- Pemerintah Amerika Serikat menangguhkan aturan deposit visa bagi pemegang tiket resmi Piala Dunia 2026 asal lima negara peserta tertentu.
- Kebijakan yang berlaku sejak 15 April 2026 ini memfasilitasi proses visa yang dipercepat melalui sistem pendaftaran FIFA Pass.
- Pelonggaran ini bertujuan mendukung kelancaran penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada Juni mendatang.
Suara.com - Pemerintahan Presiden Donald Trump memutuskan menangguhkan aturan deposit visa bagi pengunjung asing dari sejumlah negara selama mereka terkonfirmasi sebagai pemegang tiket Piala Dunia FIFA 2026.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan kebijakan tersebut berlaku untuk suporter yang telah membeli tiket resmi FIFA dan terdaftar dalam sistem FIFA Pass guna memperoleh proses visa yang dipercepat.
Sebelumnya, pemerintah Amerika Serikat memberlakukan kewajiban pembayaran deposit visa hingga 15.000 dolar AS bagi warga dari 50 negara yang dinilai memiliki tingkat pelanggaran visa tinggi dan masalah keamanan lainnya.
Dari 50 negara tersebut, terdapat lima peserta Piala Dunia 2026 yang terdampak aturan itu, yakni Aljazair, Cape Verde, Pantai Gading, Senegal, dan Tunisia.
Kini, warga dari lima negara tersebut yang memiliki tiket resmi FIFA tidak lagi diwajibkan membayar deposit visa.
“Amerika Serikat sangat antusias menyelenggarakan Piala Dunia FIFA terbesar dan terbaik dalam sejarah,” kata Asisten Menteri Luar Negeri Urusan Konsuler AS, Mora Namdar, dilansir dari ESPN.
“Kami membebaskan kewajiban deposit visa bagi suporter yang memenuhi syarat dan telah membeli tiket Piala Dunia,” lanjut dia mengenai sistem FIFA Pass yang mulai berlaku sejak 15 April 2026 untuk mempercepat proses pengajuan visa.
Kebijakan pelonggaran ini menjadi langkah yang cukup jarang dilakukan pemerintahan Trump di tengah kebijakan imigrasi yang lebih ketat dalam beberapa tahun terakhir.
Piala Dunia 2026 sendiri akan berlangsung mulai 11 Juni 2026 dan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Meski begitu, sejumlah kebijakan imigrasi Amerika Serikat masih menuai kritik. Pemerintah AS sebelumnya melarang pelancong dari Iran dan Haiti memasuki negara tersebut, meski pemain, pelatih, dan staf tim Piala Dunia tetap mendapat pengecualian.
Sementara itu, warga Pantai Gading dan Senegal juga masih menghadapi pembatasan perjalanan sebagian di bawah kebijakan larangan perjalanan yang diperluas.
Kondisi tersebut membuat Amnesty International bersama puluhan kelompok hak sipil Amerika Serikat menerbitkan “travel advisory” atau peringatan perjalanan menjelang Piala Dunia 2026.
Selain itu, Asosiasi Hotel dan Penginapan Amerika menyebut kebijakan visa dan persoalan geopolitik membuat permintaan hotel selama turnamen menurun dari perkiraan awal.
Aturan deposit visa sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah AS untuk menekan pelanggaran visa oleh pengunjung yang tinggal melebihi batas izin.
Pemohon visa dari negara terdampak sebelumnya diwajibkan membayar deposit sebesar 5.000 dolar AS, 10.000 dolar AS, atau 15.000 dolar AS yang akan dikembalikan apabila pemegang visa mematuhi aturan atau permohonan visa mereka ditolak.