Javier Aguirre: Harusnya Meksiko Menang 4-0 atas Afrika Selatan

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:48 WIB
Javier Aguirre: Harusnya Meksiko Menang 4-0 atas Afrika Selatan
Pesepak bola Tim Nasional Afrika Selatan Jayden Adams (tengah) menggiring bola dibayangi dua pesepak bola Tim Nasional Meksiko Roberto Alvarado (kiri) dan Israel Reyes dalam laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Kamis (11/6/2026). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/sgd]
baca 10 detik
  • Beban mental di Stadion Azteca memicu kesalahan taktis dan kram pada pemain Meksiko.

  • Raul Jimenez mendedikasikan gol emosionalnya untuk mendiang sang ayah yang baru berpulang.

  • Edson Alvarez disiapkan mengisi posisi bek tengah menyusul kartu merah Cesar Montes.

Suara.com - Laga pembuka Piala Dunia 2026 menghadirkan tekanan mental luar biasa bagi skuad Meksiko hingga memicu kesalahan teknis di lapangan. Atmosfer legendaris Stadion Azteca menguras emosi para pemain El Tri meski mereka sukses membungkus kemenangan dua gol tanpa balas.

Pelatih Javier Aguirre secara blak-blakan membongkar kondisi psikologis anak asuhnya yang sempat goyah akibat ekspektasi masif publik sendiri. Ketegangan tersebut berdampak langsung pada performa fisik dan akurasi permainan tim sepanjang pertandingan berlangsung.

"Ini adalah atmosfer yang brutal, membuat kaki Anda sedikit gemetar. Anda datang dari pusat latihan [CAR] ke stadion dan hal itu membuat para pemain berkata, 'wow,'" kata Aguirre selepas pertandingan dikutip dari ESPN.

Mantan pelatih Leganes, Javier Aguirre. [PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP]
Mantan pelatih Leganes, Javier Aguirre. [PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP]

"Ini adalah kondisi emosional yang sangat kuat, itulah alasan utama saya menilai hal tersebut terjadi."

Ketegangan psikologis ini bahkan memicu anomali fisik yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kepelatihan Aguirre bersama tim nasional. Tiga pemain Meksiko mengalami kram hebat akibat stres tanding yang menguras energi mereka secara drastis.

"Belum pernah dalam 25 pertandingan kami mendapati pemain menderita kram dan di sini kami mendapati tiga orang. Ini masalah emosional; melakukan kesalahan pada operan mudah sangat membebani mereka, tapi tidak pada semua orang. Atmosfer pertandingan sedikit membebani mereka, tidak semua orang, tetapi itu berdampak pada beberapa pemain. Untungnya, mereka berhasil tenang. Kami mempertahankan penguasaan bola, kami memasuki area penalti lawan, kami tidak pernah menderita secara defensif," ujar Aguirre menambahkan.

Pelatih klub Leganes Javier Aguirre. JAVIER SORIANO / AFP
Pelatih klub Leganes Javier Aguirre. JAVIER SORIANO / AFP

Sisi emosional laga ini terpancar kuat lewat aksi penyerang Raúl Jiménez pasca-mencetak gol penentu kemenangan di babak kedua. Striker kawakan tersebut langsung meneteskan air mata di tengah lapangan hijau saat merayakan golnya.

Tangisan emosional Jiménez didedikasikan khusus untuk mendiang ayahnya yang baru saja berpulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa. Momen sakral ini mempertegas betapa beratnya beban personal dan profesional yang dipikul para penggawa Meksiko.

Meskipun memetik poin penuh, Aguirre merasa timnya belum tampil maksimal dalam memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Dua kartu merah yang diterima kubu Afrika Selatan gagal dikonversi menjadi pesta gol oleh lini depan El Tri.

baca juga

"Ini adalah pertandingan yang harusnya berakhir 2-0. Bisa saja berakhir 4-0 dan tidak akan ada yang memprotesnya," cetus Aguirre mengevaluasi ketajaman skuadnya.

"4-0 adalah papan skor yang adil. Fans berhak mencemooh. Saya tidak mendengar cemoohan itu. Fans senang dengan skor 2-0, tetapi mereka akan jauh lebih bahagia dengan skor 4-0. Hal terpenting adalah kami mendapatkan tiga poin."

Kini perhatian tim langsung dialihkan untuk menghadapi tantangan berikutnya dari Korea Selatan di Guadalajara pada tanggal 18 Juni mendatang. Aguirre menegaskan enggan memikirkan kalkulasi juara grup dan memilih fokus penuh dari satu laga ke laga lain.

"Saat ini, pertandingan melawan Korea adalah hal yang paling penting," tegas juru taktik berpengalaman tersebut mengenai peta persaingan grup.

"Hal lainnya hanyalah masalah tambah dan kurang, tapi itu juga bukan prioritas kami. Kami fokus pada Korea, untuk menjadi lebih baik dari mereka, selangkah demi selangkah, melihat apa yang terjadi di masa depan."

Perubahan komposisi pemain dipastikan terjadi menyusul kartu merah yang diterima bek tengah utama, César Montes, di paruh kedua. Pengusiran Montes menorehkan rekor laga pembuka Piala Dunia paling keras dengan total tiga kartu merah untuk kedua tim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Lawan Skotlandia, FIFA Paksa Timnas Haiti Desain Ulang Jersey, Kenapa?

Jelang Lawan Skotlandia, FIFA Paksa Timnas Haiti Desain Ulang Jersey, Kenapa?

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:41 WIB

Hotel Timnas Inggris Dikelilingi Barikade Anti-Teror dan Zona Anti-Drone

Hotel Timnas Inggris Dikelilingi Barikade Anti-Teror dan Zona Anti-Drone

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:08 WIB

Sempat Dikabarkan Meninggal Dunia Saat Pembukaan Piala Dunia 2026, Suporter Jerman Kritis

Sempat Dikabarkan Meninggal Dunia Saat Pembukaan Piala Dunia 2026, Suporter Jerman Kritis

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:53 WIB

Terkini

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Tayang 25 November, Jang Gyuri dan Kim Min Chul Bintangi Film Horor My Home

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×