Mikel Oyarzabal 0 Sentuhan di 30 Menit Pertama! Begini Cara Cape Verde 'Matikan' Spanyol

Arief Apriadi

Selasa, 16 Juni 2026 | 10:13 WIB
Mikel Oyarzabal 0 Sentuhan di 30 Menit Pertama! Begini Cara Cape Verde 'Matikan' Spanyol
Cape Verde sukses menahan imbang Spanyol 0-0 di Piala Dunia 2026. Disiplin pertahanan, rekor satu pelanggaran, dan aksi gemilang Vozinha jadi kuncinya. [Dok. FIFA]
baca 10 detik
  • Tim debutan Cape Verde menahan imbang Spanyol 0-0 melalui strategi pertahanan disiplin pada laga Piala Dunia 2026.
  • Keberhasilan menahan Spanyol mematahkan kritik mengenai format baru Piala Dunia 48 tim yang dianggap menurunkan kualitas.
  • Kiper Vozinha dan lini belakang Cape Verde mencatatkan sejarah meski Spanyol mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan berlangsung.

Suara.com - Keberhasilan Cape Verde menahan imbang Spanyol 0-0 membuktikan bahwa format baru Piala Dunia 2026 dengan 48 tim justru menghadirkan kejutan kompetitif yang tak terduga.

Determinasi dan organisasi pertahanan yang sangat disiplin terbukti mampu menjembatani jurang kualitas peringkat FIFA yang sangat jauh antara kedua negara tersebut.

Strategi "parkir bus" yang diterapkan tim debutan ini secara efektif meredam agresivitas juara Eropa hingga membuat barisan bintang dunia milik Spanyol frustrasi sepanjang laga.

Banyak pengamat sepak bola sebelumnya mengkhawatirkan bahwa penambahan jumlah peserta akan menurunkan kualitas turnamen karena munculnya banyak tim yang tidak seimbang.

Namun, laga di Grup H ini menjadi jawaban mutlak bahwa tim kecil berperingkat 67 dunia mampu memaksa tim peringkat dua dunia untuk berbagi angka.

Rekor Pelanggaran Terendah dan Disiplin Pertahanan Cape Verde

Vozinha jadi pahlawan Cape Verde saat menahan imbang Spanyol di Piala Dunia 2026. Namun, sang ibu gagal hadir karena masalah visa Amerika Serikat. [Dok. FIFA]
Vozinha jadi pahlawan Cape Verde saat menahan imbang Spanyol di Piala Dunia 2026. Namun, sang ibu gagal hadir karena masalah visa Amerika Serikat. [Dok. FIFA]

Menyitat Opta, rahasia utama keberhasilan Cape Verde terletak pada kedisiplinan luar biasa para pemain belakang mereka dalam melakukan intersep tanpa harus melakukan pelanggaran berbahaya.

Sepanjang pertandingan, skuad Cape Verde tercatat hanya melakukan satu pelanggaran, yang merupakan angka terendah dalam satu laga Piala Dunia sejak pencatatan data dimulai pada 1966.

Disiplin baja ini membuat Spanyol tidak mendapatkan keuntungan dari situasi bola mati di area berbahaya yang biasanya menjadi andalan mereka untuk memecah kebuntuan.

baca juga

Diney Borges menjadi pahlawan di lini belakang dengan catatan lima tekel sukses, sementara rekannya, Pico Lopes, melakukan 11 kali sapuan bersih untuk mengamankan area penalti.

Meski ditekan habis-habisan dengan penguasaan bola Spanyol yang mencapai 74,2 persen, organisasi pertahanan Cape Verde tetap kokoh dan tidak kehilangan bentuk permainan.

Matinya Kreativitas Lini Serang Spanyol

Spanyol sebenarnya mendominasi total aliran bola dengan mencatatkan 734 operan sukses, namun hanya sebagian kecil yang benar-benar mampu menembus kotak penalti lawan.

Ketatnya penjagaan pemain Cape Verde bahkan membuat penyerang tengah Spanyol, Mikel Oyarzabal, tidak menyentuh bola sama sekali dalam 30 menit pertama pertandingan.

Tim asuhan Luis de la Fuente ini tercatat melepaskan 27 tembakan dengan nilai harapan gol (xG) mencapai 2,29, namun penyelesaian akhir yang buruk menjadi kendala utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Piala Dunia 2026: Saling Kejar Gol, Iran Ditahan Imbang Selandia Baru

Hasil Piala Dunia 2026: Saling Kejar Gol, Iran Ditahan Imbang Selandia Baru

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:04 WIB

Rekor dan Air Mata Vozinha: Kiper Cape Verde yang Permalukan Spanyol di Tengah Masalah Visa Sang Ibu

Rekor dan Air Mata Vozinha: Kiper Cape Verde yang Permalukan Spanyol di Tengah Masalah Visa Sang Ibu

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:53 WIB

Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Berjanji Tak Malas Ikut Bertahan Jelang Prancis vs Senegal

Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Berjanji Tak Malas Ikut Bertahan Jelang Prancis vs Senegal

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:51 WIB

Tahan Imbang Uruguay, Arab Saudi Perpanjang Catatan Wakil Asia Belum Kalah di Piala Dunia 2026

Tahan Imbang Uruguay, Arab Saudi Perpanjang Catatan Wakil Asia Belum Kalah di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:11 WIB

Susah Payah Hadapi Arab Saudi, Maximiliano Araujo Selamatkan Uruguay dari Kekalahan

Susah Payah Hadapi Arab Saudi, Maximiliano Araujo Selamatkan Uruguay dari Kekalahan

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:59 WIB

Terkini

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:14 WIB

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

×