Timnas Korea Selatan Dimata-matai Drone saat Latihan Jelang Lawan Meksiko

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 18 Juni 2026 | 13:56 WIB
Timnas Korea Selatan Dimata-matai Drone saat Latihan Jelang Lawan Meksiko
Timnas Korea Selatan merayakan kemenangan atas Arab Saudi pada laga Piala Asia 2023 di Education City Stadium di Al Rayyan, Qatar, Rabu (31/1/2024) dini hari WIB. [Giuseppe CACACE / AFP]
baca 10 detik
  • Militer Meksiko menembak jatuh drone ilegal yang mengintai sesi latihan tertutup timnas Korea Selatan.

  • Pelatih Hong Myung-Bo menyayangkan gangguan udara tersebut meski beruntung taktik utamanya belum sempat bocor.

  • Insiden ini menambah daftar panjang ancaman keamanan spionase drone dalam turnamen sepak bola internasional.

Suara.com - Persiapan taktis Timnas Korea Selatan buyar sesaat setelah sebuah pesawat tanpa awak (drone) misterius tertangkap kamera sedang mengintai sesi latihan Piala Dunia 2026 tertutup mereka di Guadalajara.

Insiden udara ini langsung memicu respons cepat militer tuan rumah yang bergerak melumpuhkan perangkat ilegal tersebut demi menjaga kerahasiaan strategi tim.

Aksi penyusupan ini menjadi alarm keras bagi komite penasihat keamanan turnamen, mengingat ketatnya persaingan menuju fase gugur.

Korea Selatan menyiapkan fleksibilitas taktik sebagai senjata utama di Piala Dunia 2026. Hong Myung-bo tak ingin hanya bergantung pada Son Heung-min. [Dok. KFA]
Korea Selatan menyiapkan fleksibilitas taktik sebagai senjata utama di Piala Dunia 2026. Hong Myung-bo tak ingin hanya bergantung pada Son Heung-min. [Dok. KFA]

Pasukan militer Meksiko terpaksa mengerahkan peralatan penumpas sinyal khusus setelah mendeteksi adanya pergerakan wahana terbang yang tidak terdaftar di sekitar kamp.

Langkah taktis tersebut diambil demi sterilisasi udara sipil di area sensitif yang seharusnya bersih dari segala bentuk dokumentasi publik.

Seorang agen federal Meksiko yang menolak identitasnya diungkap menegaskan bahwa intervensi bersenjata terpaksa dilakukan karena sang operator melanggar batas perimeter udara.

Timnas Korea Selatan kembali menjadi salah satu wakil Asia yang patut diperhitungkan di ajang Piala Dunia FIFA 2026. [Suara.com/dok]
Timnas Korea Selatan kembali menjadi salah satu wakil Asia yang patut diperhitungkan di ajang Piala Dunia FIFA 2026. [Suara.com/dok]

Nahasnya, gangguan pengintaian ini terjadi tepat beberapa jam sebelum bentrokan krusial antara Ksatria Taeguk dan El Tri berlangsung.

Juru taktik Korea Selatan, Hong Myung-Bo, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas insiden yang berpotensi membocorkan skema permainan anak asuhnya.

Kendati demikian, sang mentor bersyukur karena unit pengacau sinyal milik tentara bertindak cepat sebelum menu latihan inti benar-benar dimulai.

baca juga

"Jadi kemarin, saat kami latihan, ada drone di langit dan kami mengetahui fakta itu," ujar Hong dalam konferensi pers, dikutip ESPN, Kamis (18/6/2026).

"Namun untungnya, itu terjadi tepat sebelum kami mempraktikkan taktik kami. Jadi itu tidak berdampak signifikan bagi kami," lanjutnya menambahkan.

Pernyataan tersebut mengonfirmasi bahwa psikologis para pemain sempat terganggu akibat ketidakpastian yang muncul dari langit Guadalajara.

Hong menekankan bahwa garis waktu sebelum pertandingan adalah fase paling krusial yang tidak boleh diusik oleh pihak luar.

"Tapi saat kami bersiap untuk pertandingan, itu adalah waktu yang paling penting. Jadi apa yang terjadi sangat disayangkan," tegas Hong.

Hingga saat ini, otoritas setempat masih menutup rapat informasi mengenai dalang di balik penerbangan ilegal tersebut maupun potensi adanya penangkapan.

Operasi pembersihan wilayah udara ini sejatinya merupakan bagian kecil dari implementasi megaproyek pengamanan yang melibatkan kepolisian domestik dan legiun militer.

Faktanya, Guadalajara bukan satu-satunya titik lemah; sejumlah pesawat tak berawak dilaporkan juga berhasil dilumpuhkan di Mexico City dan Monterrey dalam beberapa hari terakhir.

Fenomena ini memperlihatkan celah besar pada sistem deteksi dini satgas udara, meskipun pemerintah Meksiko telah meluncurkan "Plan Kukulkán" dengan kekuatan 100.000 personel gabungan.

Rencana defensif berskala masif tersebut awalnya dirancang untuk melindungi simpul-simpul vital seperti hotel delegasi, bandara, jalur logistik, hingga ruang festival suporter.

Ketakutan akan aksi mata-mata udara di turnamen sepak bola global seolah membuka kembali luka lama dari sejarah kelam olahraga internasional.

Sebagai perbandingan, otoritas Kanada bahkan memberlakukan aturan hukum yang jauh lebih ekstrem dengan memblokir total izin terbang drone sipil di sekitar Toronto dan Vancouver.

Langkah preventif Kanada dipicu oleh trauma mendalam akibat skandal spionase internal yang mencoreng wajah federasi mereka pada Olimpiade Paris 2024 lalu.

Kala itu, tim nasional wanita Kanada terbukti menggunakan teknologi serupa untuk mencuri taktik dalam sesi latihan tertutup milik tim Selandia Baru.

Konsekuensinya sangat fatal; selain pemecatan pelatih kepala Bev Priestman dan pembekuan staf, sang juara bertahan juga dijatuhi sanksi pemotongan enam poin yang menghancurkan reputasi mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris

Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:14 WIB

AS-Iran Sudah Damai, Rusia Masih Perang, Kilang Minyak Moskow Hancur Dihantam Drone Ukraina

AS-Iran Sudah Damai, Rusia Masih Perang, Kilang Minyak Moskow Hancur Dihantam Drone Ukraina

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:07 WIB

Sanksi Themba Zwane Diputus FIFA, Pelatih Afrika Selatan Ajukan Banding Resmi

Sanksi Themba Zwane Diputus FIFA, Pelatih Afrika Selatan Ajukan Banding Resmi

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:52 WIB

Terkini

5 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 3 Agustus 2026: Peluang Dapat Sumber Uang Baru

5 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 3 Agustus 2026: Peluang Dapat Sumber Uang Baru

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 07:15 WIB

Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan

Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi

Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 07:01 WIB

Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta

Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

×