Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 24 Juni 2026 | 18:39 WIB
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
Momen Harry Kane memperlambat awalan larinya sesaat sebelum menendang penalti melawan Kroasia. [SBS]
baca 10 detik
  • FIFA mengusulkan penyederhanaan prosedur adu penalti melalui penghapusan satu lemparan koin sebelum fase gugur Piala Dunia 2026.
  • Pemenang lemparan koin tunggal nantinya berhak memilih untuk menendang pertama kali atau menentukan sisi gawang pertandingan.
  • Keputusan IFAB mengenai perubahan regulasi tersebut akan segera ditetapkan sebelum babak gugur dimulai pada 29 Juni 2026.

Suara.com - FIFA dikabarkan tengah menyiapkan perubahan penting terhadap aturan adu penalti menjelang dimulainya fase gugur Piala Dunia 2026. Jika disetujui, regulasi baru tersebut berpotensi mengubah prosedur yang selama ini digunakan dalam salah satu momen paling menegangkan di sepak bola.

Babak knockout Piala Dunia 2026 akan mulai bergulir pada Senin (29/6/2026) dini hari WIB. Karena itu, keputusan terkait usulan perubahan aturan harus segera ditetapkan sebelum pertandingan fase gugur berlangsung.

Perubahan ini menjadi sorotan karena adu penalti kerap menjadi penentu nasib tim-tim besar di Piala Dunia. Pada edisi 2022 di Qatar, misalnya, Argentina berhasil mengangkat trofi juara setelah mengalahkan Prancis melalui drama adu penalti di partai final.

Tim Tango juga sempat melewati babak tos-tosan saat menyingkirkan Belanda di perempat final. Fakta tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran adu penalti dalam menentukan perjalanan sebuah tim di turnamen sepak bola terbesar di dunia.

FIFA Ingin Sederhanakan Prosedur Adu Penalti

Relawan membawa logo FIFA menjelang pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar antara Argentina vs Australia di Stadion Ahmad Bin Ali di Al-Rayyan, barat Doha pada 3 Desember 2022.Kirill KUDRYAVTSEV / AFP
Relawan membawa logo FIFA menjelang pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar antara Argentina vs Australia di Stadion Ahmad Bin Ali di Al-Rayyan, barat Doha pada 3 Desember 2022.Kirill KUDRYAVTSEV / AFP

Menurut laporan The Times, FIFA telah mengajukan proposal kepada International Football Association Board (IFAB) untuk mengubah mekanisme lempar koin sebelum adu penalti dimulai.

Saat ini terdapat dua kali lempar koin sebelum babak adu penalti berlangsung. Lemparan pertama digunakan untuk menentukan gawang tempat adu penalti digelar, sementara lemparan kedua menentukan tim yang berhak menendang lebih dulu.

FIFA ingin menyederhanakan prosedur tersebut dengan menghapus satu dari dua lemparan koin yang selama ini berlaku.

Jika proposal itu disetujui, hanya akan ada satu kali lempar koin. Tim yang memenangkan undian nantinya memiliki hak memilih apakah ingin menjadi penendang pertama atau menentukan sisi gawang yang akan digunakan untuk adu penalti.

baca juga

Dengan sistem baru tersebut, satu lemparan koin akan menentukan dua aspek penting sekaligus sebelum adu penalti dimulai.

FIFA menilai langkah ini dapat membuat proses persiapan adu penalti menjadi lebih praktis dan efisien tanpa mengurangi unsur kompetitif yang ada di dalamnya.

Bisa Berdampak pada Strategi dan Mental Pemain

Sementara itu, mekanisme adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang tetap tidak mengalami perubahan. Kedua tim akan mendapatkan lima kesempatan menendang dari titik putih untuk menentukan pemenang.

Apabila skor masih sama setelah lima penendang pertama dari masing-masing tim menyelesaikan tugasnya, pertandingan akan dilanjutkan ke fase sudden death hingga salah satu tim unggul.

Meski terlihat sederhana, perubahan ini berpotensi memberikan dampak yang cukup besar. Pasalnya, banyak pelatih dan pemain meyakini bahwa hak menentukan urutan menendang atau memilih sisi gawang dapat memberikan keuntungan psikologis yang signifikan dalam adu penalti.

Tim yang menendang lebih dulu kerap dianggap memiliki tekanan yang berbeda dibandingkan tim yang menendang belakangan. Sementara itu, pemilihan sisi gawang juga dapat dipengaruhi oleh kondisi lapangan, dukungan suporter, hingga faktor konsentrasi pemain.

Kini publik sepak bola dunia menantikan keputusan IFAB. Jika mendapat persetujuan, regulasi baru tersebut berpotensi langsung diterapkan pada fase gugur Piala Dunia 2026 yang tinggal menghitung hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris

Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:57 WIB

Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi

Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:42 WIB

Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?

Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:34 WIB

Prediksi Skor Norwegia vs Prancis: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Norwegia vs Prancis: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:25 WIB

Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026

Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:15 WIB

Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps

Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:40 WIB

Terkini

Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman

Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:31 WIB

Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026

Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:15 WIB

Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris

Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:57 WIB

Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi

Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:42 WIB

Prediksi Skor Norwegia vs Prancis: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Norwegia vs Prancis: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:25 WIB

Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps

Jude Bellingham Lampaui Rekor Wayne Rooney, Jadi Pemain Inggris Termuda Capai 50 Caps

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:40 WIB

Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown

Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:29 WIB

Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!

Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:23 WIB

Alfeandra Dewangga Resmi Tinggalkan Persib, Ungkap Alasan Berat di Balik Keputusannya

Alfeandra Dewangga Resmi Tinggalkan Persib, Ungkap Alasan Berat di Balik Keputusannya

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:36 WIB

Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026

Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:33 WIB