- Pelatih Emerse Fae menargetkan kemenangan bagi Pantai Gading saat menghadapi Jerman pada laga Grup E Piala Dunia 2026.
- Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Toronto pada Sabtu, 20 Juni 2026 untuk memperebutkan tiket ke babak berikutnya.
- Kemenangan atas Jerman akan mengantarkan Pantai Gading mencatatkan sejarah dua kemenangan beruntun serta memastikan posisi juara grup.
Suara.com - Pelatih Timnas Pantai Gading, Emerse Fae, menegaskan timnya tidak datang untuk sekadar menghadapi Jerman, melainkan memburu kemenangan dan memastikan tiket ke babak berikutnya Piala Dunia 2026.
Pantai Gading akan menghadapi Jerman pada laga Grup E yang berlangsung di Toronto, Sabtu (20/6/2026). Meski berstatus juara Piala Afrika 2023, Pantai Gading tetap dipandang sebagai tim yang tidak diunggulkan dibandingkan juara dunia empat kali tersebut.
Namun, Fae menolak anggapan bahwa timnya hanya datang untuk menyelamatkan harga diri atau menikmati pertandingan melawan salah satu kekuatan besar sepak bola dunia.
"Kami tidak datang untuk menonton Jerman bermain. Kami datang untuk mengalahkan mereka, kami datang untuk meraih tiket ke putaran kedua," kata Fae dikutip dari NST.
"Tetapi yang lebih penting, kami ingin kembali ke markas kami di Philadelphia setelah pertandingan besok bukan hanya dengan enam poin, tetapi juga dengan kepastian bahwa kami akan finis sebagai juara grup," lanjutnya.
Pantai Gading memulai turnamen dengan kemenangan tipis 1-0 atas Ekuador. Gol kemenangan dicetak Amad Diallo pada menit-menit akhir pertandingan.
Jika mampu mengalahkan Jerman, Pantai Gading akan mencatatkan dua kemenangan beruntun pada awal Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Sementara itu, Jerman datang dengan modal yang jauh lebih meyakinkan setelah menghancurkan debutan Curacao dengan skor telak 7-1 pada pertandingan pertama.
Meski demikian, Fae menegaskan tidak ada alasan bagi timnya untuk mengubah identitas permainan yang telah dibangun selama lebih dari dua tahun terakhir.
- Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
Baca Juga
"Kami tumbuh bersama sebagai tim, dan bukan menjelang pertandingan seperti ini kami akan mengubah apa yang sudah menjadi kebiasaan kami," ujar Fae.
"Kami ingin mengendalikan pertandingan, memainkan kekuatan kami, dan berusaha meminimalkan kelemahan yang kami miliki. Tetapi kami mempersiapkan pertandingan melawan Jerman sama seperti kami mempersiapkan pertandingan lainnya," imbuhnya.
Kepercayaan diri Pantai Gading juga didukung catatan pertahanan yang solid. Dalam 10 pertandingan terakhir, mereka berhasil mencatatkan enam clean sheet.
Fae juga menolak anggapan bahwa status nonunggulan akan memberikan tekanan tambahan kepada para pemainnya.
"Kami juga bukan favorit saat menghadapi Ekuador," kata Fae.
"Kami bermain habis-habisan pada pertandingan itu, dan besok kami menghadapi tim yang sangat kuat. Kami tidak ingin memikirkan siapa favoritnya. Yang penting adalah memenangkan pertandingan," imbuhnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan keyakinan tinggi dari kubu Pantai Gading yang ingin melanjutkan momentum positif dan menciptakan kejutan saat menghadapi salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026.
