-
Kesalahan fatal perizinan oleh maskapai penerbangan di Meksiko menunda keberangkatan Timnas Uruguay ke Miami.
-
FIFA bergerak cepat berkoordinasi dengan otoritas bandara Cancun guna mempercepat proses keberangkatan tim.
-
Pelatih Marcelo Bielsa dan kapten Jose Maria Gimenez memastikan mental pemain tidak terganggu.
Suara.com - Kecerobohan manajemen maskapai penerbangan di Meksiko mengacaukan jadwal keberangkatan Timnas Uruguay menuju Miami menjelang laga pembuka Piala Dunia 2026. Insiden administrasi ini memaksa skuat asuhan Marcelo Bielsa tertahan selama beberapa jam di bandara sebelum bisa terbang ke Amerika Serikat.
Induk organisasi sepak bola dunia, FIFA, langsung turun tangan untuk mengurai benang kusut operasional tersebut. Federasi internasional ini bergerak cepat melakukan koordinasi dengan otoritas bandara demi memangkas durasi keterlambatan tim.
Langkah darurat ini diambil agar fokus para pemain tidak terpecah menjelang duel krusial di fase grup. Beruntung, manajemen internal Uruguay mampu meredam kepanikan sehingga kondisi mental pemain tetap terjaga dengan baik.

FIFA mengonfirmasi bahwa kendala utama bersumber dari kesalahan pemberian izin dokumen oleh pihak maskapai di Meksiko. Masalah teknis ini otomatis menghentikan proses lepas landas armada yang membawa rombongan tim dari Cancun.
"Akibat kesalahan izin maskapai di Meksiko, keberangkatan tim nasional Uruguay dari Cancun ke Miami tertunda. Maskapai telah meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," tulis FIFA dalam rilis resminya.
Otoritas tertinggi sepak bola tersebut menegaskan terus mendampingi rombongan Uruguay sepanjang situasi darurat di bandara. Mereka mengklaim koordinasi intensif berhasil meminimalkan dampak buruk dari kacaunya jadwal terbang tersebut.

Hambatan logistik ini untungnya tidak merusak atmosfer persiapan taktis yang telah disusun oleh tim pelatih. Sang nahkoda, Marcelo Bielsa, menegaskan kepada media bahwa anak asuhnya sama sekali tidak terganggu oleh insiden tersebut.
Kapten tim, Jose Maria Gimenez, juga memastikan bahwa seluruh elemen pemain menyikapi situasi tak terduga ini dengan kepala dingin. Kedewasaan skuat menjadi kunci utama Uruguay dalam menjaga kebugaran fisik mereka.
"Perjalanan kami mengalami beberapa komplikasi dan terasa sulit, tetapi kami bisa beristirahat di hotel dan tiba di sini belakangan," ujar bek andalan tersebut.
Rombongan Timnas Uruguay sebelumnya memilih wilayah Playa del Carmen di Meksiko sebagai pusat pemusatan latihan mereka. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis untuk adaptasi cuaca sebelum bertolak menuju Miami, Amerika Serikat.
Sesuai jadwal, Uruguay akan menantang Arab Saudi dalam laga perdana mereka di Grup H. Pertandingan pembuka ini sangat krusial bagi kedua tim demi mengamankan poin awal di turnamen paling bergengsi sejagat ini.