-
Media Korea Selatan merumorkan Shin Tae Yong akan menjadi pelatih baru Persija Jakarta.
-
Kehadiran Shin Tae Yong diharapkan mampu membawa Persija Jakarta lolos ke kompetisi Asia.
-
Faktor kedekatan dengan pemain Timnas dan sponsor asal Korea memperkuat rumor transfer ini.
Suara.com - Persija Jakarta dilaporkan tengah membidik mantan arsitek Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, untuk mengisi kursi kepelatihan yang kosong. Langkah strategis ini diambil manajemen demi mendongkrak prestasi klub ke level kompetisi Asia pada musim depan.
Kabar mengejutkan mengenai masa depan juru taktik asal Korea Selatan tersebut pertama kali diembuskan oleh salah satu media massa di negara asalnya. Fokus utama klub ibu kota saat ini adalah mencari nakhoda yang sudah memahami karakter sepak bola tanah air.
Kehadiran sosok baru di kursi kepelatihan diharapkan mampu mengembalikan kejayaan tim yang sempat meredup pada musim lalu. Manajemen Macan Kemayoran kabarnya enggan berspekulasi dengan merekrut pelatih asing yang belum berpengalaman di Liga Indonesia.

"Setelah perjalanan singkat bersama Ulsan Hyundai tahun lalu, pelatih Shin Tae-yong menyingkir dari pemberitaan hampir setengah tahun," tulis News Worker.
"Namun [kini] dirinya [mulai] menarik perhatian sebagai pelatih Persija Jakarta berikutnya, salah satu klub prestisius di divisi pertama Liga Indonesia."
Manajemen Macan Kemayoran saat ini dihadapkan pada tekanan tinggi dari pendukung setia yang menuntut prestasi instan di papan atas. Target realistis yang dibebankan kepada juru taktik anyar kelak adalah menembus zona turnamen antarklub Asia.
"Dengan situasi tim yang sedang intens tuntutan tinggi klub, orang dengan kemampuan pemimpin yang tepat adalah Shin Tae-yong," tulis News Worker memberikan pendapat.

Selain rekam jejaknya yang mumpuni, kedatangan STY disinyalir memiliki keterkaitan kuat dengan sponsor utama klub yang berbasis di Korea Selatan. Faktor finansial dan keselarasan bisnis ini diprediksi mempermudah proses negosiasi kedua belah pihak.
Kedekatan emosional sang pelatih dengan beberapa penggawa lokal senior di dalam skuad Jakarta juga menjadi nilai tambah yang krusial. Adaptasi taktik diperkirakan berjalan lebih cepat karena pondasi tim sudah terbentuk dengan baik.
"Persija punya pemain penting yang sudah dekat di Timnas Indonesia masa lalu seperti Rizky Ridho, Witan Sulaeman, dan Dony Tri Pamungkas," tulis media tersebut menjelaskan.
Posisi manajer utama di kubu Macan Kemayoran saat ini sedang lowong menyusul keputusasaan manajemen terhadap performa tim sebelumnya. Kerja sama dengan Mauricio Souza resmi berakhir setelah rentetan hasil tidak konsisten yang mengecewakan para penggemar.
Shin Tae-yong sendiri statusnya sedang tanpa klub setelah sempat menepi sejenak dari hiruk-pikuk dunia sepak bola profesional internasional. Pengalamannya menukari skuad Garuda dinilai menjadi modal berharga untuk membangkitkan mentalitas pemenang skuad Persija Jakarta.