- Cristiano Ronaldo mencetak dua gol saat membawa Portugal menang telak 5-0 atas Uzbekistan pada Rabu, 24 Juni 2026.
- Ronaldo memecahkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak Portugal dan pemain pertama yang mencetak gol di enam Piala Dunia.
- Kemenangan tersebut membawa Portugal memimpin Grup K dan membuka peluang besar untuk melaju ke fase gugur turnamen.
Suara.com - Cristiano Ronaldo akhirnya angkat bicara setelah sempat dihujani kritik di awal Piala Dunia 2026.
Cristiano Ronaldo tampil gemilang dengan mencetak dua gol dalam kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan, Rabu (24/6) dinihari WIB.
Ronaldo mengakui dirinya sempat melalui masa sulit usai hasil imbang melawan Republik Demokratik Kongo di laga pembuka.
Cristiano Ronaldo bahkan merasa seolah kariernya telah berakhir akibat tekanan yang datang.
“Satu minggu yang sulit, minggu yang gelap. Seperti saya sudah pensiun dari sepak bola,” ujar Ronaldo usai pertandingan seperti dinukil dari O Globo.
![Dua gol yang dicetak ke gawang Uzbekistan membuat Cristiano Ronaldo resmi menjadi pencetak gol terbanyak Portugal di ajang Piala Dunia. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/24/34899-cristiano-ronaldo.jpg)
“Tapi saya bertahan, seperti biasa, karena saya percaya pada kerja keras.”
Penampilan impresif ini menjadi jawaban atas keraguan publik.
Dua gol tersebut tak hanya membantu kemenangan tim, tetapi juga mengantar Ronaldo mencetak rekor sebagai pemain pertama yang mencetak gol di enam edisi Piala Dunia.
Selain itu, ia kini mengoleksi 10 gol di Piala Dunia dan resmi melampaui legenda Eusebio sebagai top skor Portugal sepanjang sejarah.
Namun bagi Ronaldo, pencapaian pribadi bukanlah prioritas utama.
“Saya sangat senang, tapi yang terpenting adalah kerja tim dan kepercayaan kami. Kami banyak dikritik, tapi kami merespons dengan baik,” katanya.
“Rekor itu indah, tapi tujuan saya adalah membantu tim melangkah jauh (juara Piala Dunia 2026)," tegasnya.
Kemenangan ini membawa Portugal memimpin Grup K dengan empat poin.
Portugal kini hanya selangkah lagi menuju fase gugur, dengan laga penentuan melawan Kolombia menanti di pertandingan berikutnya.
