- Mantan pelatih Gertjan Verbeek mempertanyakan keputusan SC Heerenveen merekrut bek Mees Hilgers pada musim panas 2026.
- Verbeek menilai Hilgers tidak dapat dipercaya akibat polemik penolakan perpanjangan kontrak dan absen latihan di FC Twente.
- Kritik tersebut disampaikan karena sikap Hilgers dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai inti yang dianut klub SC Heerenveen.
Suara.com - Kepindahan Mees Hilgers ke SC Heerenveen ternyata tidak mendapat sambutan positif dari mantan pelatih klub tersebut, Gertjan Verbeek.
Verbeek bahkan secara terbuka mempertanyakan keputusan Heerenveen merekrut bek Timnas Indonesia itu.
Dalam wawancara dengan Sportcast, Verbeek menyebut Hilgers sebagai pemain yang tidak dapat dipercaya.
Pernyataan tersebut merujuk pada polemik yang melibatkan Hilgers dengan FC Twente dalam satu musim terakhir.
“Hilgers tidak dapat dipercaya,” kata Verbeek, seperti dikutip Omrop Fryslan.
Hilgers memang menghabiskan sebagian besar karier mudanya di FC Twente.
Namun, hubungannya dengan klub asal Enschede itu memburuk setelah ia menolak memperpanjang kontrak dan berupaya mencari klub baru.
![Here We Go! Diusir FC Twente, Mees Hilgers Resmi Pindah ke SC Heerenveen [Dok SC Heerenveen]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/31/22565-mees-hilgers.jpg)
Ketegangan semakin meningkat setelah FC Twente mencoret Hilgers dari skuad pertandingan. Bek berusia 25 tahun itu kemudian mengalami cedera ligamen lutut serius pada Oktober sehingga harus menjalani masa pemulihan panjang.
Pada musim panas 2026, Hilgers kembali mendapat kesempatan berlatih bersama FC Twente.
Namun, menurut cerita yang beredar, ia disebut tidak datang ketika seharusnya kembali bergabung dalam latihan.
Situasi tersebut menjadi sorotan utama Verbeek.
Ia menilai sikap Hilgers bersama agen dan cara berkomunikasi dengan FC Twente menjadi alasan dirinya meragukan sang pemain.
“Dengan agennya dan cara dia berkomunikasi dengan FC Twente musim lalu. Kalau Anda tidak datang ketika masih menjadi anggota skuad, bukankah itu berarti Anda tidak dapat dipercaya?” ujar Verbeek.
Verbeek bahkan membandingkan Hilgers dengan mantan striker Heerenveen, Afonso Alves, yang pernah menjadi bagian dari kontroversi di klub tersebut.
Verbeek juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan merekrut Hilgers apabila masih memiliki kewenangan di Heerenveen.
“Tidak. Bahkan di bawah Riemer pun saya tidak akan melakukannya. Itu tidak sesuai dengan nilai-nilai inti Heerenveen. Seorang pemain yang seperti itu tidak dapat dipercaya,” katanya.
Meski melontarkan kritik keras, Verbeek mengakui dirinya tidak mengetahui secara lengkap apa yang sebenarnya terjadi di balik konflik Hilgers dan FC Twente.
“Alasan sebenarnya mungkin juga tidak sepenuhnya saya ketahui. Anda harus berhati-hati dalam membuat asumsi,” ujar Verbeek.
Namun, ia tetap mempertanyakan keputusan Hilgers ketika mendapat kesempatan kembali ke tim.
“Kalau di awal musim Anda mendapat kesempatan baru dan kemudian tidak datang, berarti ada permainan yang sedang dimainkan,” katanya.
Menurut Verbeek, seorang pemain seharusnya tidak terlibat dalam situasi yang berpotensi memperburuk hubungan dengan klub.
“Sebagai pemain, saya tidak akan pernah mau terlibat dalam hal seperti itu. Dan pemain seperti itu tidak akan saya rekrut,” tegasnya.