Jelang Iran vs Selandia Baru, Mehdi Taremi Sebut Perlakuan Buruk AS Rusak Marwah Sepak Bola

Arief Apriadi

Senin, 15 Juni 2026 | 12:35 WIB
Jelang Iran vs Selandia Baru, Mehdi Taremi Sebut Perlakuan Buruk AS Rusak Marwah Sepak Bola
Pelatih dan bintang Timnas Iran mengecam perlakuan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026. Mehdi Taremi menilai kebijakan tuan rumah merusak semangat sepak bola. (Instagram/@mehditaremiofficial9)
  • Timnas Iran tiba di Los Angeles untuk Piala Dunia 2026 meski menghadapi hambatan logistik dan kebijakan perjalanan Amerika Serikat.
  • Pelatih Amir Ghalenoei dan Mehdi Taremi mengecam kebijakan tuan rumah yang memaksa skuad Iran bermarkas di Meksiko sementara waktu.
  • Pemain dan staf pelatih menegaskan komitmen profesional mereka untuk mewakili rakyat Iran di tengah dominasi isu politik turnamen.

Suara.com - Timnas Iran resmi tiba di Los Angeles dengan membawa sejuta keresahan terkait kebijakan perjalanan Amerika Serikat yang dinilai merusak esensi kegembiraan di ajang Piala Dunia 2026.

Pelatih kepala Amir Ghalenoei dan striker andalan Mehdi Taremi secara terbuka mengecam berbagai rintangan logistik yang dipasang pihak tuan rumah selama masa persiapan turnamen.

Meski berstatus sebagai salah satu tim pertama yang lolos kualifikasi, skuad berjuluk Team Melli ini dipaksa menetap di Meksiko dan hanya diizinkan masuk ke Amerika Serikat saat jadwal bertanding.

Kehadiran tim nasional Iran di California terjadi hanya beberapa jam sebelum adanya kesepakatan damai pascakonflik bersenjata yang melibatkan kedua negara selama beberapa bulan terakhir.

Meskipun ofisial FIFA telah memperingatkan awak media untuk hanya fokus pada urusan teknis lapangan, aroma politik tetap mendominasi sesi konferensi pers perdana mereka.

Kritik Tajam Amir Ghalenoei

Pelatih Iran Amir Ghalenoei menghadiri sesi pemanasan timnya sebelum dimulainya pertandingan sepak bola semifinal Piala Asia AFC Qatar 2023 antara Iran dan Qatar di Stadion al-Thumama di Doha pada 7 Februari 2024.KARIM JAAFAR / AFP
Pelatih Iran Amir Ghalenoei menghadiri sesi pemanasan timnya sebelum dimulainya pertandingan sepak bola semifinal Piala Asia AFC Qatar 2023 antara Iran dan Qatar di Stadion al-Thumama di Doha pada 7 Februari 2024.KARIM JAAFAR / AFP

Amir Ghalenoei tidak menahan diri untuk mengkritik cara Amerika Serikat mengorganisasi turnamen, termasuk penolakan untuk menjadikan wilayah mereka sebagai markas latihan Iran.

Menurut sang pelatih, perlakuan diskriminatif ini menciptakan tantangan mental yang sangat berat bagi anak asuhnya sebelum bertanding di laga pembuka.

"Perilaku semacam ini akan berdampak negatif pada semangat sepak bola. Apakah kami menang, apakah kami kalah, ini adalah perasaan yang sulit," kata Ghalenoei kepada wartawan.

Ia menilai bahwa kebijakan tuan rumah yang menempatkan markas tim di luar perbatasan telah mencederai sportivitas yang seharusnya dijunjung tinggi.

Ghalenoei menegaskan bahwa perjalanan penuh rintangan ini akan membekas pada psikologis tim selama berkompetisi di tanah Amerika Utara.

Suara Mehdi Taremi Soal Esensi Sepak Bola

Striker veteran Mehdi Taremi turut menyuarakan kekecewaan yang sama mengenai hilangnya nuansa keindahan dalam sebuah turnamen besar.

Mantan penyerang Inter Milan ini juga menyoroti kasus wasit Somalia, Omar Artan, yang ditolak masuk ke Amerika Serikat sebagai bukti adanya masalah sistemik dari tuan rumah.

"Kami tidak memiliki pengalaman indah yang sama seperti yang selalu kami bicarakan – kedamaian, kegembiraan," ujar Taremi.

Bagi Taremi, ketegangan politik yang dibawa masuk ke dalam arena olahraga telah mengaburkan antusiasme masyarakat dunia terhadap sepak bola.

"Sensasi yang dimiliki orang-orang saat menantikan Piala Dunia, saya pikir kali ini, mungkin mereka tidak merasakan pengalaman yang sama... Ketegangan semacam ini merusak kegembiraan tersebut. Ini merusak pesan FIFA," lanjut Taremi.

Misi Persatuan di Tengah Protes

Menanggapi adanya rencana aksi protes dari kelompok oposisi di Los Angeles, kedua figur penting ini menegaskan bahwa mereka hadir untuk mewakili seluruh rakyat Iran.

Taremi menyatakan bahwa tim nasional adalah simbol yang melampaui perbedaan politik dan faksi yang ada saat ini.

"Saya ingin mengatakan bahwa kami menghormati seluruh rakyat Iran, baik orang Iran yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri. Kami di sini untuk bermain sepak bola, dan sepak bola selalu bisa menyatukan semua faksi," jelas Taremi.

Senada dengan bintangnya, Ghalenoei juga menggarisbawahi kekuatan sepak bola sebagai alat diplomasi budaya yang mampu mendekatkan antarnegara.

"Saya sangat senang bisa mewakili bangsa Iran yang kuat dan bangga," kata Ghalenoei.

"Saya berharap sepak bola akan membawa kegembiraan dan kenikmatan serta mendekatkan budaya dan negara, dan saya berharap Piala Dunia akan berjalan baik terlepas dari masalah perjalanan yang kami alami," tutup Ghalenoei.

Latar Belakang Konflik dan Ancaman Keamanan

Partisipasi Team Melli di ajang ini sebelumnya sempat berada dalam ketidakpastian besar akibat eskalasi militer di wilayah Teluk pada akhir Februari lalu.

Situasi sempat memanas ketika mantan Presiden AS, Donald Trump, melalui platform media sosialnya menyatakan bahwa kehadiran skuad Iran di Amerika Serikat bisa membahayakan nyawa mereka sendiri.

Kendati demikian, diplomasi internasional akhirnya mengizinkan Iran berkompetisi dengan syarat ketat, yakni mereka harus berlatih dan bermarkas di Meksiko selama fase grup.

Timnas Iran dijadwalkan akan melakoni laga di pesisir barat Amerika Serikat menghadapi Selandia Baru, Belgia, dan Mesir di babak penyisihan.

Di akhir sesi tanya jawab, Mehdi Taremi sempat melontarkan sindiran halus karena hampir seluruh pertanyaan awak media tidak menyentuh aspek strategi tim.

"Tidak ada yang mengajukan pertanyaan terkait sepak bola. Kami sangat menghormati Selandia Baru, dan kami berharap ini akan menjadi pertandingan yang bagus," seloroh Taremi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timnas Uruguay Alami Keterlambatan Pesawat Parah Menjelang Laga Perdana Melawan Arab Saudi

Timnas Uruguay Alami Keterlambatan Pesawat Parah Menjelang Laga Perdana Melawan Arab Saudi

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 12:24 WIB

Arab Saudi vs Uruguay: Georgios Donis Bidik Kejutan Besar di Piala Dunia 2026

Arab Saudi vs Uruguay: Georgios Donis Bidik Kejutan Besar di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 12:16 WIB

Virgil van Dijk Jadi Sorotan usai Jepang Bikin Timnas Belanda Gagal Menang

Virgil van Dijk Jadi Sorotan usai Jepang Bikin Timnas Belanda Gagal Menang

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 12:09 WIB

Pakai Cara Tak Biasa, Instruksi Taktik Hajime Moriyasu di Laga Belanda Vs Jepang Viral

Pakai Cara Tak Biasa, Instruksi Taktik Hajime Moriyasu di Laga Belanda Vs Jepang Viral

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 11:59 WIB

Resmi! Timnas Iran Injak Kaki di Los Angeles, Tembus Visa AS Siap Hadapi Selandia Baru

Resmi! Timnas Iran Injak Kaki di Los Angeles, Tembus Visa AS Siap Hadapi Selandia Baru

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:57 WIB

Terkini

Timnas Uruguay Alami Keterlambatan Pesawat Parah Menjelang Laga Perdana Melawan Arab Saudi

Timnas Uruguay Alami Keterlambatan Pesawat Parah Menjelang Laga Perdana Melawan Arab Saudi

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 12:24 WIB

Arab Saudi vs Uruguay: Georgios Donis Bidik Kejutan Besar di Piala Dunia 2026

Arab Saudi vs Uruguay: Georgios Donis Bidik Kejutan Besar di Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 12:16 WIB

Virgil van Dijk Jadi Sorotan usai Jepang Bikin Timnas Belanda Gagal Menang

Virgil van Dijk Jadi Sorotan usai Jepang Bikin Timnas Belanda Gagal Menang

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 12:09 WIB

Pakai Cara Tak Biasa, Instruksi Taktik Hajime Moriyasu di Laga Belanda Vs Jepang Viral

Pakai Cara Tak Biasa, Instruksi Taktik Hajime Moriyasu di Laga Belanda Vs Jepang Viral

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 11:59 WIB

FIFA Boncos! Tetap Bayar Wasit Omar Artan yang Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia 2026

FIFA Boncos! Tetap Bayar Wasit Omar Artan yang Ditolak Masuk AS untuk Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 11:33 WIB

Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Bek Persib, Intip Alasannya

Portugal Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Bek Persib, Intip Alasannya

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 11:25 WIB

Swedia Hancurkan Tunisia 5-1, Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Besar

Swedia Hancurkan Tunisia 5-1, Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Besar

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 11:08 WIB

Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Kai Havertz dan Folarin Balogun Pimpin Perburuan Sepatu Emas

Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Kai Havertz dan Folarin Balogun Pimpin Perburuan Sepatu Emas

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 10:59 WIB

Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?

Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 10:48 WIB

Piala Dunia 2026: Alasan Yasin Ayari Tak Selebrasi Saat Cetak Gol di Laga Swedia Vs Tunisia

Piala Dunia 2026: Alasan Yasin Ayari Tak Selebrasi Saat Cetak Gol di Laga Swedia Vs Tunisia

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 10:46 WIB