Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Ronald Seger Prabowo, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
Diskusi Water Break PSSI Pers bertajuk "ASEAN HYUNDAI CUP 2026: Menjemput Gelar Pertama Indonesia" yang digelar di N Brand Experience Center, SCBD, Jakarta, Jumat (3/7/2026). (suara.com/Adie Prasetyo).
baca 10 detik
  • Timnas Indonesia menargetkan gelar juara pertama pada turnamen ASEAN Hyundai Cup 2026 mendatang di kawasan Asia Tenggara.
  • Ketua BTN Sumardji menyatakan persiapan matang dimulai dengan pemusatan latihan di Bali pada tanggal 5 Juli 2026.
  • Sebanyak 46 pemain akan diseleksi pelatih John Herdman guna memperkuat skuad untuk mewujudkan ambisi sejarah bagi Indonesia.

Suara.com - Target besar diusung Timnas Indonesia menjelang ASEAN Hyundai Cup 2026 alias Piala AFF.

Seluruh elemen, mulai dari federasi, pemain hingga pengamat sepak bola, kompak menyuarakan optimisme agar Skuad Garuda akhirnya mampu mengakhiri penantian panjang dengan meraih gelar Piala AFF senior pertama dalam sejarah.

Semangat itu mengemuka dalam forum diskusi Water Break PSSI Pers bertajuk "ASEAN HYUNDAI CUP 2026: Menjemput Gelar Pertama Indonesia" yang digelar di N Brand Experience Center, SCBD, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Forum tersebut menjadi ajang menyamakan visi sekaligus membahas kesiapan Timnas Indonesia menghadapi ASEAN Hyundai Cup 2026, mulai dari persiapan teknis hingga target yang ingin dicapai.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan seluruh persiapan menuju turnamen sudah disusun secara matang. Mulai dari agenda pemusatan latihan, proses seleksi pemain, hingga pemenuhan kebutuhan tim selama menjalani persiapan.

"Sampai saat ini negara kita belum pernah merasakan indahnya euforia menjadi juara Piala AFF di level senior. Karena itu, menurut saya momentum tahun 2026 ini sangat tepat," kata Sumardji.

Ia menjelaskan pemusatan latihan akan dimulai di Bali pada 5 Juli 2026.

Sebanyak sekitar 46 pemain masuk dalam radar tim pelatih sebelum nantinya disaring menjadi sekitar 24 hingga 26 nama terbaik berdasarkan evaluasi tim kepelatihan yang dipimpin John Herdman.

Menurut Sumardji, keberhasilan di Piala AFF tak hanya bergantung pada kemampuan teknik pemain, tetapi juga kesiapan fisik dan mental selama menjalani turnamen.

baca juga

"Saya optimistis pada Piala AFF 2026 nanti kita bisa meraih apa yang menjadi cita-cita, keinginan, dan harapan seluruh masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Optimisme serupa juga disampaikan kiper Timnas Indonesia, Cahya Supriadi. Ia menegaskan seluruh pemain memahami target besar yang telah dicanangkan dan siap bekerja keras mengikuti seluruh program latihan dari tim pelatih.

"Kami bertekad untuk meraih gelar juara. Karena itu, kami akan menjalani seluruh program latihan yang sudah disiapkan oleh coach John dan berusaha melaksanakan setiap menu latihan dengan maksimal," tutur Cahya.

Cahya juga mengenang momen yang membuatnya semakin termotivasi membela Timnas Indonesia. Saat kecil, ia mengidolakan Markus Horison ketika tampil di Piala AFF 2010.

"Saat Piala AFF 2010 saya mengidolakan Markus Horison. Bahkan saya sangat ingin membeli jersey kiper yang bermotif polkadot tapi belum kesampaian. Tapi alhamdulillah sekarang saya justru bisa memakai jersey timnas secara langsung," ucapnya.

Sementara itu, gelandang Timnas Indonesia Rayhan Hannan mengungkapkan bahwa John Herdman sudah menanamkan target juara sejak awal menyusun roadmap perjalanan Skuad Garuda.

"Targetnya adalah menjadi juara Piala AFF, kemudian melanjutkannya di FIFA ASEAN Cup, dan selanjutnya mencapai target di Piala Asia. Roadmap tersebut secara tidak langsung memberikan motivasi yang lebih besar kepada seluruh pemain," tegas Hannan.

Pemain Persija Jakarta tersebut juga mengaku bersyukur kini dapat bermain bersama para senior yang dulu hanya bisa ia saksikan dari layar televisi. Ia masih mengingat aksi Andik Vermansah di Piala AFF 2016, serta Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri saat Piala AFF 2022 digelar di Indonesia.

"Saat itu saya berpikir, semoga suatu hari nanti saya bisa bermain bersama mereka, alhamdulillah sekarang impian itu terwujud," imbuhnya.

Di sisi lain, pengamat sepak bola Marco Tampubolon menilai Piala AFF tetap memiliki arti penting bagi perkembangan sepak bola Indonesia. Status Timnas Indonesia yang enam kali menjadi finalis tanpa pernah menjadi juara justru membuat trofi tersebut semakin bernilai.

"Sebuah tim nasional pada akhirnya akan dinilai dari trofi yang berhasil diraih. Apa pun turnamen yang diikuti akan menjadi bagian dari sejarah sebuah tim nasional. Semoga pada 2026 ini Indonesia akhirnya bisa meraih gelar Piala AFF pertama yang sudah lama kita nantikan," ucap Marco.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara

Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:02 WIB

Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija

Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:04 WIB

PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi

PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:33 WIB

Terkini

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:39 WIB

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?

Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo

Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:54 WIB

×