- Bek Indonesia Justin Hubner menyindir kemenangan Vietnam pada Piala AFF 2026 melalui media sosial.
- Pemain naturalisasi Vietnam Do Hoang Hen dan media lokal merespons sindiran Hubner tersebut secara tajam.
- Media Vietnam menyatakan Indonesia tetap menurunkan sebelas pemain naturalisasi meski kalah telak tiga gol tanpa balas.
Suara.com - Kemenangan telak tim nasional Vietnam atas Timnas Indonesia dengan skor 3-0 di Piala AFF 2026 memantik perdebatan.
Komentar yang diunggah oleh bek Timnas Indonesia, Justin Hubner di akun sosial media membuat geram publik dan media Vietnam.
Hubner mengunggah Instagram Story yang menampilkan momen duel kerasnya dengan pemain Vietnam di masa lalu.
"Mereka sudah lupa apa yang kami lakukan kepada mereka di Kualifikasi Piala Dunia.” sindir Justin Hubner.
Tak berhenti di situ, pemain berusia 23 tahun itu juga menyindir status Piala AFF.
“Di turnamen yang bukan resmi FIFA, kalian bermain bagus. Kita akan bertemu lagi di ajang resmi,” tulisnya dalam kolom komentar.
Ejekan Justin Hubner ini langsung direspon oleh pemain naturalisasi Vietnam, Do Hoang Hen.
![Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner melontarkan sindiran tajam di media sosial usai kekalahan tim Garuda dari Vietnam di Piala AFF 2026, Senin (3/8/2026). [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/08/04/87027-justin-hubner.jpg)
"Terlalu banyak bicara”, tulis striker kelahiran Brasil tersebut.
Tak hanya Do Hoang Hen, media Vietnam juga banyak yang mengulas ejekan Justin Hubner tersebut.
"Justin Hubner menyindir bahwa Vietnam hanya mengalahkan “tim naturalisasi lapis kedua” Indonesia, bukan skuad terbaik mereka," ulas salah satu media Vietnam, Tuoitre
"Secara fakta, klaim itu memang tidak sepenuhnya keliru. Banyak pemain Indonesia yang merumput di Eropa tidak dilepas klub karena Piala AFF 2026 bukan bagian dari kalender resmi FIFA,"
"Namun, apakah kemenangan Vietnam jadi kehilangan nilai? Jawabannya tidak sesederhana itu,"
Menurut media Vietnam itu, Timnas Indonesia tetap menurunkan banyak pemain naturalisasi.
Tercatat ada 11 pemain berdarah campuran atau naturalisasi, termasuk Jordi Amat, Thom Haye, dan Marc Klok.
"Mayoritas dari mereka bahkan tampil sebagai starter. Meski begitu, lini permainan Indonesia tetap gagal membendung dominasi Vietnam sepanjang laga,"
"Fakta menarik lainnya, jumlah pemain naturalisasi Indonesia di laga ini justru lebih banyak dibanding saat mereka mengalahkan Vietnam 3-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret 2024," sindir media Vietnam tersebut.
Pelatih Vietnam, Kim Sang Sik, dinilai berhasil meramu taktik yang tepat saat melawan Timnas Indonesia.
Vietnam tampil disiplin, tajam, dan mampu meredam kekuatan individu lawan.