- Legenda sepak bola Portugal Luis Figo mendesak Presiden FIFA Gianni Infantino mundur pada hari Kamis karena wacana privatisasi saham Piala Dunia.
- Figo menuding Infantino melanggar janji dan berupaya memperkaya diri melalui kebijakan komersial kontroversial yang mencoreng kehormatan federasi.
- Rencana penjualan saham turnamen tersebut juga mendapat penolakan keras dari berbagai konfederasi sepak bola regional seperti UEFA, Concacaf, dan AFC.
"Sudah terlambat untuk menyelamatkan martabatnya, namun belum terlambat untuk menyelamatkan sepak bola. Ia harus mundur. Sekarang juga," tutup Figo dikutip dari Antara.
Wacana Jual Saham Piala Dunia
Desakan mundur yang disuarakan Figo berkaitan dengan wacana yang belakangan muncul di tubuh FIFA.
Infantino tengah menjadi sorotan setelah muncul wacana penjualan saham Piala Dunia FIFA kepada pihak swasta.
Wacana komersialisasi aset turnamen tersebut langsung memicu penolakan dari sejumlah pemangku kepentingan sepak bola.
Gelombang protes juga datang dari sejumlah konfederasi sepak bola yang merasa dirugikan oleh rencana tersebut.
Organisasi regional seperti UEFA (Eropa), Concacaf (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia), hingga AFC (Asia) disebut menentang wacana swastanisasi yang dikaitkan dengan Infantino.