PSSI-nya Palestina Bantah Rencana Duel Lawan Israel, Sebut Agenda FIFA Sebagai Upaya Sportswashing

Arief Apriadi

Jum'at, 19 Juni 2026 | 13:52 WIB
PSSI-nya Palestina Bantah Rencana Duel Lawan Israel, Sebut Agenda FIFA Sebagai Upaya Sportswashing
Presiden Federasi Sepak Bola Palestina (PFA), Jibril Rajoub. ABBAS MOMANI / AFP
baca 10 detik
  • Federasi Sepak Bola Palestina (PFA) resmi membantah rencana pertandingan persahabatan melawan Israel yang diisukan berlangsung di Amerika Serikat.
  • PFA menolak wacana tersebut karena menganggapnya sebagai bentuk sportswashing di tengah krisis kemanusiaan yang menimpa komunitas olahraga Palestina.
  • Konflik sejak Oktober 2023 telah menyebabkan ribuan atlet Palestina tewas sehingga PFA menuntut akuntabilitas FIFA atas pelanggaran regulasi internasional.

Suara.com - Federasi Sepak Bola Palestina (PFA) secara resmi membantah sekaligus menolak keras kabar mengenai rencana pertandingan persahabatan antara tim nasional U15 Palestina melawan Israel.

Kabar tersebut pertama kali muncul melalui laporan media internasional yang menyebut FIFA tengah merancang sebuah festival sepak bola besar di Amerika Serikat pada September mendatang.

PFA menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada komunikasi resmi maupun proposal yang diterima terkait agenda yang dinilai mengabaikan tragedi kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza.

Isu ini mencuat setelah laporan dari The Athletic menyebut FIFA sedang mempertimbangkan laga pembuka antara Palestina dan Israel dalam format turnamen mini.

Festival sepak bola tersebut dikabarkan akan mengundang seluruh 211 anggota FIFA, termasuk kemungkinan partisipasi Rusia yang saat ini masih menjalani sanksi internasional.

Penolakan Keras terhadap Narasi Sportswashing

Logo FIFA. [Dok. FIFA]
Logo FIFA. [Dok. FIFA]

Dalam pernyataan resminya yang dirilis pada Kamis waktu setempat, PFA mengungkapkan keberatan dan kemarahannya terhadap wacana pertandingan tersebut.

"Di bawah situasi saat ini, PFA dengan tegas menolak setiap upaya untuk mempromosikan atau memaksakan pertandingan dengan kekuatan pendudukan yang secara sistematis menargetkan atlet Palestina dan infrastruktur olahraga Palestina," tulis PFA melalui akun media sosial resminya.

Federasi Palestina menilai laporan yang beredar tidak akurat dan menegaskan akan tetap menolak jika tawaran tersebut diajukan secara resmi.

baca juga

Mereka juga secara terbuka melabeli rencana pertandingan tersebut sebagai bentuk sportswashing, yakni upaya menggunakan olahraga untuk memperbaiki citra di tengah konflik atau kontroversi yang sedang berlangsung.

PFA menegaskan bahwa pihaknya tidak dapat berpartisipasi dalam kegiatan seremonial apa pun selama atlet dan komunitas olahraga Palestina masih terdampak konflik yang mematikan.

Duka Mendalam bagi Dunia Olahraga Palestina

Penolakan tersebut dilatarbelakangi oleh besarnya dampak konflik yang dirasakan komunitas olahraga Palestina sejak eskalasi perang pada Oktober 2023.

PFA menyebut serangan militer di Gaza telah menewaskan lebih dari 73.000 warga Palestina dan membuat jutaan orang kehilangan tempat tinggal.

Di sektor olahraga, federasi mengklaim lebih dari 1.000 atlet Palestina dari berbagai cabang olahraga turut menjadi korban jiwa selama periode tersebut.

Salah satu figur yang disebut adalah mantan kapten tim nasional Palestina, Sulaiman Al-Obaid, yang meninggal dunia di tengah konflik dan menjadi kehilangan besar bagi sepak bola Palestina.

Dunia olahraga juga berduka atas wafatnya juara karate Palestina, Nagham Abu Samra, yang dilaporkan tewas akibat serangan yang menghantam wilayah permukiman.

Tuntutan Akuntabilitas kepada FIFA

"PFA memiliki prioritas yang jelas, yaitu keadilan, akuntabilitas, serta perlindungan terhadap atlet Palestina sesuai dengan Statuta FIFA dan prinsip-prinsip Piagam Olimpiade," tegas federasi tersebut.

"Kami terus menyerukan agar Israel dimintai pertanggungjawaban atas pelanggaran terhadap regulasi olahraga internasional," lanjut pernyataan itu.

Hingga kini, FIFA belum memberikan tanggapan resmi terkait bantahan maupun kritik yang disampaikan oleh Federasi Sepak Bola Palestina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tentara Israel Tewas Terbunuh di Ledakan Dahsyat di Lebanon, Belasan Lain Luka Parah

Tentara Israel Tewas Terbunuh di Ledakan Dahsyat di Lebanon, Belasan Lain Luka Parah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:46 WIB

FIFA Ubah Aturan Fotografer Piala Dunia 2026 karena Thomas Tuchel Protes

FIFA Ubah Aturan Fotografer Piala Dunia 2026 karena Thomas Tuchel Protes

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:44 WIB

Demam Piala Dunia 2026: Filipina Darurat Kecanduan Judi Online

Demam Piala Dunia 2026: Filipina Darurat Kecanduan Judi Online

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:45 WIB

Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:05 WIB

Bukan Sekadar FOMO: Mengapa Anda Bisa Tergila-gila Piala Dunia Meski Tak Suka Sepak Bola?

Bukan Sekadar FOMO: Mengapa Anda Bisa Tergila-gila Piala Dunia Meski Tak Suka Sepak Bola?

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:20 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×