- Pemain Shattuck-St. Mary's Youth berusia 16 tahun, Joshua Baker, kini resmi membela Timnas U-20 Hong Kong.
- Joshua mencetak gol dan assist saat debut uji coba melawan Kasetsart FC U-21 di Thailand pada Mei 2026.
- Gelandang serang berdarah Semarang-Yogyakarta tersebut tampil sebagai starter dan membawa timnya menang 3-0 atas Bangkok United U-20.
Suara.com - Di balik performa tajam Mitchell Baker bersama Timnas Indonesia, tersimpan fakta menarik tentang keluarganya.
Striker keturunan Semarang–Yogyakarta itu ternyata memiliki adik, Joshua Baker, yang kini membela Timnas U-20 Hong Kong.
Informasi tersebut mencuat setelah akun @hk_kickers mengungkap bahwa Joshua merupakan bagian dari skuad muda Hong Kong.
“Adik laki-lakinya, Joshua, saat ini mewakili tim pemuda bawah-20 Hong Kong,” tulis akun tersebut.
Joshua Baker mulai mencuri perhatian saat tampil dalam laga uji coba Timnas U-20 Hong Kong di Thailand pada Mei 2026.
Meski baru berusia 16 tahun, ia sudah dipercaya tampil di level yang lebih tinggi dan langsung memberi dampak.
“Ini pertama kalinya saya bermain untuk U-20, jadi saya benar-benar ingin memberi kesan pertama yang baik,” ujar Joshua.
Pada laga debut melawan Kasetsart FC U-21, ia masuk sebagai pemain pengganti saat timnya tertinggal 0-2.
Keputusan itu terbukti tepat. Joshua mencetak satu gol, menyumbang assist, hingga sukses mengeksekusi penalti untuk membawa laga ke adu penalti, meski Hong Kong akhirnya kalah 2-4.
“Saya sempat gugup karena atmosfer suporter sangat luar biasa, tapi setelah pertandingan dimulai saya mulai nyaman,” katanya.
Penampilannya tetap menuai pujian meski timnya belum meraih kemenangan.
Pada laga kedua melawan Bangkok United U-20, Joshua dipercaya sebagai starter dan membantu tim meraih kemenangan 3-0.
Meski tanpa gol, perannya di lini tengah dinilai krusial dalam membangun serangan.
Tak hanya itu, Joshua juga pernah merasakan atmosfer laga besar saat menghadapi Manchester United U-16 di hadapan ribuan penonton pada Agustus tahun lalu.
“Ini panggung terbesar dalam hidup saya, pengalaman yang sangat berharga,” ujarnya.
Ia mengaku belajar banyak soal bermain di bawah tekanan.
“Saya belajar bagaimana menghadapi tekanan, ini penting untuk masa depan agar bisa tampil di level lebih tinggi,” tambahnya.
Berposisi sebagai gelandang serang, Joshua dikenal memiliki visi permainan yang baik.
Ia mampu bermain sebagai kreator maupun turun lebih dalam untuk membantu membangun serangan.
Saat ini, Joshua tercatat sebagai pemain Shattuck-St. Mary’s Youth dan memiliki kewarganegaraan Hong Kong serta Australia.