- Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengapresiasi keberhasilan Timnas Putri Indonesia meraih gelar juara Piala AFF Putri 2026.
- Timnas Putri Indonesia sukses mengalahkan Laos dengan skor telak 5-0 di Stadion UiTM Shah Alam pada Rabu, 22 Juli 2026.
- Kemenangan gemilang tersebut mencatatkan sejarah baru bagi Indonesia sebagai juara Piala AFF Putri secara dua edisi beruntun.
Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Timnas Putri Indonesia mempertahankan gelar juara Piala AFF Putri 2026.
Menurut Erick Thohir, keberhasilan Garuda Pertiwi meraih gelar secara back-to-back menjadi bukti nyata perkembangan sepak bola putri Indonesia.
Timnas Putri Indonesia sukses mempertahankan gelar setelah menghancurkan Laos dengan skor telak 5-0 pada partai final di Stadion UiTM, Shah Alam, Malaysia, Rabu (22/7/2026).
Hasil tersebut sekaligus mengukir sejarah baru. Timnas Putri Indonesia berhasil menjadi juara dalam dua edisi beruntun setelah sebelumnya meraih gelar perdana pada 2024.
Erick Thohir menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen Timnas Putri Indonesia.

"Selamat kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Putri Indonesia atas pencapaian luar biasa ini," kata Erick dalam keterangannya.
"Keberhasilan mempertahankan gelar juara membuktikan bahwa sepak bola putri Indonesia terus berkembang ke arah yang lebih baik. Ini buah dari kerja keras, disiplin, pengorbanan, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan seluruh anggota tim sepanjang turnamen," jelasnya.
Garuda Pertiwi Pesta Gol ke Gawang Laos
Perjalanan Timnas Putri Indonesia di partai final berlangsung impresif. Skuad asuhan Satoru Mochizuki langsung tampil agresif sejak pertandingan dimulai.
Garuda Pertiwi sempat mencetak gol melalui Felicia de Zeeuw pada menit ke-19. Namun, gol tersebut dianulir karena offside.
Indonesia akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-33. Sydney Hopper berhasil memanfaatkan kemelut dari situasi sepak pojok untuk membawa Garuda Pertiwi unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, Timnas Putri Indonesia semakin menunjukkan dominasinya. Isabelle Nottet menggandakan keunggulan pada menit ke-48 melalui aksi individu impresif.
Indonesia kemudian semakin menjauh lewat gol Estella Loupatty pada menit ke-55. Felicia de Zeeuw akhirnya mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-67.
Pesta gol Timnas Putri Indonesia ditutup Emily Nahon pada menit ke-83. Skor 5-0 bertahan hingga pertandingan berakhir dan memastikan Garuda Pertiwi kembali menjadi juara AFF Women's Cup.
Erick Thohir Optimistis Masa Depan Sepak Bola Putri
Bagi Erick Thohir, keberhasilan mempertahankan gelar juara menjadi sinyal positif bagi masa depan sepak bola putri Indonesia.
PSSI menilai prestasi tersebut menunjukkan bahwa fondasi pembinaan sepak bola putri semakin kuat.
Tak hanya untuk mempertahankan dominasi di Asia Tenggara, capaian ini juga menjadi modal penting bagi Timnas Putri Indonesia untuk bersaing di level Asia.
"PSSI terus berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem sepak bola putri melalui peningkatan kualitas pemain, pengembangan pelatih, serta kesempatan bertanding di level internasional agar prestasi Garuda Pertiwi terus berlanjut," jelas Erick.
Keberhasilan back-to-back juara ini diharapkan menjadi momentum bagi PSSI untuk terus meningkatkan pembinaan dan kompetisi sepak bola putri, sekaligus membuka jalan bagi Garuda Pertiwi meraih prestasi yang lebih tinggi di level internasional.
