Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper

Arif Budi

Senin, 22 Juni 2026 | 11:36 WIB
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
Para pemain Timnas Prancis berselebrasi setelah menjebol gawang Senegal di Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
baca 10 detik
  • Timnas Irak akan menghadapi Prancis pada laga lanjutan Piala Dunia 2026 di Stadion Philadelphia, Selasa (23/6/2026).
  • Pelatih Irak, Arnold, mengkhawatirkan kekuatan lini depan Prancis yang dihuni banyak penyerang kelas dunia dan sangat produktif.
  • Irak berupaya tampil maksimal meski mengakui adanya perbedaan kualitas yang besar dengan skuad Prancis di Piala Dunia.

Suara.com - Ngerinya peta kekuatan lini penyerangan skuad Prancis rupanya memicu reaksi menggelitik dari pelatih kepala Irak, Arnold.

Irak akan melawan Prancis dalam lanjutan Piala Dunia 2026 pada Selasa (23/6/2026) di Stadion Philadelphia.

Menatap laga berat ini, pelatih Irak sempat berkelakar dengan menanyakan apakah timnya diperbolehkan untuk memasang tiga penjaga gawang sekaligus di bawah mistar gawang demi meredam agresivitas gol Les Blues.

Kekhawatiran kubu Irak terbilang sangat rasional mengingat kedalaman skuad Les Bleus yang sangat mengerikan di lini depan.

Prancis tidak hanya bertumpu pada ketajaman Kylian Mbappe semata, melainkan juga dihuni oleh trisula mematikan milik PSG, yakni Ousmane Dembele, Bradley Barcola, dan Desire Doue.

Kekuatan menyerang mereka kian komplit dengan kehadiran barisan penyerang top lainnya seperti Michael Olise, Marcus Thuram, hingga Jean-Philippe Mateta.

Ketajaman amunisi baru ini sudah terbukti nyata pada laga pembuka kontra Senegal, di mana Olise sukses menyumbang satu assist dan Barcola menyumbang satu gol dalam kemenangan Prancis.

Graham Arnold usai membawa Irak melaju ke play-off Piala Dunia 2026. (Dok. Irak FA)
Graham Arnold usai membawa Irak melaju ke play-off Piala Dunia 2026. (Dok. Irak FA)

Di lain pihak, langkah awal Irak di putaran final Piala Dunia 2026 tidak berjalan mulus setelah mereka dipaksa menelan kekalahan telak 1-4 dari Norwegia pada laga perdana.

Pengalaman buruk kontra Norwegia tersebut diakui membuat mentalitas bertanding anak asuhnya sedikit jeri saat harus menantang kekuatan sang raksasa dunia, Prancis.

baca juga

Demi mencegah gawangnya dihujani gol oleh para penyerang kelas dunia Prancis, Arnold sempat terpikir untuk menumpuk tiga kiper sekaligus di dalam kotak penalti.

"Saya bertanya apakah kami bisa memainkan 3 kiper, tetapi saya diberi tahu tidak bisa," kata Arnold seperti dinukil dari L'Equipe.

Arsitek taktik yang pernah membawa Irak menundukkan Timnas Indonesia dengan skor tipis 1-0 pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia tersebut secara ksatria mengakui adanya jurang perbedaan kelas yang sangat lebar antara tim asuhannya dengan Prancis.

Kendati demikian, pelatih berusia 62 tahun ini meminta anak asuhnya untuk tidak minder dan tetap fokus menyuguhkan penampilan terbaik demi menunjukkan kemampuan mereka di atas lapangan.

"Menghadapi Prancis adalah sebuah kesempatan yang luar biasa bagi Irak. Para pemain saya mungkin belum pernah menghadapi lawan dengan kaliber seperti ini," lanjut pelatih berusia 62 tahun itu.

"Tetapi, kami akan datang ke pertandingan dengan fokus pada diri sendiri. Kami tidak bisa mengontrol performa Prancis, tetapi dapat mengendalikan penampilan kami sendiri."

"Saya ingin agar para pemain saya siap menunjukkan kepada dunia apa yang bisa mereka lakukan di atas lapangan," bebernya.

Pertemuan taktis kontra Didier Deschamps sebenarnya bukanlah pengalaman baru bagi Arnold.

Saat masih menakhodai Australia pada putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar lalu, ia juga sempat berhadapan dengan Prancis besutan Deschamps, meski kala itu harus rela menelan kekalahan telak dengan skor akhir 1-4.

Menatap duel ini, Arnold melayangkan pujian tinggi terhadap kestabilan dan keharmonisan skuad yang berhasil dibangun oleh Deschamps di Prancis.

"Deschamps adalah pelatih yang luar biasa. Dia telah melakukan pekerjaan yang sangat bagus," jelas Arnold

"Anda bisa melihat bahwa para pemain Prancis menyukainya. Kondisi ini pastinya akan memotivasi mereka untuk meraih sesuatu untuk Piala Dunia terakhir bagi Deschamps," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026

Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 10:48 WIB

Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang

Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 10:38 WIB

Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026

Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 10:31 WIB

Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti

Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 10:26 WIB

Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia

Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 10:23 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×