FIFA Contek Ritual Timnas Indonesia? Ini Format Baru Piala Dunia 2026 Saat Lagu Kebangsaan Diputar

Galih Prasetyo

Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:05 WIB
FIFA Contek Ritual Timnas Indonesia? Ini Format Baru Piala Dunia 2026 Saat Lagu Kebangsaan Diputar
Mirip Ritual Timnas Indonesia, Ini Format Baru Piala Dunia 2026 Saat Lagu Kebangsaan Berkumandang [Istimewa]
baca 10 detik
  • FIFA resmi menerapkan format seremoni lagu kebangsaan baru untuk seluruh pemain di Piala Dunia 2026 mendatang.
  • Seluruh pemain dalam skuad akan berkumpul di lingkaran tengah lapangan dengan latar bendera negara berukuran raksasa.
  • Inovasi ini bertujuan meningkatkan pengalaman visual penonton serta menjaga keseimbangan antara unsur hiburan dan efisiensi waktu.

Suara.com - Badan sepak bola dunia, FIFA, resmi memperkenalkan konsep baru sebelum pertandingan di Piala Dunia 2026 dimulai.

Format berbeda ini disebut FIFA akan menghadirkan pengalaman unik buat para penggemar yang datang langsung ke stadion.

Dalam skema baru tersebut, seluruh pemain yang masuk dalam skuad pertandingan akan berkumpul di lingkaran tengah lapangan saat lagu kebangsaan dikumandangkan.

Di belakang mereka, bendera negara berukuran raksasa akan dibentangkan, menciptakan suasana yang lebih dramatis dibanding format sebelumnya.

Berbeda dengan edisi terdahulu yang hanya menampilkan starting XI berjajar menghadap tribun, FIFA kini ingin menghadirkan momen yang lebih inklusif.

Ilustrasi Piala Dunia 2026 [Suara.com/AI]
Ilustrasi Piala Dunia 2026 [Suara.com/AI]

Semua pemain, termasuk cadangan, akan ikut ambil bagian dalam seremoni, sehingga total bisa mencapai 52 orang di lapangan.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan inovasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengalaman penonton.

“Piala Dunia adalah tentang setiap pemain dan setiap penggemar. Seremoni baru ini mencerminkan persatuan, kebanggaan, dan emosi yang menjadi milik semua,” ujarnya dilansir dari BBC.

Para pemain akan memasuki lapangan melalui gerbang khusus bersama maskot, sebelum berkumpul di tengah untuk prosesi resmi.

baca juga

FIFA menyebut konsep ini sebagai seremoni 360 derajat yang dapat dinikmati dari setiap kursi di stadion.

Tak hanya itu, atmosfer pertandingan juga akan diperkuat dengan efek tambahan seperti asap berwarna dan pyroteknik pada fase-fase tertentu turnamen.

Elemen ini diharapkan mampu menghadirkan sensasi visual yang lebih megah dan berkesan bagi penonton.

Langkah ini sekaligus menjadi respons atas kritik sebelumnya terkait format perkenalan pemain di ajang Piala Dunia Antarklub 2025 yang dinilai terlalu lama dan menyebabkan keterlambatan kick-off.

FIFA kini berusaha menemukan keseimbangan antara hiburan dan efisiensi waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

60 Fans Dapat Tiket Gratis Piala Dunia 2026, FIFA Ogah Rugi Minta Tetap Bayar

60 Fans Dapat Tiket Gratis Piala Dunia 2026, FIFA Ogah Rugi Minta Tetap Bayar

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:53 WIB

Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini: Statistik Tarik Sektioui Ngeri-ngeri Sedap

Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini: Statistik Tarik Sektioui Ngeri-ngeri Sedap

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:22 WIB

Saddil Ramdani Bongkar Kunci Taktis Redam Kekuatan Oman Malam Ini

Saddil Ramdani Bongkar Kunci Taktis Redam Kekuatan Oman Malam Ini

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:12 WIB

Terpopuler: Sosok Alexandra Askandar hingga Cara Nonton Piala Dunia 2026 di Indonesia

Terpopuler: Sosok Alexandra Askandar hingga Cara Nonton Piala Dunia 2026 di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2026 | 17:57 WIB

Terkini

Kevin Diks Cs Dipermalukan Tim Promosi, Eugen Polanski Terancam Dipecat

Kevin Diks Cs Dipermalukan Tim Promosi, Eugen Polanski Terancam Dipecat

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 20:21 WIB

Detektif Jubun Bagikan Cara Berpikir Investigator di Hadapan Fans Detective Conan

Detektif Jubun Bagikan Cara Berpikir Investigator di Hadapan Fans Detective Conan

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 20:09 WIB

Catatan Unik Nova Arianto: Tak Pernah Juara AFF Konsisten Antar Timnas ke Piala Asia dan Piala Dunia

Catatan Unik Nova Arianto: Tak Pernah Juara AFF Konsisten Antar Timnas ke Piala Asia dan Piala Dunia

Bola | Minggu, 06 September 2026 | 20:07 WIB

Aksi Nyata Kelompok 04 IPB di Malaysia: Blusukan ke Chow Kit Demi Misi Kemanusiaan

Aksi Nyata Kelompok 04 IPB di Malaysia: Blusukan ke Chow Kit Demi Misi Kemanusiaan

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 20:05 WIB

Ketika Beauty Tools Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Warna Pink Kembali Jadi Favorit

Ketika Beauty Tools Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Warna Pink Kembali Jadi Favorit

Lifestyle | Minggu, 06 September 2026 | 19:59 WIB

Rumah hingga Mobil Wulan Guritno Dipenuhi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Lumayan Tebel

Rumah hingga Mobil Wulan Guritno Dipenuhi Abu Vulkanik Anak Krakatau: Lumayan Tebel

Entertainment | Minggu, 06 September 2026 | 19:56 WIB

Belanja di RiaMiranda Bandung Dapat Hadiah Spesial dari BRI, Cek Caranya!

Belanja di RiaMiranda Bandung Dapat Hadiah Spesial dari BRI, Cek Caranya!

Bri | Minggu, 06 September 2026 | 19:55 WIB

Anak Tak Bisa Bermain di Luar karena Kabut Asap? Coba 10 Aktivitas Seru Ini

Anak Tak Bisa Bermain di Luar karena Kabut Asap? Coba 10 Aktivitas Seru Ini

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 19:53 WIB

Menilik Sejarah Gunung Anak Krakatau: Lahir dari Letusan Dahsyat 1883 hingga Tragedi Tsunami 2018

Menilik Sejarah Gunung Anak Krakatau: Lahir dari Letusan Dahsyat 1883 hingga Tragedi Tsunami 2018

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 19:50 WIB

Prabowo "Kantongi" Nuklir Sepulang dari Rusia, Putin: Indonesia Partner Penting

Prabowo "Kantongi" Nuklir Sepulang dari Rusia, Putin: Indonesia Partner Penting

News | Minggu, 06 September 2026 | 19:50 WIB

×