Herve Renard: Saya Bukan Penyihir

Irwan Febri

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:46 WIB
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
Pelatih baru Timnas Tunisia, Herve Renard, di Piala Dunia 2026. (Instagram/@equipedutunisiee)
baca 10 detik
  • Herve Renard resmi menjadi pelatih Timnas Tunisia menggantikan Sabri Lamouchi setelah kekalahan telak pada laga perdana.
  • Renard memiliki waktu persiapan tiga hari sebelum menghadapi Jepang di Monterrey dalam ajang Piala Dunia 2026.
  • Pelatih menekankan pentingnya kerja keras, kedisiplinan, dan semangat kolektif untuk menjaga peluang Tunisia lolos babak selanjutnya.

Suara.com - Pelatih baru Timnas Tunisia, Herve Renard, menegaskan bahwa kerja keras dan kebersamaan tim menjadi kunci untuk menjaga peluang mereka di Piala Dunia 2026. Ia menolak anggapan bahwa dirinya bisa langsung mengubah keadaan secara instan setelah ditunjuk menggantikan Sabri Lamouchi.

Renard resmi mengambil alih kursi pelatih Tunisia pekan ini setelah Lamouchi dipecat menyusul kekalahan telak 1-5 dari Swedia pada laga pertama fase grup.

Pemecatan tersebut mencatat sejarah tersendiri karena Lamouchi menjadi pelatih pertama yang diberhentikan setelah hanya menjalani satu pertandingan di Piala Dunia.

Pelatih asal Prancis berusia 57 tahun itu hanya memiliki waktu tiga hari untuk mempersiapkan tim sebelum menghadapi Jepang pada pertandingan berikutnya yang berlangsung di Monterrey, Meksiko.

Meski dikenal dengan julukan "penyihir" atau "pesulap" karena berbagai keberhasilannya menangani sejumlah tim nasional, Renard menegaskan bahwa keberhasilan tidak datang melalui keajaiban.

"Kami harus memainkan pertandingan kolektif yang sempurna besok," kata Renard dilansir dari New Straits Times.

"Saya bertemu dengan kelompok pemain yang terbuka, penuh semangat, dan memiliki tekad kuat. Mereka ingin membalas hasil sebelumnya," imbuhnya.

Renard juga menekankan pentingnya mentalitas dan determinasi ketika menghadapi Jepang yang tampil impresif pada laga pembuka.

"Untuk pertandingan besok, determinasi adalah hal yang sangat penting. Mudah untuk berbicara. Saya mendengar bahwa saya disebut sebagai penyihir," ungkap Renard.

baca juga

"Saya bukan penyihir. Dalam sepak bola, ada banyak kerja keras yang dilakukan," lanjutnya.

Tantangan yang dihadapi Tunisia memang tidak ringan. Berbeda dengan Tunisia yang memulai turnamen dengan kekalahan telak, Jepang justru menunjukkan kualitasnya setelah menahan imbang Belanda dengan skor 2-2 pada pertandingan pertama.

Meski demikian, Renard enggan mengungkap strategi yang akan diterapkannya. Ia memilih fokus membangun fondasi permainan yang sederhana tetapi efektif.

"Kami harus kembali ke dasar-dasar dan prinsip-prinsip fundamental. Harus disiplin, terorganisasi, dan bermain sebagai satu kesatuan tim. Itulah satu-satunya kekuatan kami untuk pertandingan besok," tegas Renard.

Tunisia kini berada dalam tekanan besar karena membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Kehadiran Renard diharapkan mampu membangkitkan semangat tim, meski sang pelatih menegaskan bahwa kerja kolektif, bukan keajaiban, yang akan menentukan nasib mereka di Piala Dunia 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle

Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:38 WIB

Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:32 WIB

Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat

Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026

Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:13 WIB

Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis

Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:34 WIB

Susunan Pemain Skotlandia vs Maroko di Piala Dunia 2026, McTominay dan Hakimi Jadi Andalan

Susunan Pemain Skotlandia vs Maroko di Piala Dunia 2026, McTominay dan Hakimi Jadi Andalan

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:10 WIB

Terkini

Kabar Duka! Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia

Kabar Duka! Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 13:06 WIB

Dari Media Sosial ke AI, Cara Orang Mencari Informasi Mulai Berubah

Dari Media Sosial ke AI, Cara Orang Mencari Informasi Mulai Berubah

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 13:05 WIB

Ulasan Novel Inestable: Belajar Pentingnya Komunikasi dalam Hubungan

Ulasan Novel Inestable: Belajar Pentingnya Komunikasi dalam Hubungan

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 13:00 WIB

Rapat Bareng Pukat UGM, DPR Ingin Cegah Abuse of Power dalam RUU Perampasan Aset

Rapat Bareng Pukat UGM, DPR Ingin Cegah Abuse of Power dalam RUU Perampasan Aset

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:43 WIB

Tak Kapok Masuk Bui, Wanita 34 Tahun Diciduk Edarkan Narkotika di Surabaya

Tak Kapok Masuk Bui, Wanita 34 Tahun Diciduk Edarkan Narkotika di Surabaya

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 12:42 WIB

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:31 WIB

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

The Taming of the Shrew: Ketika Cinta, Kekuasaan, dan Gender Saling Berhadapan

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:30 WIB

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 12:28 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10 Kilometer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:25 WIB

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:20 WIB

×