- Timnas Indonesia dipastikan absen dari cabang sepak bola putra pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
- Absennya Indonesia disebabkan oleh regulasi baru AINAGOC dan AFC yang membatasi peserta berdasarkan kualifikasi Piala Asia.
- Skuad Garuda gagal tampil karena tidak lolos ke putaran final Piala Asia U-23 yang menjadi syarat utama.
Namun, AINAGOC tetap pada keputusan awal dengan alasan efisiensi dan standar kompetisi.
Absennya Indonesia Jadi Pukulan untuk Regenerasi
Keputusan ini membuat harapan publik untuk melihat Garuda Muda di Asian Games 2026 harus kembali tertunda.
Padahal, Indonesia termasuk salah satu peserta aktif dengan total 11 kali keikutsertaan di cabang sepak bola Asian Games.
Catatan terbaik Indonesia terjadi pada 1958 ketika berhasil meraih medali perunggu.
Dalam beberapa edisi terakhir, Timnas Indonesia U-23 kerap tampil kompetitif dan mampu memberi perlawanan kepada tim-tim kuat Asia seperti Jepang dan Korea Selatan.
Kini, fokus PSSI dan pemerintah akan dialihkan ke ajang internasional lainnya untuk memperkuat program regenerasi pemain.
Kegagalan ini diharapkan menjadi evaluasi penting dalam menghadapi sistem kualifikasi dan regulasi turnamen di masa mendatang.
Masyarakat Indonesia pun harus kembali bersabar menunggu kesempatan berikutnya bagi Garuda Muda untuk tampil di panggung Asian Games.
