Apa Kontribusi Lamine Yamal di Piala Dunia 2026?

Ruth Meliana

Senin, 20 Juli 2026 | 11:00 WIB
Apa Kontribusi Lamine Yamal di Piala Dunia 2026?
Lamine Yamal di Piala Dunia 2026 (Instagram.com/sefutbol)
baca 10 detik
  • Lamine Yamal mengantarkan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina di partai final turnamen tersebut.
  • Pemain berusia 19 tahun ini mencetak rekor dribble terbanyak dan menjadi pemain termuda yang memenangkan gelar juara dunia.
  • Kontribusi strategis Yamal dalam menciptakan ruang bagi rekan setim menjadikannya pilar kunci kesuksesan Spanyol sepanjang turnamen berlangsung.

Suara.com - Lamine Yamal, bintang muda Barcelona yang baru berusia 19 tahun, menjadi salah satu sorotan utama di Piala Dunia 2026. Meski statistik gol dan assist-nya tidak terlalu mencolok, hanya 1 gol dan tanpa assist sepanjang turnamen, kontribusinya jauh melampaui angka-angka tersebut.

Yamal memimpin Spanyol meraih gelar juara dunia kedua mereka, mengalahkan Argentina di final melalui gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktu.

Sebagai pemain termuda yang pernah memenangkan UEFA Euro dan FIFA World Cup, Yamal membuktikan dirinya sebagai talenta luar biasa. Ia datang ke turnamen dengan kondisi hamstring yang masih pulih, sehingga mulai dari bangku cadangan.

Penampilan pertamanya sebagai starter di grup melawan Arab Saudi langsung gemilang. Ia mencetak gol pembuka pada menit ke-10 dalam kemenangan 4-0 Spanyol.

Sepanjang turnamen, Yamal mencatatkan 22 dribble sukses, 6 peluang diciptakan, 38 duel dimenangkan, 11 kontribusi defensif, dan 23 recoveries.

Rata-rata ratingnya mencapai 7.4, menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh di skuad La Roja. Ia juga memecahkan rekor dribble terbanyak di turnamen ini (30 dribble), mengungguli nama-nama besar seperti Kylian Mbappé (24) dan Vinicius Jr (23).

Dampak di Luar Angka Gol

Banyak yang sempat bertanya-tanya apakah Yamal “mengecewakan” karena minim gol. Namun, analisis mendalam menunjukkan sebaliknya. Pertahanan lawan sering membangun strategi khusus untuk menjaganya.

Beberapa bek lawan seperti Sanabria (Uruguay), De Cuyper (Belgia), dan Digne (Prancis) bahkan diganti karena kesulitan menghadapi kecepatan dan dribbling-nya.

Di semifinal melawan Prancis, Yamal mendominasi dengan 2 gol, 83% akurasi umpan, 3 peluang diciptakan, dan memenangkan penalti. Ia juga menciptakan ruang bagi rekan setim seperti Pedri, Dani Olmo, dan Ferran Torres.

baca juga

Kontribusi defensifnya tidak kalah penting: 6 recoveries dan 5 tackle di beberapa laga penting.

Di final melawan Argentina, Yamal tetap menjadi ancaman konstan meski Messi bermain luar biasa. Spanyol tampil disiplin dan mengandalkan transisi cepat yang sering dimulai dari aksi Yamal di sayap kanan.

Kemenangan 1-0 di perpanjangan waktu menandai puncak perjalanan Spanyol, dan Yamal kini menjadi juara dunia termuda kedua setelah legenda-legenda seperti Pelé.

Perjalanan Menuju Puncak Piala Dunia 2026

Lamine Yamal sudah menunjukkan kelas dunia sejak Euro 2024, di mana ia menjadi pemain muda berprestasi. Di level klub, musim 2025/2026 ia mencatatkan puluhan gol dan assist untuk Barcelona.

Di Piala Dunia 2026, meski mulai pelan karena cedera, ia tumbuh bersama tim. Spanyol lolos dari grup dengan dominan, kecuali hasil imbang 0-0 melawan Cape Verde, lalu menaklukkan lawan-lawan kuat seperti Austria, Portugal, Belgia, dan Prancis.

Pelatih Spanyol memanfaatkan Yamal bukan hanya sebagai pencetak gol, tapi sebagai magnet pertahanan lawan. Kemampuannya menarik dua hingga tiga bek membuat rekan-rekannya mendapat ruang lebih luas. Ini mirip dengan peran Lionel Messi di masa jayanya, di mana kontribusi keseluruhan sering lebih berharga daripada statistik pribadi.

Kemenangan ini membuat Yamal menjadi favorit utama Ballon d’Or 2026. Dengan usia baru 19 tahun, ia sudah memiliki gelar Euro, La Liga, Supercopa, dan World Cup. Prestasi ini jarang terjadi bahkan bagi pemain sekaliber Messi atau Ronaldo di usia muda.

Secara keseluruhan, kontribusi Lamine Yamal di Piala Dunia 2026 adalah contoh sempurna bahwa sepak bola bukan hanya soal gol. Dribbling mematikan, visi permainan, kerja keras defensif, dan kemampuan menciptakan kekacauan di pertahanan lawan membuatnya menjadi salah satu pilar utama juara dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Donald Trump Tolak Turun Panggung Saat Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026

Momen Donald Trump Tolak Turun Panggung Saat Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 09:29 WIB

Berapa Kali Spanyol Juara Piala Dunia? Ini Statistik dan Rekor Sejarahnya

Berapa Kali Spanyol Juara Piala Dunia? Ini Statistik dan Rekor Sejarahnya

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 09:23 WIB

Siapa Pemain Terbaik Piala Dunia 2026? Ini Alasannya

Siapa Pemain Terbaik Piala Dunia 2026? Ini Alasannya

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 09:05 WIB

Terkini

Beredar Video Nusron Wahid Ditangkap, KPK: Bukan Jemput Paksa

Beredar Video Nusron Wahid Ditangkap, KPK: Bukan Jemput Paksa

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:40 WIB

6 Tahun Berjuang, Korban KSP Indosurya Sedikit Bernafas Lega Usai Terima Pencairan Dana Pertama

6 Tahun Berjuang, Korban KSP Indosurya Sedikit Bernafas Lega Usai Terima Pencairan Dana Pertama

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Infrastruktur Berkembang, Apa yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Lokasi Rumah?

Infrastruktur Berkembang, Apa yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Lokasi Rumah?

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Tuntut Evaluasi Makan Bergizi Gratis dan Karhutla, Demo Mahasiswa di Tugu Kartasura Nyaris Ricuh

Tuntut Evaluasi Makan Bergizi Gratis dan Karhutla, Demo Mahasiswa di Tugu Kartasura Nyaris Ricuh

Surakarta | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:30 WIB

'Yang Penting Tanam Dulu': Strategi Rudy Susmanto Sukses Hijaukan 220 Hektare Lahan Bogor

'Yang Penting Tanam Dulu': Strategi Rudy Susmanto Sukses Hijaukan 220 Hektare Lahan Bogor

Bogor | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Bioskop Lokal Jadi Pintu Masuk Inklusi Keuangan Digital, Kesenjangan Desa-Kota Masih Terlihat

Bioskop Lokal Jadi Pintu Masuk Inklusi Keuangan Digital, Kesenjangan Desa-Kota Masih Terlihat

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Ada Sampah Covid-19 di TPST Abu & Co, Akademisi Soroti Tingginya Potensi Pencemaran Sungai Cisadane

Ada Sampah Covid-19 di TPST Abu & Co, Akademisi Soroti Tingginya Potensi Pencemaran Sungai Cisadane

Banten | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Cerita Penumpang KMP Batumandi Terbakar, Asap Tebal dan Ledakan Bikin Panik

Cerita Penumpang KMP Batumandi Terbakar, Asap Tebal dan Ledakan Bikin Panik

Banten | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:10 WIB

5 Cara Membuat Masker Bedak Marcks untuk Mengeringkan Jerawat

5 Cara Membuat Masker Bedak Marcks untuk Mengeringkan Jerawat

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Rapor Merah 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran dari Mahasiswa Bogor

Rapor Merah 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran dari Mahasiswa Bogor

Bogor | Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:04 WIB

×