- Pemerintah menanggung gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih menggunakan APBN selama dua tahun.
- Koperasi tersebut menjadi wadah tunggal penyaluran subsidi guna mencegah kebocoran dari pihak tak bertanggung jawab.
- Satgas khusus dibentuk untuk memantau kinerja koperasi dan menghemat anggaran subsidi secara signifikan tahun depan.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Pemerintah bakal menanggung gaji sekitar 30.000 manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih atau KDMP) lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selama dua tahun ke depan.
Menkeu Purbaya menyebut kalau Pemerintah juga sudah menghitung anggaran untuk pembayaran gaji Kopdes Merah Putih. Bahkan ia mengklaim kalau
APBN bakal menanggung gaji manajer Kopdes Merah Putih selama dua tahun ke depan. Ia mengklaim kalau Pemerintah sudah menghitung kalau dana untuk menanggung gaji tersebut tak terlalu besar.
"Penggajian manajer kopdes sampai dua tahun ditanggung negara. Ada hitungannya enggak besar-besar amat," katanya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, dikutip Minggu (13/9/2026).
Purbaya menyatakan kalau anggaran KDKMP sendiri sudah disediakan Pemerintah sejak awal tahun 2026. Anggaran itu terdiri dari sebagian alokasi Dana Desa.
Ia pun menjamin kalau adanya Kopdes tidak akan merugikan desa lantaran aset tersebut nantinya bakal jadi milik mereka.
![KDKMP di Kampung Cikadu, Desa Sukalarang, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. [Foto: SukabumiUpdate]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/12/74684-kdkmp-sukabumi.jpg)
"Tidak akan merugikan desa juga karena setelah siap koperasinya diserahkan ke desa. Yang punya desa itu kooperasinya. Keuntungannya desa," lanjut dia.
Bendahara Negara juga menjamin kalau Kopdes Merah Putih akan menjadi satu-satunya wadah untuk penyaluran barang-barang subsidi dari Pemerintah. Dengan demikian tidak aakan ada lagi pengepul barang seperti yang sudah terjadi selama ini.
"Tidak ada lagi tukang kumpul barang subsidi itu. Jadi semuanya lewat Kopdes. Dengan itu aja kalau dipastikan berjalan benar Kopdesnya sudah pasti untuk hidup," beber dia.
Selain itu, Purbaya juga sudah membentuk satuan tugas (Satgas) khusus dengan BPI Danantara dan Kementerian Koperasi untuk memantau kinerja Kopdes Merah Putih.
Ia yakin kalau program andalan Presiden RI Prabowo Subianto itu bisa menimbulkan penghematan signifikan untuk barang-barang subsidi, yang mana selama ini diklaim dia banyak kebocoran lantaran dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab.
"Ke depan ketika koperasi sudah mulai jalan dan tim kita memonitor dengan betul, saya akan bisa hemat subsidi cukup banyak setahun ke depan. Enggak besok ya, sambil jalan, sambil persiapkan semuanya. Tapi setahun ke depan cukup banyak subsidi yang kita bisa hemat," jelas Purbaya.