- Thomas Tuchel resmi melatih Timnas Inggris sejak September 2024 dengan ambisi besar memenangkan gelar juara Piala Dunia 2026.
- Tuchel menerapkan standar profesionalisme elit dan taktik canggih di kamp latihan Kansas City untuk menghadapi laga pembuka.
- Skuad Inggris menyambut positif gaya kepemimpinan hangat dan taktis Tuchel menjelang pertandingan melawan Kroasia di kota Dallas.
Suara.com - Senyuman para pemain di pusat latihan sudah cukup menjelaskan bagaimana atmosfer baru yang dibawa Thomas Tuchel ke dalam skuad Timnas Inggris menjelang Piala Dunia 2026.
Setelah sesi latihan pertama selesai, para pemain langsung merasakan perbedaan signifikan dalam standar profesionalisme yang diterapkan oleh pelatih asal Jerman tersebut.
Kehadiran Thomas Tuchel diyakini mampu mengubah "pekerjaan mustahil" di Inggris menjadi misi yang sangat mungkin untuk memenangkan trofi paling bergengsi di dunia.
Standar Elit di Markas Tiga Singa
![Legenda Inggris, Alan Shearer, menilai Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen yang jauh lebih berat dibanding edisi-edisi sebelumnya. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/10/75621-timnas-inggris.jpg)
Salah satu pemain memberikan penilaian instan bahwa lingkungan yang diciptakan oleh Tuchel adalah lingkungan elit yang seharusnya mereka rasakan sebagai pemain tim nasional.
Meskipun skuad masih menaruh rasa hormat besar kepada Gareth Southgate, mereka menyadari bahwa kepelatihan Tuchel jauh lebih mendekati apa yang biasa mereka rasakan di level klub papan atas.
Sistem permainan yang dibawa Tuchel terasa lebih canggih dengan kedalaman gerakan triangulasi yang lebih detail serta sistem pressing yang terintegrasi secara sempurna.
Tuchel sendiri terlihat sangat menikmati setiap sesi latihan dan merasa sangat bersemangat dengan potensi besar yang dimiliki oleh tim asuhannya.
Pemandangan ini terlihat jelas di kamp latihan Timnas Inggris di Kansas City minggu ini, tempat ia terus berinteraksi aktif dengan para pemain menjelang laga pembuka.
Pelatih Jerman yang Mencintai London
Energi di dalam tim terus meningkat seiring semakin dekatnya jadwal pertandingan pembuka melawan Kroasia yang akan digelar di Dallas pada hari Rabu.
Thomas Tuchel sangat menikmati peran barunya ini. Bahkan, ia telah menandatangani kontrak untuk tetap melatih hingga Euro 2028 mendatang.
Ada ironi besar yang muncul, di mana pekerjaan yang selama ini dianggap paling berat di Inggris justru menjadi peran impian bagi seorang pria asal Jerman.
Faktor utama mengapa Tuchel sangat menikmati pekerjaan ini adalah karena ia sangat mencintai kehidupan di Inggris, khususnya kota London.
Ia menganggap London sebagai rumahnya dan sering terlihat berkeliling kota menggunakan sepeda sewaan Lime menuju pub-pub favoritnya di kawasan Soho.