- Timnas Jepang memutuskan memindahkan lokasi persiapan Piala Dunia 2026 dari Monterrey, Meksiko, menuju Nashville, Amerika Serikat.
- Keputusan diambil karena buruknya fasilitas latihan dan ketidaksesuaian janji yang diberikan oleh Pemerintah Negara Bagian Nuevo Leon.
- Agenda di Nashville meliputi pemusatan latihan serta pertandingan ekshibisi, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak federasi.
Suara.com - Timnas Jepang dikabarkan memutuskan untuk memindahkan agenda persiapan mereka menjelang Piala Dunia 2026 dari Monterrey, Meksiko, ke Nashville, Amerika Serikat.
Informasi tersebut beredar melalui cuitan akun X @SantyRuize yang menyebut skuad Samurai Biru tidak puas dengan berbagai fasilitas yang tersedia di Monterrey.
Beberapa keluhan yang disebutkan antara lain kondisi lapangan latihan, jalanan tanpa trotoar, hingga area berlumpur di sekitar lokasi persiapan tim.
Menurut akun tersebut, Timnas Jepang merasa kecewa dengan fasilitas yang mereka temui selama berada di Monterrey.
"Tim nasional Jepang sudah muak dengan Monterrey dan buruknya fasilitas yang ada, mulai dari lapangan, jalanan tanpa trotoar, hingga area yang berlumpur," tulis akun SantyRuize.
Dalam unggahan yang sama, akun tersebut juga menyebut Pemerintah Negara Bagian Nuevo León yang dipimpin Samuel García tidak memenuhi seluruh fasilitas yang sebelumnya dijanjikan kepada federasi sepak bola Jepang.
"Samuel García tidak memenuhi semua yang telah dijanjikannya kepada mereka," lanjut unggahan tersebut.
Akun tersebut juga menilai situasi tersebut mencoreng citra Monterrey dan Meksiko.
"Samuel García tidak hanya mempermalukan Monterrey, tetapi juga seluruh Meksiko," tulis akun itu.
Akibat kondisi itu, Jepang disebut memilih melanjutkan persiapannya di Nashville, Amerika Serikat. Selain menjalani pemusatan latihan, mereka juga dikabarkan akan memainkan laga ekshibisi sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia 2026.
"Mereka lebih memilih pindah ke Nashville, Amerika Serikat, tempat mereka akan menjalani laga ekshibisi sekaligus melanjutkan persiapan menuju Piala Dunia 2026," tutup akun tersebut.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Federasi Sepak Bola Jepang maupun pihak terkait mengenai informasi tersebut. Karena itu, kabar ini masih sebatas laporan yang beredar melalui media sosial dan belum mendapatkan konfirmasi resmi.