- Timnas Prancis mengalami konflik internal terkait kebijakan pembatasan jatah tiket keluarga serta pemotongan bonus oleh Federasi Sepak Bola Prancis.
- Pemain menyampaikan aspirasi tersebut kepada Presiden FFF, Philippe Diallo, guna menuntut penyesuaian kebijakan menjelang turnamen Piala Dunia 2026.
- Proses negosiasi menunjukkan hasil positif sementara para pemain tetap menjaga profesionalisme dalam agenda tim sebelum laga pembuka melawan Senegal.
Skuad asuhan Didier Deschamps tergabung di Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia.
Prancis dijadwalkan memulai kampanye mereka pada 16 Juni menghadapi Senegal.
Dua laga berikutnya akan mempertemukan mereka dengan Irak dan Norwegia di fase grup.
Situasi ini menjadi ujian awal bagi kekompakan tim.
Rumor konflik di skuat Prancis tahun ini juga mengingatkan sejarah kelam tim Ayam Jantan saat Piala Dunia 2010 dibawah asuhan Raymond Domenech.