-
Lamine Yamal mencetak gol perdananya di Piala Dunia saat Spanyol mencukur Arab Saudi 4-0.
-
Pelatih Luis de la Fuente menegaskan kondisi kebugaran Yamal kini sudah pulih sepenuhnya.
-
Kemenangan besar ini menjadi pembuktian Spanyol setelah sempat dikritik habis-habisan oleh publik.
Suara.com - Bintang muda Lamine Yamal langsung menggebrak panggung Piala Dunia 2026 lewat gol emosionalnya di Stadion Mercedes-Benz. Pemain berusia 18 tahun tersebut sukses membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk bersinar di turnamen terakbar.
Pelatih Luis de la Fuente memberikan kepercayaan besar dengan memasangnya sejak menit pertama dalam laga krusial ini. Kepercayaan itu dibayar tuntas lewat gol pembuka yang dicetak Yamal hanya dalam waktu 10 menit.
Aksi gemilang ini sekaligus menjadi pembuktian bagi Timnas Spanyol setelah sebelumnya tampil mandul saat melawan Tanjung Verde. Kemenangan telak atas Arab Saudi mempertegas kesiapan La Roja sebagai calon kuat juara.
![Spanyol Krisis Striker Jelang Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Putar Otak. [Dok. IG defun1]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/11/96812-luis-de-la-fuente.jpg)
"Sangat spesial," kata Yamal, yang golnya membuat dia menjadi pencetak gol termuda kedelapan dalam sejarah Piala Dunia pria, kepada DAZN.
"Saya selalu bermimpi berada di Piala Dunia dan bisa mencetak gol dalam starter pertama saya adalah sebuah mimpi. Saya menonton Piala Dunia terakhir di kelas di sekolah. Berada di sini sangat menyenangkan. Saya sangat bangga untuk ibu saya dan keluarga saya."
Sebelumnya, Yamal hanya bermain selama 19 menit pada laga pembuka akibat proses pemulihan cedera hamstring. Namun, penampilannya kali ini membuktikan bahwa ia telah kembali ke level performa terbaiknya.
![Spanyol tampil luar biasa saat menghancurkan Arab Saudi dengan skor telak 4-0 dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta, Amerika Serikat, Senin (22/6/2026) dinihari WIB. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/22/43258-lamine-yamal.jpg)
Meskipun ditarik keluar saat turun minum, De la Fuente menegaskan keputusan tersebut murni bagian dari strategi. Kondisi kebugaran sang penyerang Barcelona dipastikan tidak mengalami masalah berarti.
"Dia akan bermain lebih lama, tetapi mengingat hasil dan pertandingan sudah terkendali, kami menganggap kontribusinya sudah cukup," kata De la Fuente kepada wartawan.
"Pertandingan berikutnya kami bisa memainkannya secara penuh. Dia telah kembali dan dia bugar."
"Saya memiliki hubungan yang sangat baik [dengan De la Fuente]; ada kepercayaan penuh. Dia bertanya bagaimana keadaan saya dan bagaimana perasaan saya, dan saya katakan kepadanya bahwa saya siap bermain -- saya di sini untuk Spanyol dan akan selalu memberikan 100 persen," kata Yamal ke TVE.
Sebelum pesta gol ini, Spanyol sempat dihujani kritik tajam akibat performa buruk di laga pertama. Publik mengecam ketidakmampuan lini serang mereka membongkar pertahanan Tanjung Verde yang peringkatnya jauh di bawah.
Namun, ketajaman Mikel Oyarzabal yang mencetak 2 gol menjadi jawaban telak atas semua keraguan. Spanyol tampil dominan dan tidak memberikan ruang bagi Arab Saudi untuk mengembangkan permainan.
De la Fuente menyebut bahwa kritik negatif yang berlebihan justru memicu amarah positif di dalam tim. Ia merasa skuad mudanya tidak layak diragukan hanya karena 1 hasil imbang.
"Ketika saya mengatakan mereka bersemangat, saya berbicara tentang reaksi alami," kata De la Fuente, yang memimpin Spanyol meraih gelar Euro 2024.
"Harga diri mereka terluka. Komentar yang mereka dengar membuat mereka bereaksi dan itu bagus. Ketika pekerjaan Anda dipertanyakan, jika Anda memiliki keberanian, Anda selalu bereaksi dan mencoba menanggapi kritik tersebut."
