- Timnas Jerman akan menghadapi debutan Piala Dunia, Curacao, pada laga perdana Grup E hari Minggu, 14 Juni 2026.
- Bek Jonathan Tah menegaskan Jerman wajib meraih kemenangan guna menghindari kegagalan fase grup seperti turnamen edisi sebelumnya.
- Meskipun menghormati kualitas pemain Curacao yang dibina di Belanda, Jerman tetap optimis meraih poin penuh pada pertandingan ini.
Suara.com - Timnas Jerman menegaskan tidak akan meremehkan Curacao menjelang pertemuan kedua tim pada laga perdana Grup E Piala Dunia 2026, Minggu (14/6/2026). Meski demikian, bek Jerman, Jonathan Tah, optimistis timnya mampu mengamankan kemenangan pada pertandingan tersebut.
Jerman mengusung target memulai turnamen dengan hasil meyakinkan. Die Mannschaft ingin menghindari kegagalan yang pernah mereka alami pada Piala Dunia 2018 dan 2022 ketika tersingkir pada fase grup.
Curacao menjadi salah satu kejutan di Piala Dunia 2026. Negara kepulauan di Karibia yang merupakan wilayah otonom Kerajaan Belanda itu hanya memiliki populasi sekitar 150 ribu jiwa dan luas wilayah sekitar 443 kilometer persegi.
Curacao juga tercatat sebagai negara dengan jumlah penduduk paling sedikit yang berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia.
Meski berstatus tim debutan, Tah menilai Curacao memiliki kualitas yang patut dihormati. Menurutnya, banyak pemain Curacao yang berkembang melalui sistem pembinaan sepak bola Belanda.
"Kami berdiskusi mengenai Curacao kemarin. Mereka tim yang bagus dan memiliki banyak pemain yang dibina di Belanda," kata Tah dalam konferensi pers, dilansir dari Tribal Football.
Namun, bek yang menjadi andalan Jerman itu tetap menegaskan bahwa timnya lebih diunggulkan.
"Tetapi kami adalah favorit dan saya yakin kami akan memenangkan pertandingan ini," ujarnya.
Setelah menghadapi Curacao, Jerman akan menjalani dua pertandingan Grup E lainnya melawan Pantai Gading pada 20 Juni 2026 dan Ekuador. Tiga poin perdana sangat penting untuk membuka peluang lolos ke babak berikutnya.