- Rafael van der Vaart mengkritik lambatnya tempo permainan timnas Belanda saat menghadapi Jepang di Piala Dunia 2026.
- Van der Vaart menyoroti performa Virgil van Dijk yang dinilai kurang optimal dalam hal pergerakan fisik pemain.
- Pertandingan berakhir imbang 2-2 setelah Belanda gagal mempertahankan keunggulan gol dari sundulan Virgil van Dijk tersebut.
Suara.com - Legenda Belanda, Rafael van der Vaart, melontarkan kritik tajam terhadap performa timnas Belanda saat menghadapi Jepang di Piala Dunia 2026.
Van der Vaart menilai permainan skuad asuhan Ronald Koeman terlalu lambat untuk membongkar pertahanan lawan.
Menurut Van der Vaart, tempo permainan yang rendah membuat Jepang mampu dengan mudah meredam serangan Belanda.
Van der Vaart juga menyoroti minimnya kreativitas dan peluang sepanjang babak pertama yang berakhir tanpa gol.
Sorotan utama diarahkan kepada kapten tim, Virgil van Dijk.
Van der Vaart mengaku terkejut dengan performa bek Liverpool tersebut, terutama dalam hal pergerakan.
“Saya harus jujur, saya cukup terkejut dengan Van Dijk. Terlihat tidak bagus, terutama saat berputar,” ujarnya dilansir dari Voetbalzone.
Van der Vaart bahkan mengibaratkan pergerakan Van Dijk seperti pesawat besar.
“Seperti Boeing 747 yang sedang berbelok, sangat sulit.”
Komentar tersebut diamini oleh analis lain, Wim Kieft, yang sepakat dengan penilaian tersebut.
Kritik ini menambah tekanan bagi lini belakang Belanda yang dinilai belum tampil optimal.
Meski demikian, Van Dijk sempat membungkam kritik dengan mencetak gol pembuka lewat sundulan di awal babak kedua.
Sayangnya Belanda harus puas dengan hasil imbang 2-2 setelah Daichi Kamada mencetak gol pada menit ke-89.