Piala Dunia 2026: Iran Ajukan Izin Khusus ke FIFA Pakai Ban Lengan Hitam Kontra Mesir, Apa Artinya?

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 10 Juni 2026 | 10:55 WIB
Piala Dunia 2026: Iran Ajukan Izin Khusus ke FIFA Pakai Ban Lengan Hitam Kontra Mesir, Apa Artinya?
Timnas Iran (Kedubes Iran)
baca 10 detik
  • Timnas Iran mengajukan permohonan resmi kepada FIFA untuk memakai ban lengan hitam di Piala Dunia.

  • Atribut duka tersebut digunakan untuk menghormati Hari Asyura yang bertepatan dengan laga kontra Mesir.

  • Iran mengusung misi besar lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya sepanjang sejarah sepak bola.

Suara.com - Panggung sepak bola dunia di Seattle bakal menjadi saksi perpaduan antara loyalitas olahraga dan penghormatan spiritual yang mendalam.

Tim Nasional Iran secara resmi melayangkan permohonan khusus kepada FIFA agar diizinkan mengenakan ban lengan berwarna hitam saat berlaga di fase grup.

Langkah diplomasi budaya ini diambil karena pertandingan krusial tersebut bertepatan dengan momentum sakral dalam kalender Islam keagamaan mereka.

Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia mengonfirmasi secara terbuka mengenai latar belakang pengajuan atribut khusus tersebut di lapangan hijau.

"Pertandingan tersebut bertepatan dengan Hari Asyura, sebuah hari yang memiliki makna mendalam bagi umat Islam untuk mengenang pengorbanan, keteguhan, dan perjuangan menegakkan kebenaran," cuit akun @IraninIndonesia.

Penggunaan simbol duka tersebut bukan sekadar ritual, melainkan pesan moral yang ingin digaungkan ke seluruh penjuru dunia.

Pihak otoritas Iran menegaskan bahwa arena Piala Dunia merupakan tempat yang tepat untuk merefleksikan nilai-nilai universal.

"Melalui simbol sederhana ini, Iran berharap dapat menunjukkan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur yang diusung Asyura di panggung sepak bola dunia," masih dalam cuitan tersebut.

Kini kepastian penggunaan ban lengan hitam itu sepenuhnya berada di tangan komite disiplin dan regulasi ketat FIFA.

baca juga

Pertemuan antara wakil Asia dan Afrika ini diprediksi menarik perhatian masif karena sarat akan muatan emosional kedua tim.

Sesuai jadwal yang dirilis, bentrokan antara Iran dan Mesir akan diselenggarakan di Stadion Seattle pada 26 Juni waktu setempat.

Pertandingan penutup ini menjadi penentu nasib bagi kedua negara di tengah ketatnya persaingan grup.

Sebelum menghadapi raksasa Afrika tersebut, armada Team Melli harus melewati dua ujian berat lainnya di Amerika Serikat.

Selandia Baru menjadi lawan perdana mereka pada 15 Juni, disusul laga sengit kontra Belgia tujuh hari kemudian.

Ketiga negara tangguh ini siap menjegal ambisi besar Iran yang datang dengan motivasi berlipat ganda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kylian Mbappe Melempem Jelang Piala Dunia 2026, Ini Pembelaan Didier Deschamps

Kylian Mbappe Melempem Jelang Piala Dunia 2026, Ini Pembelaan Didier Deschamps

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 10:23 WIB

Amerika Tawarkan Pembuatan Visa Kilat Nonton Piala Dunia 2026, Tapi Bayar Segini

Amerika Tawarkan Pembuatan Visa Kilat Nonton Piala Dunia 2026, Tapi Bayar Segini

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:00 WIB

Prediksi John Herdman Terbukti, Mozambik Bikin Timnas Indonesia Kerja Keras di GBK

Prediksi John Herdman Terbukti, Mozambik Bikin Timnas Indonesia Kerja Keras di GBK

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×