- Maroko menang 1-0 atas Skotlandia di Boston Stadium melalui gol cepat Ismael Saibari pada menit ke-70 detik.
- Gol tersebut menjadikan Saibari pemain Afrika kedua yang mencetak gol dalam dua penampilan perdana Piala Dunia secara beruntun.
- Kemenangan ini membawa Maroko meraih enam poin sejarah serta memperbesar peluang mereka lolos ke babak 16 besar turnamen.
Suara.com - Timnas Maroko meraih kemenangan penting atas Timnas Skotlandia dengan skor tipis 1-0 pada laga lanjutan Grup C Piala Dunia 2026. Bermain di Boston Stadium, Singa Atlas memastikan tiga poin berkat gol cepat Ismael Saibari yang tercipta saat pertandingan baru berjalan 70 detik.
Gol tersebut langsung masuk dalam catatan sejarah Piala Dunia. Menurut data Opta, torehan Saibari menjadi gol kemenangan tercepat yang pernah tercipta dalam pertandingan putaran final Piala Dunia yang berakhir dengan skor 1-0.
Proses gol berawal dari kecerdikan Brahim Diaz yang melepaskan umpan terobosan akurat untuk membelah lini pertahanan Skotlandia. Saibari yang lolos dari jebakan offside kemudian melepaskan tembakan keras ke pojok kiri atas gawang yang dijaga Angus Gunn.
Saibari Samai Rekor Mohamed Salah
![Mohamed Salah Gendong 10 Pemain Mesir ke Babak Knockout Piala Afrika 2025 [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/12/27/42803-mohamed-salah.jpg)
Gol ke gawang Skotlandia membuat Ismael Saibari mencatatkan sejumlah rekor prestisius. Penyerang yang dikabarkan masuk radar Bayern Munchen itu menjadi pemain Maroko pertama yang mampu mencetak gol dalam dua pertandingan Piala Dunia secara beruntun.
Tak hanya itu, Saibari juga menyamai pencapaian bintang Mesir, Mohamed Salah, sebagai pemain Afrika kedua yang sukses mencetak gol dalam dua penampilan perdananya di ajang Piala Dunia.
Dominasi Maroko juga terlihat dari statistik pertandingan. Berdasarkan catatan Opta, pasukan Walid Regragui membukukan 601 operan sukses, jumlah tertinggi yang pernah dicatatkan tim Afrika dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak 1966.
Kemenangan atas Skotlandia sekaligus menjadi kemenangan keenam Maroko sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Jumlah tersebut membuat Singa Atlas sejajar dengan Ghana dan Nigeria sebagai negara Afrika dengan enam kemenangan di putaran final.
Sementara itu, Brahim Diaz kembali menunjukkan perannya sebagai kreator serangan. Dengan dua assist yang telah dicatatkan di turnamen ini, Diaz menjadi pemain Maroko kedua setelah Tahar El-Khalej yang mampu menciptakan lebih dari satu assist di putaran final Piala Dunia.
Meski Skotlandia sempat meningkatkan intensitas serangan melalui John McGinn dan Andy Robertson menjelang akhir babak pertama, pertahanan Maroko yang dikomandoi Achraf Hakimi tampil disiplin dan sulit ditembus sepanjang laga.
Mimpi Buruk Skotlandia di Boston
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Skotlandia yang tengah memburu tiket ke fase gugur turnamen mayor untuk pertama kalinya dalam sejarah modern mereka.
Ironisnya, tim asuhan Steve Clarke menurunkan susunan pemain dengan total 609 caps internasional, jumlah terbanyak yang pernah dimiliki Skotlandia dalam satu pertandingan. Namun pengalaman tersebut gagal menghindarkan mereka dari kekalahan.
Skotlandia bahkan mencatat statistik buruk dengan tidak mampu melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran ke arah gawang Yassine Bounou selama 90 menit pertandingan.
Kontroversi sempat muncul pada menit ke-82 ketika Scott McTominay terjatuh di dalam kotak penalti. Namun wasit Ilgiz Tantashev memilih melanjutkan pertandingan dan tidak memberikan penalti untuk Skotlandia.
Kekalahan ini juga memperpanjang catatan buruk Skotlandia saat menghadapi tim elite dunia. Mereka kini menelan 17 kekalahan dari 19 pertandingan terakhir melawan negara yang berada di enam besar ranking FIFA.
Peluang Maroko ke Babak 16 Besar
Tambahan tiga poin membuat peluang Timnas Maroko untuk melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 semakin terbuka lebar. Singa Atlas berpeluang mengulangi pencapaian impresif mereka pada edisi sebelumnya di Qatar.
Boston Stadium menjadi saksi kebangkitan tim asuhan Walid Regragui yang perlahan kembali menemukan performa terbaiknya di panggung internasional. Dengan momentum positif yang dimiliki saat ini, Maroko berada dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk mengamankan tiket ke fase gugur.
Persaingan Grup C diperkirakan akan semakin ketat hingga laga terakhir. Namun berkat kemenangan atas Skotlandia dan sederet rekor yang berhasil diciptakan, Maroko kini menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di Piala Dunia 2026.
