- Neymar dipastikan absen membela timnas Brasil saat menghadapi Haiti dalam laga Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
- Pemain berusia 34 tahun tersebut belum diturunkan karena masih menjalani pemulihan cedera betis tingkat dua secara intensif.
- Brasil akan mengandalkan ketajaman Vinicius Junior dan penyerang lainnya untuk meraih kemenangan atas Haiti pada hari Sabtu.
Suara.com - Timnas Brasil dipastikan belum bisa diperkuat kapten mereka, Neymar, saat menghadapi Haiti pada matchday kedua Grup C Piala Dunia 2026 di Philadelphia, Amerika Serikat, Sabtu (20/6/2026).
Kabar tersebut membuat para pecinta sepak bola kembali harus menunda harapan menyaksikan aksi Neymar di ajang paling bergengsi dunia. Setelah absen pada laga pembuka melawan Maroko, bintang Santos FC itu kembali tidak masuk dalam skuad yang disiapkan Brasil.
Menurut jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano, tim pelatih Brasil memilih untuk tidak mengambil risiko terkait kondisi sang pemain meski Neymar telah kembali mengikuti sesi latihan penuh bersama rekan-rekannya.
Pemain berusia 34 tahun itu masih menjalani proses pemulihan setelah mengalami cedera betis tingkat dua yang membuatnya menepi sejak pertengahan Mei.
"Berita utama: Neymar kembali absen dalam pertandingan Brasil mendatang melawan Haiti," tulis Fabrizio Romano.
"Tim staf Brasil tidak ingin mengambil risiko terkait kondisi Neymar, yang baru kembali menjalani latihan penuh 24 jam lalu dan kini sedang berusaha memulihkan kebugaran terbaiknya," lanjutnya.
Brasil Andalkan Vinicius Junior

Absennya Neymar membuat Brasil kembali mengandalkan ketajaman Vinicius Junior di lini depan. Penyerang Real Madrid tersebut tampil impresif pada laga sebelumnya dengan mencetak satu gol saat Selecao menghadapi Maroko.
Selain Vinicius, pelatih Carlo Ancelotti masih memiliki sejumlah opsi di sektor serang. Nama-nama seperti Igor Thiago, Luiz Henrique, Matheus Cunha, Endrick, hingga Gabriel Martinelli siap menjadi andalan untuk membongkar pertahanan Haiti.
Pertandingan melawan Haiti juga menjadi kesempatan bagi Brasil untuk menunjukkan kualitas lini depan mereka. Di atas kertas, Haiti dianggap sebagai tim dengan kekuatan paling rendah di Grup C.
Meski demikian, Brasil tetap tidak boleh memandang remeh lawannya. Pada laga sebelumnya, Haiti mampu memberikan perlawanan sengit sebelum akhirnya kalah tipis 0-1 dari Skotlandia.
Karena itu, duel kontra Haiti diprediksi tetap menjadi ujian penting bagi Brasil yang berambisi mengamankan kemenangan sekaligus membuka jalan menuju fase gugur Piala Dunia 2026.
