Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol

Galih Prasetyo

Senin, 15 Juni 2026 | 00:56 WIB
Kontroversi Piala Dunia 2026: Wartawan Dilarang Bertanya dalam Bahasa Spanyol
Vinicius Junior menegaskan target utama Brasil adalah juara Piala Dunia 2026. [Dok. IG Vinicius Junior]
baca 10 detik
  • Penyelenggara Piala Dunia 2026 di New Jersey melarang penggunaan bahasa Spanyol dalam konferensi pers tim Brasil dan Maroko.
  • Pembatasan bahasa tersebut diduga terjadi karena absennya sistem penerjemah simultan yang memadai bagi para jurnalis yang hadir.
  • Kebijakan ini menuai kritik luas karena dianggap tidak mencerminkan keragaman bahasa yang seharusnya ada dalam turnamen internasional.

Suara.com - Piala Dunia 2026 kembali diwarnai kontroversi, kali ini terkait aturan konferensi pers jelang laga Brasil vs Maroko di New Jersey.

Sejumlah jurnalis tidak diizinkan mengajukan pertanyaan dalam bahasa Spanyol, memicu perdebatan luas di kalangan media dan penggemar.

Insiden mencolok terjadi saat sesi konferensi Timnas Brasil.

Seorang wartawan asal Spanyol diminta menggunakan bahasa Inggris sebelum mengajukan pertanyaan kepada Vinícius Júnior.

Menariknya, Vinícius justru meminta sang jurnalis berbicara dalam bahasa Spanyol, yang ia pahami dengan baik.

Namun, moderator tetap bersikeras mempertahankan aturan penggunaan bahasa Inggris.

Situasi serupa terjadi dalam konferensi pers Timnas Maroko.

Pemain PSG, Achraf Hakimi. (Dok. PSG)
Pemain PSG, Achraf Hakimi. (Dok. PSG)

Seorang reporter mencoba bertanya kepada Achraf Hakimi dalam bahasa Spanyol, tetapi langsung dihentikan oleh moderator.

Hakimi kemudian turun tangan dan menyatakan dirinya memahami bahasa tersebut.

baca juga

“Tidak masalah bagi saya,” isyaratnya, yang akhirnya membuat jurnalis diperbolehkan melanjutkan pertanyaan.

Dalam jawabannya, Hakimi tetap menggunakan bahasa Inggris dan menyampaikan pesan hangat kepada penggemar.

“Ini adalah kebanggaan memiliki dukungan dari negara Anda. Saya mencintai negara Anda dan senang melihat dukungan dari seluruh dunia,” ujarnya dilansir dari PubliMetro.

Menurut sejumlah laporan, pembatasan bahasa ini diduga terkait ketiadaan sistem penerjemah simultan untuk bahasa Spanyol dalam konferensi resmi.

Hal ini dianggap janggal mengingat Spanyol merupakan salah satu bahasa paling banyak digunakan di negara tuan rumah.

Kebijakan tersebut langsung menuai kritik di media sosial. Banyak pihak mempertanyakan keputusan penyelenggara yang dinilai tidak mencerminkan keragaman bahasa dalam Piala Dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

Robek Gawang Jerman! Eks Rekan Justin Hubner Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 00:44 WIB

Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti

Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 00:25 WIB

Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi

Miroslav Klose Ikhlas Rekor Golnya di Piala Dunia Disalip Lionel Messi

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 00:18 WIB

Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan

Vitinha Berani Garansi! Final Piala Dunia 2026 Messi vs Ronaldo Jadi Kenyataan

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 00:05 WIB

Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026

Dukung Portugal demi Ronaldo, Fadi Alaydrus Malah Jagokan Negara Ini Juara Piala Dunia 2026

Entertainment | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:36 WIB

Terkini

Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi

Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:04 WIB

Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata

Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:00 WIB

Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti

Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:58 WIB

Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment

Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:52 WIB

Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable

Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable

Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:51 WIB

Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu

Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:51 WIB

Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus

Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:49 WIB

Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0

Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:47 WIB

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:45 WIB

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:42 WIB

×