Jerman Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 usai Kalah Penalti Melawan Paraguay

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:53 WIB
Jerman Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 usai Kalah Penalti Melawan Paraguay
Timnas Jerman tampil di Euro 2024. [Tobias SCHWARZ / AFP]
baca 10 detik
  • Jerman tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dari Paraguay.

  • Pertandingan berakhir imbang 1-1 sebelum Paraguay menang 5-4 di babak tos-tosan.

  • Gol Kai Havertz tidak mampu menyelamatkan Jerman dari kegagalan tragis eksekutor penalti.

Suara.com - Timnas Jerman resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah dramatis lewat adu penalti melawan Paraguay. Kegagalan ini mengubur mimpi Die Nationalelf untuk melangkah lebih jauh di turnamen akbar tersebut.

Kekalahan mengejutkan ini memperlihatkan rapuhnya mentalitas algojo penalti Jerman di bawah tekanan raksasa Amerika Selatan. Gillette Stadium menjadi saksi bisu runtuhnya dominasi Eropa oleh taktik defensif yang solid.

Paraguay berhasil mengeksploitasi kelengahan lini belakang Jerman lewat skema serangan balik yang sangat rapi. Kedisiplinan tinggi menjadi kunci sukses skuad asuhan Gustavo Alfaro mematahkan dominasi permainan lawan.

Timnas Jerman dipastikan lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026. (Instagram/@dfb_team)
Timnas Jerman dipastikan lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026. (Instagram/@dfb_team)

Pertandingan sengit yang berlangsung di Foxborough ini berakhir dengan skor imbang 1-1 sepanjang 120 menit. Hasil tersebut memaksa pemenang ditentukan melalui drama tos-tosan yang menegangkan.

Paraguay langsung mengejutkan lini belakang Jerman sejak menit awal melalui sundulan berbahaya Junior Alonso. Beruntung bagi skuad Julian Nagelsmann, peluang emas dari sepak pojok tersebut gagal berbuah gol.

Jerman sebenarnya sempat mengambil alih kendali permainan setelah tekanan awal dari sang lawan. Namun, aliran bola menuju kotak penalti Paraguay selalu patah akibat benteng pertahanan yang rapat.

Hingga menit ke-20, barisan belakang La Albirroja tampil sangat disiplin menghalau setiap gempuran. Jerman terlihat frustrasi karena berbagai variasi serangan mereka terus menemui jalan buntu.

Umpan silang yang menjadi andalan lini serang Die Nationalelf juga mudah diantisipasi bek lawan. Alih-alih mencetak gol, gawang Manuel Neuer justru kebobolan lebih dulu pada menit ke-42.

Julio Enciso sukses merobek gawang Jerman memanfaatkan kelengahan penjagaan di masa krusial babak pertama. Skor 1-0 untuk keunggulan Paraguay bertahan hingga turun minum.

baca juga

Memasuki babak kedua, Jerman langsung meningkatkan intensitas serangan guna mengejar ketertinggalan skor. Hasilnya terlihat pada menit ke-54 saat Kai Havertz berhasil memecah kebuntuan.

Bintang Arsenal tersebut mencetak gol penyeimbang lewat sundulan akurat setelah menerima umpan Florian Wirtz. Gol ini sempat membangkitkan asa juara dunia empat kali itu untuk membalikkan keadaan.

Havertz nyaris mencetak gol kedua pada menit ke-77 melalui skema bola udara yang serupa. Sayangnya, refleks gemilang kiper Orlando Gill menggagalkan peluang emas tersebut.

Pertandingan terpaksa berlanjut ke babak tambahan waktu setelah skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang. Jerman sempat bersorak di menit ke-102 berkat gol sundulan Jonathan Tah.

Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah peninjauan VAR mendeteksi pelanggaran Waldemar Anton terhadap kiper lawan. Pembatalan gol ini memukul mental bertanding anak-anak asuh Nagelsmann.

Tanpa adanya gol tambahan di sisa waktu, pemenang wajib ditentukan melalui babak adu penalti. Pada fase ini, petaka sesungguhnya bagi tim panser Jerman dimulai.

Kai Havertz yang menjadi penendang pertama justru gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna. Paraguay langsung memimpin setelah Mauricio sukses mengecoh penjaga gawang Jerman.

Eksekusi Joshua Kimmich dan Jamal Musiala sempat memperpanjang napas Jerman dengan menyamakan kedudukan. Namun, kegagalan beruntun dari Woltemade dan Jonathan Tah menghancurkan harapan mereka.

Meskipun Antonio Sanabria dan Fabian Balbuena dari Paraguay sempat gagal, Jerman tidak mampu memanfaatkan momentum. Jose Canale akhirnya memastikan kemenangan Paraguay dengan skor penalti 5-4.

Kemenangan dramatis ini mengantarkan Paraguay melenggang mulus ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Sementara itu, Jerman harus pulang lebih awal dengan evaluasi besar-besaran.

Pertemuan kedua tim di Gillette Stadium ini menjadi catatan kelam bagi sejarah sepak bola Jerman. Kegagalan mengonversi dominasi menjadi gol menjadi rapor merah utama bagi taktik Nagelsmann.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hajime Moriyasu Terpukul Jepang Angkat Koper Lebih Cepat Usai Dipermalukan Brasil

Hajime Moriyasu Terpukul Jepang Angkat Koper Lebih Cepat Usai Dipermalukan Brasil

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:46 WIB

Taktik Sabar Carlo Ancelotti Bawa Brasil Comeback Dramatis Atas Jepang

Taktik Sabar Carlo Ancelotti Bawa Brasil Comeback Dramatis Atas Jepang

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:37 WIB

Hasil Piala Dunia 2026, Casemiro Ungkap Sebab Bangkitnya Brasil Hingga Singkirkan Jepang

Hasil Piala Dunia 2026, Casemiro Ungkap Sebab Bangkitnya Brasil Hingga Singkirkan Jepang

Bola | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:28 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×