintah Iran akhirnya mengonfirmasi kehadiran mereka di tanah Amerika untuk bersaing dengan Selandia Baru, Mesir, dan juga Belgia. Tantangan lain muncul dari kebijakan imigrasi ketat Amerika Serikat yang melarang kunjungan dari 39 negara, mayoritas dari wilayah Afrika dan Muslim.

Isu keamanan di Meksiko turut menghantui setelah kematian gembong kartel "El Mencho" yang memicu gelombang kekerasan besar di wilayah Guadalajara. Kondisi sosiopolitik ini membuat banyak suporter internasional berpikir dua kali untuk menginjakkan kaki di negara-negara tuan rumah tersebut.

4. Panggung Terakhir Para Legenda Dunia

Meski dihantam berbagai polemik, sisi teknis di lapangan tetap menjanjikan sejarah baru dengan kehadiran empat negara debutan yang siap memberi kejutan. Uzbekistan yang dilatih Fabio Cannavaro serta Jordan yang menjadi finalis Piala Asia akan memulai petualangan perdana mereka di panggung dunia.

Sorotan utama tentu tertuju pada Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang kemungkinan besar akan menjalani turnamen internasional terakhir dalam karier mereka. Persaingan kedua megabintang ini tetap menjadi magnet terkuat yang mampu menutupi segala kekurangan penyelenggaraan di luar lapangan hijau.

Namun, badai cedera mulai memakan korban, seperti talenta muda Spanyol, Lamine Yamal, yang diragukan tampil akibat masalah hamstring yang serius. Penyerang Amerika Serikat, Patrick Agyemang, juga harus mengubur mimpinya tampil di rumah sendiri setelah menderita cedera tendon Achilles yang parah.

Agyemang mengungkapkan kesedihannya melalui media sosial setelah mengetahui dirinya harus absen panjang dan melewatkan kesempatan emas membela negara.

“Kawan, kata-kata tidak bisa menggambarkan momen saat saya menyadari apa yang terjadi. Anda hanya bisa membayangkan pikiran yang terlintas di kepala saya,” tulisnya di Instagram.

Piala Dunia 2026 merupakan edisi pertama yang menggunakan format baru dengan total 48 tim peserta dari yang sebelumnya hanya 32 tim. Penambahan kuota ini bertujuan memberikan kesempatan lebih luas bagi negara-negara berkembang untuk merasakan atmosfer kompetisi sepak bola kasta tertinggi.

Turnamen ini diselenggarakan secara kolaboratif oleh tiga negara: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, dengan total 16 kota tuan rumah. Pertandingan pembuka dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026, yang akan mempertemukan Meksiko melawan Afrika Selatan sebagai laga pembuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Disebut Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Buka Suara

Indonesia Disebut Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Buka Suara

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:57 WIB

12 Tim Calon Juara Piala Dunia 2026 dari Masing-masing Grup, Messi vs Ronaldo Bisa Terjadi

12 Tim Calon Juara Piala Dunia 2026 dari Masing-masing Grup, Messi vs Ronaldo Bisa Terjadi

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:30 WIB

Daftar 26 Pemain Timnas Swedia untuk Piala Dunia 2026, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres Masuk

Daftar 26 Pemain Timnas Swedia untuk Piala Dunia 2026, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres Masuk

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:26 WIB

Terkini

Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026

Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:25 WIB

Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli

Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:05 WIB

Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!

Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35 WIB

Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri

Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:16 WIB

Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia

Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:08 WIB

Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin

Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:05 WIB

Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia

Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:47 WIB

Nasib Giovanni Reyna di Tangan Pochettino, Riwayat Cedera Hancurkan Obsesi ke Piala Dunia 2026?

Nasib Giovanni Reyna di Tangan Pochettino, Riwayat Cedera Hancurkan Obsesi ke Piala Dunia 2026?

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:35 WIB

Michael Carrick Terancam Dibuang Manchester United Meski Sukses Amankan Tiket Liga Champions

Michael Carrick Terancam Dibuang Manchester United Meski Sukses Amankan Tiket Liga Champions

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:16 WIB

Alasan John Herdman Senang Timnas Indonesia Jadi Tim Paling 'Diremehkan' di Grup F Piala Asia 2027

Alasan John Herdman Senang Timnas Indonesia Jadi Tim Paling 'Diremehkan' di Grup F Piala Asia 2027

Bola | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:13 WIB