Demam Piala Dunia 2026: Filipina Darurat Kecanduan Judi Online

Arief Apriadi

Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:45 WIB
Demam Piala Dunia 2026: Filipina Darurat Kecanduan Judi Online
Piala Dunia 2026 memicu lonjakan kecanduan judi online di Filipina. Hotline rehabilitasi dibanjiri panggilan, sementara dampaknya menghancurkan keluarga. [Dok. Gemini]
baca 10 detik
  • Filipina mengalami lonjakan kasus kecanduan judi online di kalangan masyarakat selama berlangsungnya turnamen sepak bola Piala Dunia 2026.
  • Layanan rehabilitasi Bridges of Hope mencatat peningkatan signifikan panggilan bantuan dari keluarga yang terdampak masalah finansial serta mental.
  • Pemerintah Filipina telah membatasi akses perjudian, namun aktivis menilai langkah tersebut belum efektif menangani ketergantungan yang kian meluas.

Suara.com - Filipina tengah menghadapi lonjakan kasus kecanduan judi online yang mengkhawatirkan di tengah euforia Piala Dunia 2026.

Meski pemerintah telah mengambil sejumlah langkah pencegahan, meningkatnya jumlah panggilan ke pusat rehabilitasi menunjukkan bahwa masalah ini justru semakin serius.

Para pakar kesehatan mental melaporkan adanya peningkatan signifikan jumlah warga yang terjebak dalam aktivitas taruhan online selama berlangsungnya turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Hotline Rehabilitasi Dibanjiri Panggilan

Piala Dunia 2026 (dok. FIFA World Cup)
Piala Dunia 2026 (dok. FIFA World Cup)

Mengutip laporan South China Morning Post, dikutip pada Jumat (19/6/2026), pendiri sekaligus Direktur Bridges of Hope, Jon Ty, mengungkapkan bahwa perjudian kini menjadi masalah utama yang mereka tangani.

Menurutnya, sembilan dari sepuluh panggilan yang masuk ke layanan hotline rehabilitasi sepanjang tahun ini berkaitan dengan kecanduan judi.

Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 ketika kasus perjudian mencakup sekitar tujuh dari sepuluh panggilan yang diterima.

Sebagian besar penelepon merupakan anggota keluarga yang merasa putus asa karena kerabat mereka mengalami kecanduan judi hingga berdampak pada kondisi mental dan keuangan keluarga.

Ty juga mengungkapkan bahwa banyak pecandu judi yang kemudian mengalami masalah tambahan, seperti ketergantungan alkohol dan gangguan kesehatan mental lainnya.

baca juga

Dampak Judi Online Menghancurkan Keluarga

Menurut Jon Ty, dampak kecanduan judi jauh lebih luas dibandingkan penyalahgunaan zat karena melibatkan seluruh anggota keluarga.

"Tidak seperti narkoba dan alkohol, di mana Anda melihat satu orang mengalami penurunan kondisi, perjudian berdampak pada semua orang," ujarnya.

"Uang sekolah tidak terbayar, tagihan menumpuk, pekerjaan hilang, pasangan pergi. Hal itu benar-benar menghancurkan seluruh unit keluarga," lanjutnya.

Meningkatnya jumlah kasus memaksa Bridges of Hope memperluas layanan mereka dari 13 menjadi 16 pusat rehabilitasi pada 2026.

Mereka juga mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu menangani lonjakan panggilan yang bisa mencapai 30 kasus per hari.

Menariknya, sebagian besar panggilan bantuan masuk pada dini hari, waktu yang oleh para konselor disebut sebagai "jam keputusasaan" setelah para penjudi mengalami kerugian besar.

Siapa yang Paling Rentan?

Filipina merupakan satu-satunya negara di Asia Tenggara yang melegalkan judi online dan taruhan olahraga bagi warga berusia 21 tahun ke atas.

Regulator perjudian negara, PAGCOR, sebelumnya mencatat sekitar 32 juta akun electronic gaming terdaftar hingga Juli 2025. Meski jumlah pemain aktif kemudian diklarifikasi lebih rendah, tingkat partisipasi masyarakat tetap tergolong tinggi.

Konselor kecanduan judi, Teresita Castillo, mengatakan sebagian besar pemain berasal dari kelompok berpenghasilan rendah hingga menengah.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, anak muda yang melek teknologi dan memiliki akses mudah ke platform digital juga menjadi kelompok yang semakin rentan terhadap kecanduan judi online.

Ibu Rumah Tangga hingga Pekerja Migran Ikut Terdampak

Direktur Recovering Gamblers of the Philippines, Reagan Praferosa, mengungkapkan munculnya tren baru yang cukup memprihatinkan.

Menurutnya, semakin banyak ibu rumah tangga yang menghubungi layanan bantuan setelah kehilangan uang kebutuhan keluarga akibat berjudi.

"Akhir-akhir ini, terutama di musim kembali ke sekolah, ada ibu-ibu yang menelepon sambil menangis," kata Praferosa.

"Uang yang diperuntukkan bagi biaya sekolah atau membeli buku justru habis diperjudikan," lanjutnya.

Fenomena serupa juga ditemukan di kalangan pekerja migran Filipina yang bekerja di luar negeri, termasuk para asisten rumah tangga di Hong Kong.

Efektivitas Kebijakan Pemerintah Dipertanyakan

Untuk menekan angka kecanduan, pemerintah Filipina telah memerintahkan penghapusan baliho iklan perjudian dan membatasi akses pembayaran melalui dompet digital ke platform taruhan.

Ketua PAGCOR, Alejandro Tengco, memperkirakan kebijakan tersebut akan berdampak pada penurunan pendapatan industri perjudian.

Namun, para konselor dan aktivis anti-judi menilai langkah tersebut belum cukup efektif untuk mengurangi jumlah pecandu.

Mereka khawatir banyak pemain hanya akan berpindah ke platform ilegal yang lebih sulit diawasi oleh regulator.

Selain itu, tekanan ekonomi dan meningkatnya biaya hidup dinilai menjadi faktor yang mendorong sebagian masyarakat mencari keuntungan instan melalui aktivitas perjudian.

Industri Judi: Antara Pendapatan dan Dampak Sosial

Legalisasi perjudian selama ini menjadi dilema bagi Filipina.

Di satu sisi, sektor ini memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan negara. Namun di sisi lain, dampak sosial yang ditimbulkan terus menjadi sorotan.

Aktivis anti-judi mendesak pemerintah memperketat regulasi, terutama terkait iklan dan akses platform digital yang mudah dijangkau generasi muda.

Mereka juga meminta peningkatan anggaran untuk layanan rehabilitasi dan hotline bantuan agar mampu menangani lonjakan kasus kecanduan yang terus terjadi.

Dengan meningkatnya popularitas taruhan online selama Piala Dunia 2026, kebutuhan akan langkah pencegahan yang lebih komprehensif dinilai semakin mendesak untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk perjudian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lionel Messi Dapat Kabar Buruk dari Keluarga di Tengah Piala Dunia 2026

Lionel Messi Dapat Kabar Buruk dari Keluarga di Tengah Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:07 WIB

Didikan John Herdman, Striker Kanada Jonathan David Cetak Hattrick di Piala Dunia 2026

Didikan John Herdman, Striker Kanada Jonathan David Cetak Hattrick di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:07 WIB

Ayah Lionel Messi Meninggal di Tengah Piala Dunia 2026? Keluarga Buka Suara

Ayah Lionel Messi Meninggal di Tengah Piala Dunia 2026? Keluarga Buka Suara

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:55 WIB

Ronaldo soal Tak Main Bagus : Portugal Bisa Saja Menang, Tapi...

Ronaldo soal Tak Main Bagus : Portugal Bisa Saja Menang, Tapi...

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:55 WIB

Son Heung-min Bidik Rekor Park Ji-sung saat Korea Selatan Tantang Meksiko di Piala Dunia 2026

Son Heung-min Bidik Rekor Park Ji-sung saat Korea Selatan Tantang Meksiko di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:48 WIB

Terkini

Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League

Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:22 WIB

Timnas Swiss Cerah di Piala Dunia 2026 Gara-gara Gol Tak Terduga Johan Manzambi

Timnas Swiss Cerah di Piala Dunia 2026 Gara-gara Gol Tak Terduga Johan Manzambi

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:03 WIB

Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor

Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:45 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos 32 Besar Usai Kalahkan Korea Selatan

Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos 32 Besar Usai Kalahkan Korea Selatan

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:25 WIB

Piala Dunia 2026: Persiapan Belanda Jelang Lawan Swedia Terganggu Alarm Misterius

Piala Dunia 2026: Persiapan Belanda Jelang Lawan Swedia Terganggu Alarm Misterius

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:09 WIB

Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:05 WIB

Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah

Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:30 WIB

Terbantai Swiss, Pelatih Bosnia dan Herzegovina Yakin Peluang Lolos Masih Terbuka

Terbantai Swiss, Pelatih Bosnia dan Herzegovina Yakin Peluang Lolos Masih Terbuka

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:21 WIB

Fakta Menarik Eks Tim John Herdman Bantai Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Jonathan David Menggila!

Fakta Menarik Eks Tim John Herdman Bantai Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Jonathan David Menggila!

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:05 WIB

FIFA Ubah Aturan Fotografer Piala Dunia 2026 karena Thomas Tuchel Protes

FIFA Ubah Aturan Fotografer Piala Dunia 2026 karena Thomas Tuchel Protes

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:44 WIB