Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak

Ronald Seger Prabowo

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:02 WIB
Piala Dunia 2026 Ubah Ranking FIFA, Spanyol 'Tendang' Prancis dari Puncak
Timnas Spanyol naik ke peringkat satu FIFA usai Juara Dunia 2026. [Yahoo Sports]
baca 10 detik
  • Spanyol menempati peringkat pertama FIFA setelah menjuarai Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat dan Kanada.
  • Sistem perhitungan Elo FIFA menyebabkan perubahan signifikan pada peringkat dunia berdasarkan hasil pertandingan selama turnamen Piala Dunia.
  • Sejumlah negara seperti Meksiko dan Norwegia mencatat kenaikan peringkat, sementara Tunisia mengalami penurunan tajam setelah gagal fase grup.

Suara.com - Perubahan besar terjadi dalam daftar ranking FIFA setelah gelaran Piala Dunia 2026.

Sejumlah tim mengalami pergeseran posisi akibat hasil pertandingan sepanjang turnamen yang menggunakan sistem perhitungan berbasis Elo.

Melansir Sport Illustrated, Spanyol menjadi salah satu tim yang mengalami lonjakan terbesar setelah berhasil menjuarai Piala Dunia.

Tim Matador yang sebelumnya berada di peringkat kedua dunia naik ke posisi teratas, menggeser Prancis.

Argentina, yang mengakhiri turnamen sebagai runner-up, naik ke posisi kedua, sementara Prancis turun ke peringkat ketiga setelah finis di posisi keempat. Inggris tetap menempati peringkat keempat meski gagal melaju ke final.

Timnas Prancis membawa catatan historis luar biasa jelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol [Istimewa]
Timnas Prancis membawa catatan historis luar biasa jelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol [Istimewa]

Perubahan peringkat tersebut menjadi sorotan karena FIFA menggunakan sistem penghitungan yang mempertimbangkan hasil pertandingan, kekuatan lawan, serta tingkat kepentingan laga.

Sistem berbasis Elo yang diterapkan sejak 2018 membuat posisi tim dapat berubah secara signifikan setelah tampil di turnamen besar.

Selain empat besar dunia, sejumlah tim lain juga mengalami perubahan posisi. Meksiko menjadi salah satu tim dengan peningkatan peringkat terbesar setelah tampil impresif sebagai tuan rumah.

Tim tersebut naik lima posisi dari peringkat ke-15 menjadi peringkat ke-10 dunia.

baca juga

Sebaliknya, Jerman mengalami penurunan setelah hasil kurang memuaskan di turnamen tersebut. Tim empat kali juara dunia itu turun ke posisi ke-12, berada di bawah Kolombia.

Tim tuan rumah lainnya, Amerika Serikat dan Kanada, tidak mengalami perubahan posisi signifikan. Amerika Serikat tetap berada di peringkat ke-16, sedangkan Kanada bertahan di posisi ke-30 meski keduanya berhasil mencapai babak 16 besar.

Norwegia menjadi salah satu negara dengan peningkatan peringkat paling besar. Setelah tampil mengejutkan, tim tersebut naik ke peringkat ke-19 FIFA, posisi tertinggi mereka sejak dekade 1990-an.

Ghana juga mencatat perkembangan positif dengan naik sembilan peringkat. Sementara itu, Swiss naik lima posisi setelah mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1954 dan kini menempati peringkat ke-14 dunia.

Ghana menilai seharusnya mendapatkan hadiah penalti setelah penyerangnya, Prince Kwabena Adu, terjatuh di dalam kotak penalti usai mendapat tekel dari bek Inggris, Ezri Konsa. [NDTV Sports]
Ghana menilai seharusnya mendapatkan hadiah penalti setelah penyerangnya, Prince Kwabena Adu, terjatuh di dalam kotak penalti usai mendapat tekel dari bek Inggris, Ezri Konsa. [NDTV Sports]

Di sisi lain, beberapa tim mengalami penurunan tajam. Tunisia menjadi salah satu negara dengan penurunan terbesar setelah gagal melewati fase grup, turun 13 posisi hingga berada di peringkat ke-57 dunia.

Tim debutan Yordania dan Uzbekistan juga mengalami penurunan masing-masing 10 peringkat. Korea Selatan dan Republik Ceko turun tujuh posisi setelah gagal melaju dari fase grup.

Sementara itu, Skotlandia menjadi salah satu tim yang tetap mengalami peningkatan meski tersingkir lebih awal dari turnamen.

Hasil Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa performa dalam turnamen besar memiliki pengaruh besar terhadap peringkat FIFA. Selain menentukan prestasi di lapangan, hasil pertandingan juga berdampak langsung terhadap posisi sebuah negara dalam peta kekuatan sepak bola dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026

Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pedri Percepat Persiapan Musim Baru, Jalani Program Latihan Mandiri Selama Liburan

Pedri Percepat Persiapan Musim Baru, Jalani Program Latihan Mandiri Selama Liburan

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final

Kapten Kriket India: Warisan Lionel Messi Tak Bisa Dinilai dari Satu Laga Final

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:55 WIB

Terkini

Sarawak Operasi Hujan Buatan Usai Kualitas Udara Masuk Level Berbahaya karena Kebakaran Hutan

Sarawak Operasi Hujan Buatan Usai Kualitas Udara Masuk Level Berbahaya karena Kebakaran Hutan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:22 WIB

Kenapa IPK dan Cum Laude Tak Lagi Cukup Buat Masuk Dunia Kerja?

Kenapa IPK dan Cum Laude Tak Lagi Cukup Buat Masuk Dunia Kerja?

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 07:05 WIB

Tak Cuma Pidana! Kemenhut Bakal Ajukan Gugatan Ganti Rugi ke Perusahaan Pemicu Karhutla

Tak Cuma Pidana! Kemenhut Bakal Ajukan Gugatan Ganti Rugi ke Perusahaan Pemicu Karhutla

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:05 WIB

Bukan Sekadar Bakar Lahan, Ini Akar Masalah Bencana Karhutla di Indonesia

Bukan Sekadar Bakar Lahan, Ini Akar Masalah Bencana Karhutla di Indonesia

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:00 WIB

Udara Singapura Makin Buruk Jumat Pagi karena Asap Kebakaran Hutan

Udara Singapura Makin Buruk Jumat Pagi karena Asap Kebakaran Hutan

News | Jum'at, 04 September 2026 | 06:45 WIB

Respati Ardi Resmi Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Putri Cempo 14 Hari

Respati Ardi Resmi Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Putri Cempo 14 Hari

Surakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 06:40 WIB

6 Sepatu Jalan Putih yang Tidak Gampang Kotor, Berbahan Kulit Sintetis

6 Sepatu Jalan Putih yang Tidak Gampang Kotor, Berbahan Kulit Sintetis

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 06:30 WIB

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

×