- Pemain Spanyol Gavi meminta FIFA agar tidak menjatuhkan hukuman skorsing kepada gelandang Argentina Leandro Paredes.
- Gavi menyatakan bahwa agresivitas dan kontak fisik merupakan bagian alami yang tidak terpisahkan dari permainan sepak bola.
- Spanyol mengalahkan Argentina satu-kosong melalui perpanjangan waktu untuk menjuarai Piala Dunia dua ribu enam di Amerika Utara.
Status Kartu Merah Paredes Sempat Bikin Bingung
Di sisi lain, status hukuman Leandro Paredes sempat menjadi perbincangan setelah muncul laporan bahwa sang pemain mendapatkan kartu merah dalam kericuhan selepas pertandingan.
Laporan awal menyebutkan bahwa wasit Slavko Vincic memberikan kartu merah langsung kepada Paredes setelah terlibat konfrontasi dengan pemain Spanyol.
Namun, FIFA kemudian mengonfirmasi kepada BBC Sport bahwa laporan kartu merah tersebut muncul akibat kesalahan input pada sistem informasi komentator di stadion.
Laporan tersebut akhirnya dihapus tidak lama setelah insiden terjadi. Dengan demikian, Paredes tidak mendapatkan hukuman kartu merah secara langsung pada malam pertandingan.
Meski demikian, FIFA tetap melakukan penyelidikan terkait kericuhan yang terjadi setelah pertandingan. Otoritas sepak bola dunia itu telah menunjuk jaksa disiplin dan etika untuk mengusut insiden tersebut.
Final Piala Dunia 2026 sendiri berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Spanyol. Ferran Torres menjadi penentu kemenangan La Roja melalui golnya pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu.
Hasil tersebut memastikan Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 2010.
