John Herdman: Main di Eropa Tak Jamin Masuk Skuad Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 20 Mei 2026 | 07:46 WIB
John Herdman: Main di Eropa Tak Jamin Masuk Skuad Timnas Indonesia
John Herdman (PSSI)
baca 10 detik
  • John Herdman menegaskan pemain diaspora wajib melewati seleksi ketat tanpa ada perlakuan istimewa.

  • Timnas Indonesia mengincar kemenangan atas tim Timur Tengah dan target juara Piala AFF.

  • Garuda akan menguji kekuatan melawan Oman sebelum bersiap menghadapi Grup F Piala Asia.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengambil langkah berani dengan menghapus jaminan posisi utama bagi para pemain diaspora. Juru taktik asal Kanada tersebut menegaskan bahwa kualitas kompetisi Eropa bukan tiket gratis untuk menembus Skuad Garuda.

Langkah ini diambil demi memutus ketergantungan semu pada label "pemain luar negeri" yang kerap memicu kesenjangan internal.

Herdman kini fokus merancang formula baru yang mengawinkan militansi pemain liga domestik dengan keunggulan visi bermain alumni Eropa.

"Untuk menilai kumpulan pemain Eropa, kumpulan diaspora, karena tidak ada jaminan bahwa pemain-pemain itu akan terpilih hanya karena mereka bermain di liga di luar Indonesia," ujar John Herdman di YouTube Antara TV Indonesia.

Melalui komparasi yang objektif, Herdman melihat adanya kelebihan krusial pada masing-masing kelompok talenta tersebut.

Pemain yang merumput di tanah air dinilai memiliki daya juang psikologis yang sangat tinggi saat mengenakan jersi merah-putih.

Sementara itu, legiun diaspora yang berkompetisi di ekosistem elite dunia membawa modal pemahaman taktik yang matang.

"Saya ingin perpaduan orang-orang yang mau berjuang untuk negara ini, yang menurut saya dibawa oleh pemain domestik, bersama dengan pemain yang memiliki kecerdasan taktik dari kelompok diaspora yang bermain di Serie A atau Bundesliga," jelasnya.

Rencana besar ini dirancang untuk melahirkan identitas bermain baru yang lebih kolektif dan modern.

baca juga

Fokus jangka pendek Herdman adalah menemukan formula ampuh untuk mematahkan dominasi sepak bola kawasan Timur Tengah.

Kombinasi fisik, taktik, dan mentalitas petarung menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar oleh setiap penggawa.

"Jadi, bagi saya, ada penilaian terhadap kedua kelompok tersebut. Ada upaya menemukan cara untuk menang dan mendominasi tim-tim Timur Tengah," ucap John Herdman.

Selain ambisi di level benua, pelatih berusia 50 tahun itu juga memikul misi historis di tingkat regional.

Dia bertekad mengakhiri kutukan panjang di Asia Tenggara dengan membawa pulang trofi Piala AFF pertama sepanjang sejarah.

"Dan kemudian di Piala AFF, sambil menilai para pemain, mendorong untuk menjadi tim pertama yang memberikan trofi untuk negara ini. Itulah mentalitasnya," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

John Herdman Sebut Pemain Diaspora Tak Dijamin Masuk Timnas Indonesia

John Herdman Sebut Pemain Diaspora Tak Dijamin Masuk Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:31 WIB

John Herdman Jadikan AFF Batu Loncatan Menuju Piala Asia 2027

John Herdman Jadikan AFF Batu Loncatan Menuju Piala Asia 2027

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26 WIB

Rapor Merah Timnas Indonesia Lawan Jepang, Qatar, dan Thailand: Babak Belur di Piala Asia 2027?

Rapor Merah Timnas Indonesia Lawan Jepang, Qatar, dan Thailand: Babak Belur di Piala Asia 2027?

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

5 Rekomendasi Body Mist HMNS untuk Daily, dari Aroma Floral hingga Vanila Tersedia Ukuran 250 ml

5 Rekomendasi Body Mist HMNS untuk Daily, dari Aroma Floral hingga Vanila Tersedia Ukuran 250 ml

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen

Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen

Batam | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:47 WIB

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:29 WIB

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:00 WIB

×