- Kapten Persija Rizky Ridho berharap konflik boikot tiket oleh The Jakmania segera berakhir sebelum musim kompetisi baru.
- The Jakmania memboikot acara peluncuran tim di JIS pada 29 Agustus 2026 karena kenaikan harga tiket pertandingan.
- Persija menaikkan harga tiket suporter dari Rp110 ribu menjadi Rp130 ribu serta kategori Rp130 ribu menjadi Rp150 ribu.
Suara.com - Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, angkat bicara mengenai aksi boikot yang dilakukan The Jakmania menjelang dimulainya Super League 2026/2027. Ia berharap konflik ini segera berakhir.
Rizky Ridho berharap persoalan yang terjadi antara Persija dan kelompok suporternya tersebut dapat segera menemukan jalan keluar sehingga kedua pihak kembali berjalan bersama.
Persija dijadwalkan meluncurkan skuad, jersey, dan sponsor baru sekaligus menjalani pertandingan uji coba menghadapi Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026).
Namun, agenda tersebut mendapat respons dari The Jakmania yang memilih melakukan boikot.
Sikap itu berkaitan dengan kebijakan harga tiket yang mengalami kenaikan.

Dalam konferensi pers menjelang pertandingan di JIS, Jumat (28/8/2026), Rizky Ridho mengaku mengetahui adanya aksi boikot yang dilakukan suporter Persija.
"Ya, saya juga lihat beberapa aksi soal boikot itu di Instagram," kata Rizky Ridho.
Meski demikian, pemain yang dipercaya menjadi kapten Persija itu mengaku tidak dapat memberikan penjelasan secara rinci mengenai persoalan tersebut.
"Tentunya saya juga tidak bisa memberi jawaban yang maksimal ke teman-teman karena mungkin ada pihak yang berwenang untuk menjawab pertanyaan itu," jelasnya.
The Jakmania sebelumnya memprotes keputusan Persija menaikkan harga tiket yang biasa mereka dapatkan.
Harga tiket yang sebelumnya berada di angka Rp110 ribu naik menjadi Rp130 ribu, sedangkan kategori Rp130 ribu menjadi Rp150 ribu.
Persija sendiri menerapkan penyesuaian harga tersebut bukan hanya untuk tiket yang diperuntukkan bagi The Jakmania, tetapi juga pada sejumlah kategori tiket lainnya.
Rizky Ridho berharap persoalan tersebut tidak berlarut-larut.
Menurutnya, keberadaan suporter tetap dibutuhkan Persija untuk menghadapi kompetisi musim depan.
"Tapi yang bagi saya, saya berharap semoga keadaannya membaik semuanya antara suporter dan tim karena bagaimana pun kita juga butuh suporter," jelas eks Persebaya itu.
Rizky Ridho berharap hubungan antara tim dan The Jakmania dapat kembali membaik sebelum kompetisi bergulir.
Ia juga berharap para suporter kembali hadir memberikan dukungan kepada Persija pada musim mendatang.
"Dan saya harap semuanya membaik dan kembali untuk mendukung Persija di musim-musim berikutnya, di musim depan karena kita memang butuh mereka," pungkasnya.