Tebar Ancaman, Singapura Pakai "Senjata Baru" Saat Hadapi Timnas Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:07 WIB
Tebar Ancaman, Singapura Pakai "Senjata Baru" Saat Hadapi Timnas Indonesia
Penjaga gawang timnas Singapura Hassan Sunny (tengah) menangkap bola saat pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara China vs Singapura di Tianjin pada 26 Maret 2024. AFP
baca 10 detik
  • Singapura meluncurkan jersey Adidas baru saat menghadapi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

  • Laga di Jalan Besar Stadium menjadi penentu langkah kedua tim menuju babak semifinal.

  • Kapten Hariss Harun meminta skuad Singapura tetap fokus meraih poin demi mengamankan kelolosan.

Suara.com - Singapura dipastikan "senjata" berupa jersey baru saat menghadapi Timnas Indonesia pada laga terakhir Grup A Piala AFF 2026. Bukan cuma itu saja, mereka tebar ancaman buat skuad Garuda.

Pertandingan Singapura vs Timnas Indonesia akan berlangsung di Jalan Besar Stadium, Jumat (7/8/2026). Laga ini menjadi penentu langkah kedua tim menuju babak semifinal. 

Baik Singapura maupun Indonesia sama-sama masih memiliki peluang besar untuk lolos ke fase gugur. Oleh sebab itu keduanya akan habis-habisan.

Timnas Singapura di Piala AFF 2024. [Dok. Instagram/@fasingapore]
Timnas Singapura di Piala AFF 2024. [Dok. Instagram/@fasingapore]

Jelang laga itu, Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) resmi mengakhiri kerja sama jangka panjang dengan Nike. Mulai turnamen ini, The Lions akan menggunakan perlengkapan dari Adidas.

Pergantian apparel tersebut terbilang unik karena dilakukan saat turnamen masih berlangsung. Jersey anyar Singapura dijadwalkan langsung menjalani debut ketika menghadapi Timnas Indonesia.

Seragam kandang terbaru tetap mempertahankan warna merah sebagai identitas utama Singapura. Sentuhan garis putih dan aksen biru tua turut melengkapi desain tersebut.

Pada bagian depan jersey terdapat motif yang terinspirasi dari gelombang laut Singapura. Desain itu melambangkan ketenangan di permukaan dengan arus kuat di bawahnya.

Sementara itu, jersey tandang mengusung warna "Coventry Blue" yang pernah digunakan pada edisi 1977. Adidas juga menyematkan teknologi terbaru yang diklaim setara dengan perlengkapan tim peserta Piala Dunia 2026.

Sekretaris Jenderal FAS, Badri Ghent, berharap kehadiran jersey baru dapat memberikan motivasi tambahan bagi tim nasional. Ia juga ingin seragam anyar itu semakin mempererat hubungan antara pemain dan para pendukung.

baca juga

 "Kami berharap jersey baru ini akan menginspirasi para pemain kami, menyatukan para penggemar, serta mempererat hubungan antara tim nasional dan masyarakat Singapura," kata Badri dalam keterangannya.

Di sisi lain, kapten Singapura, Hariss Harun, menegaskan timnya belum memikirkan peluang lolos ke semifinal. Meski berada dalam posisi yang menguntungkan, ia meminta rekan-rekannya tetap fokus menghadapi Indonesia.

"Belum ada yang selesai. Kami masih harus memainkan pertandingan berikutnya dan mendapatkan poin," ujar Hariss.

Hariss juga menilai hasil imbang tanpa gol melawan Vietnam menjadi modal berharga. Namun, ia mengakui masih ada sejumlah aspek permainan yang harus diperbaiki sebelum menjamu Timnas Indonesia.

"Saya pikir kedua tim memiliki peluang. Keberuntungan juga memainkan peran bagi kedua belah pihak. Di akhir pertandingan, kami memiliki beberapa peluang untuk mengunci kemenangan," jelasnya.

"Kami datang dengan rencana permainan dan tampil baik secara bertahan. Kami ingin tiga poin agar posisi lebih mudah, tetapi kami menerima satu poin ini dan sekarang fokus ke laga berikutnya di kandang untuk meraih poin yang dibutuhkan agar bisa lolos," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu

Selain Indonesia, Singapura Jadi Sasaran Warga Malaysia Selundupkan Ganja dan Sabu

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Aksi Bek Vietnam Cium Jimat Kim Sang-sik Usai Gulung Timnas Indonesia 3-0

Aksi Bek Vietnam Cium Jimat Kim Sang-sik Usai Gulung Timnas Indonesia 3-0

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea

Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia dari Vietnam Jadi Pembahasan Unik Media Korea

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×