-
Real Madrid resmi mengontrak kembali Jose Mourinho sebagai pelatih selama tiga musim ke depan.
-
Manajemen menebus klausul pelepasan Mourinho dari Benfica dengan mahar 15 juta euro.
-
Kedatangan Mourinho mengemban misi besar untuk mengakhiri puasa gelar Real Madrid.
Suara.com - Real Madrid resmi menunjuk Jose Mourinho sebagai juru taktik baru untuk menggantikan posisi Alvaro Arbeloa. Pelatih asal Portugal tersebut menyepakati masa bakti berdurasi tiga tahun di Santiago Bernabeu.
Langkah berani ini diambil manajemen demi mendongkrak kembali performa tim yang sedang merosot tajam. Kehadiran The Special One diharapkan mampu memutus rantai kegagalan klub dalam dua musim terakhir.
Dikutip dari ESPN, Florentino Perez langsung bergerak cepat merealisasikan janji kampanyenya setelah memenangkan pemilu presiden klub. Manajemen menebus klausul pelepasan sang mentor dari Benfica senilai 15 juta euro.
![Disambut bak Pahlawan di Stamford Bridge, Jose Mourinho Malah Bilang Begini [@MourinhoPics]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/10/01/88358-jose-mourinho.jpg)
Kepulangan Mourinho ke Madrid memikul beban berat yang sangat masif. Dia wajib membawa pulang trofi ke lemari juara yang kosong selama dua tahun terakhir.
Sebelumnya, periode kepemimpinan Carlo Ancelotti, Xabi Alonso, hingga Alvaro Arbeloa gagal menyumbang satu pun gelar bergengsi. Publik Bernabeu kini menaruh harapan besar pada ketegasan taktik pria berusia 63 tahun itu.
Benfica sendiri telah mengonfirmasi kepergian sang pelatih setelah Madrid bersedia melunasi kompensasi finansial. Langkah ini membuktikan ambisi raksasa Spanyol tersebut tidak main-main dalam berinvestasi.
Florentino Perez juga menjanjikan perombakan skuad besar-besaran demi mendukung proyek baru ini. Nama Ibrahima Konate dan Denzel Dumfries masuk dalam daftar belanja utama musim panas.
Tidak tanggung-tanggung, dana segar sebesar 150 juta euro telah disiapkan untuk mendaratkan satu pemain bintang berlabel Galactico. Madrid bahkan langsung bergerak mendekati rival sekota mereka.
Tawaran fantastis senilai 150 juta euro sempat diajukan kepada Atletico Madrid demi memboyong Julian Alvarez. Namun, proposal megah tersebut langsung mendapatkan penolakan mentah-mentah dari pihak seberang.
Karier Mourinho setelah meninggalkan Madrid pada 2013 dipenuhi petualangan di berbagai liga top Eropa. Dia tercatat pernah menukangi Chelsea, Manchester United, Tottenham Hotspur, Roma, Fenerbahce, hingga Benfica.
Meski begitu, produktivitas trofi sang manajer dinilai mengalami penurunan dalam beberapa musim belakangan. Gelar terakhir yang diraihnya adalah Conference League bersama Roma sekitar empat tahun silam.
Sementara itu, trofi liga domestik terakhirnya diraih bersama Chelsea pada musim 2015 di Liga Inggris. Bersama Benfica musim lalu, dia tidak terkalahkan di liga namun hanya finis di posisi ketiga.
Pada periode pertama kepemimpinannya di Madrid antara 2010 hingga 2013, Mourinho menorehkan beberapa tinta emas. Tiga trofi berhasil dipersembahkan, termasuk satu gelar LaLiga yang memutus dominasi Barcelona.
Dia juga sukses membawa Los Blancos menembus babak semifinal Liga Champions sebanyak tiga kali berturut-turut. Uniknya, musim lalu Benfica asuhan Mourinho justru disingkirkan oleh Real Madrid pada babak playoff Liga Champions.
Kini, babak baru hubungan kedua pihak resmi dimulai dengan ekspektasi yang jauh lebih tinggi. Publik sepak bola dunia akan menyaksikan apakah magis lama sang pelatih masih ampuh.