- Timnas Prancis memiliki kedalaman lini serang luar biasa dengan pemain-pemain elite seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, Ousmane Dembele, dan Marcus Thuram.
- Didier Deschamps menghadapi tantangan besar untuk meramu seluruh talenta tersebut dalam formasi 4-2-3-1 tanpa mengganggu keseimbangan tim.
- Piala Dunia 2026 menjadi misi terakhir Deschamps bersama Les Bleus sekaligus peluang besar bagi Prancis untuk kembali merebut gelar juara dunia.
Suara.com - Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, menghadapi dilema yang sangat mewah jelang kiprah Les Bleus di Piala Dunia 2026.
Kehadiran bintang top seperti Kylian Mbappe dan Michael Olise membuat skuad Prancis memiliki kedalaman lini serang yang sangat mengerikan.
Kekayaan talenta di lini depan ini menjadi senjata utama Prancis untuk kembali merebut kejayaan di turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Turnamen tahun ini juga akan menjadi panggung perpisahan bagi Deschamps yang telah memimpin Les Bleus selama 14 tahun.
Juru taktik yang sukses mempersembahkan gelar juara dunia pada 2018 itu telah mengumumkan skuad finalnya sejak Mei lalu.
Keputusan yang paling menuai perdebatan di kalangan penggemar adalah bagaimana cara sang pelatih meracik deretan penyerang mematikan yang dimilikinya dalam satu kesatuan tim.
Lini Depan Mewah yang Bikin Lawan Gemetar
Sebanyak 11 pemain Prancis yang bermain di lima liga top Eropa sukses mencatatkan lebih dari 20 kontribusi gol sepanjang musim 2025/2026.
Kylian Mbappe dan Michael Olise dipastikan menjadi dua nama yang mengunci posisi starter saat Prancis menghadapi Senegal pada laga pembuka fase grup, Selasa depan.
Menyitat Opta, kedua pemain tersebut sama-sama membukukan total 48 kontribusi gol untuk klub masing-masing di berbagai kompetisi musim ini.
Jumlah tersebut hanya kalah dari Harry Kane yang mencatatkan 68 kontribusi gol, sementara keduanya unggul tipis atas Erling Haaland yang mengoleksi 47 kontribusi gol.
Mbappe datang ke Amerika Utara dengan status pencetak gol terbanyak La Liga dalam dua musim beruntun bersama Real Madrid.
Sementara itu, Olise baru saja melakukan pemanasan sempurna dengan mencetak hattrick saat Prancis menghadapi Irlandia Utara dalam laga uji coba.
Olise menjadi pemain ketiga pada abad ke-21 yang mampu mencetak minimal tiga gol dalam satu pertandingan untuk tim nasional senior Prancis.
Tak hanya mereka berdua, Ousmane Dembele yang membela Paris Saint-Germain juga masuk dalam daftar penyerang paling konsisten di Eropa.