- Timnas Indonesia dipastikan absen dari cabang sepak bola putra pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
- Absennya Indonesia disebabkan oleh regulasi baru AINAGOC dan AFC yang membatasi peserta berdasarkan kualifikasi Piala Asia.
- Skuad Garuda gagal tampil karena tidak lolos ke putaran final Piala Asia U-23 yang menjadi syarat utama.
Suara.com - Perjalanan Timnas Indonesia di ajang multi-cabang terbesar se-Asia harus terhenti. Skuad Garuda dipastikan absen dari cabang sepak bola putra Asian Games 2026.
Keputusan ini menjadi yang pertama dalam 16 tahun terakhir. Sebelumnya, Indonesia terakhir kali absen pada edisi 2010 di China.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengonfirmasi bahwa ketidakhadiran Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, murni disebabkan regulasi baru dari penyelenggara.
Asian Games 2026 sendiri akan digelar pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 dengan mempertandingkan berbagai cabang olahraga bergengsi.
"Tidak (sepak bola Indonesia tidak bertanding di Asian Games 2026). Kan, dari aturan Asian Games dan AFC sudah ada keputusan seperti itu," ujar Erick Thohir dikutip dari Antara.
Regulasi Ketat AINAGOC dan AFC Jadi Penentu
Penyebab utama absennya Indonesia adalah pengurangan kuota peserta cabang sepak bola putra yang kini hanya dibatasi 16 tim nasional terbaik.
Berdasarkan keputusan panitia Asian Games 2026 (AINAGOC) yang disetujui Komite Olimpiade Asia (OCA) dan AFC, slot tersebut diberikan kepada tim yang lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Dengan aturan tersebut, hanya negara yang berhasil menembus fase akhir kualifikasi yang berhak tampil di Asian Games edisi ke-20 ini.
Sayangnya, Timnas Indonesia U-23 harus terhenti lebih awal di babak kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Hasil itu otomatis menutup peluang Garuda Muda tampil di Jepang.
Upaya Diplomasi yang Tidak Berbuah Hasil
Erick Thohir menegaskan pemerintah telah menerima keputusan tersebut dan wajib mematuhi regulasi yang berlaku di level Asia.
Ia juga menyebut tidak ada jalur undangan khusus atau mekanisme tambahan di luar sistem kualifikasi resmi.
"(Jadi Timnas Indonesia tidak ikut Asian Games 2026) Karena aturan," tegas Erick Thohir.
Sebelumnya, Indonesia melalui Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) sempat melakukan upaya diplomasi dan melayangkan keberatan atas kebijakan pembatasan kuota tersebut.
