Prediksinya 3 Kali Benar Semua, Ekonom Jerman Ramal Belanda Sabet Gelar Piala Dunia 2026

Arif Budi

Senin, 01 Juni 2026 | 14:30 WIB
Prediksinya 3 Kali Benar Semua, Ekonom Jerman Ramal Belanda Sabet Gelar Piala Dunia 2026
Timnas Belanda dikabarkan bakal sabet gelar Piala Dunia 2026. (Instagram/@onsoranje)
baca 10 detik
  • Ekonom Jerman Joachim Klement memprediksi Timnas Belanda akan menjuarai Piala Dunia 2026 berdasarkan analisis model statistik miliknya.
  • Simulasi data tersebut memproyeksikan Belanda menumbangkan Portugal pada laga final yang berlangsung di New York tanggal 19 Juli.
  • Model statistik Klement menjadi sorotan karena terbukti berhasil menebak pemenang Piala Dunia secara tepat dalam tiga edisi beruntun.

Suara.com - Meskipun perhelatan akbar Piala Dunia 2026 belum resmi bergulir, ramalan mengenai calon jawara baru sudah sukses memicu perdebatan sengit di kalangan pencinta sepak bola dunia.

Menariknya, prediksi ini tidak dirilis oleh superkomputer, mantan pesepak bola legendaris, maupun pelatih ternama, melainkan lahir dari analisis data seorang ekonom berkebangsaan Jerman bernama Joachim Klement.

Nama Klement seketika kembali menjadi buah bibir lantaran model statistik rancangannya terbukti sangat presisi dalam menebak juara pada tiga edisi Piala Dunia sebelumnya secara beruntun, yaitu Jerman (2014), Prancis (2018), dan Argentina (2022).

Kini, pria yang menjabat sebagai ahli strategi investasi di firma Panmure Liberum tersebut menaruh taruhan statistiknya pada Timnas Belanda untuk keluar sebagai kampiun Piala Dunia 2026.

Prediksi ini terbilang sangat mengejutkan mengingat skuad berjuluk Oranje tersebut bukanlah favorit utama di bursa taruhan, ditambah predikat historis mereka sebagai raksasa tanpa mahkota karena selalu kandas di laga final sebanyak tiga kali sepanjang keikutsertaan mereka.

Berdasarkan hasil simulasi data yang dikembangkannya, armada asuhan Ronald Koeman diproyeksikan harus melewati jalan yang teramat terjal demi merengkuh supremasi tertinggi.

Belanda disimulasikan akan berhadapan dengan Prancis di fase perempat final, menyingkirkan Spanyol di semifinal, sebelum akhirnya menumbangkan Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo pada laga puncak yang akan dihelat di New York pada 19 Juli mendatang.

"Saya sendiri cukup terkejut ketika model saya menunjukkan Belanda sebagai juara," ujar Klement kepada SBS Dutch.

"Terutama karena jalur mereka menuju final sangat sulit. Prancis secara kualitas lebih diunggulkan, tetapi dalam sepak bola keberuntungan memainkan peran besar. Sekitar 50 persen hasil pertandingan ditentukan oleh faktor keberuntungan," lanjutnya.

baca juga

Peluang Belanda untuk mengakhiri nasib tragis mereka di panggung dunia memang selalu menjadi topik yang menarik.

Sejarah mencatat generasi emas Johan Cruyff harus gigit jari setelah takluk dari Jerman Barat pada final edisi 1974, diikuti kekalahan menyakitkan dari Argentina empat tahun setelahnya.

Luka sejarah tersebut kembali menganga pada edisi 2010 di Afrika Selatan setelah gol larut Andres Iniesta membawa Spanyol menang di babak perpanjangan waktu.

Kini generasi baru Belanda yang dikapteni oleh Virgil van Dijk dan dihuni oleh deretan talenta muda berbakat kembali memikul harapan besar.

Meskipun secara kedalaman skuad di atas kertas mereka masih dinilai berada di bawah tim-tim unggulan seperti Brasil, Prancis, Spanyol, maupun juara bertahan Argentina.

Di sinilah letak daya tarik sekaligus kontroversi dari pemodelan statistik buatan Klement.

Kendati secara hitungan matematis Belanda memiliki peluang, realita di atas lapangan hijau pada era sepak bola modern tetap menyajikan tantangan yang sangat berat bagi Virgil van Dijk dan kawan-kawan, terutama dalam menjaga konsistensi taktis serta kekuatan mental di laga-laga krusial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karut-marut Administrasi SAFA Hambat Timnas Afrika Selatan Terbang ke Meksiko

Karut-marut Administrasi SAFA Hambat Timnas Afrika Selatan Terbang ke Meksiko

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 13:54 WIB

Lamine Yamal Sempat Takut Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

Lamine Yamal Sempat Takut Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 11:21 WIB

Rodri Tak Terbebani Status Favorit, Fokus Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Rodri Tak Terbebani Status Favorit, Fokus Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 10:04 WIB

Hajar Finlandia Empat Gol, Julian Nagelsmann Puji Performa Pemain Jerman

Hajar Finlandia Empat Gol, Julian Nagelsmann Puji Performa Pemain Jerman

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 10:03 WIB

Kebakaran Beracun Hantam Belgia! Persiapan Piala Dunia 2026 Mendadak Kacau

Kebakaran Beracun Hantam Belgia! Persiapan Piala Dunia 2026 Mendadak Kacau

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

Bisa Picu Konflik Horizontal! Pengerahan Ormas saat Kerusuhan Demo DPR Disorot

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:36 WIB

Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama

Apa Saja Mimpi yang Tidak Boleh Diceritakan Menurut Islam? Ini Penjelasan Ulama

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Aksi 'Duka' BEM SI Jatim di Grahadi: Sentil Anggaran Makan Bergizi Gratis di Tengah Bencana

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Petronas Masuk Madura, Bahlil Kerek Target Lifting Minyak di RAPBN 2027

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Asap Berkurang, SF Hariyanto Sebut Penanganan Karhutla di Riau Terkendali

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Satgas Udara Telah Jatuhkan 3,5 Juta Liter Air untuk Tangani Kebakaran Hutan Indonesia

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai

Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:15 WIB

×