-
BRI Super League 2026/2027 siap bergulir dengan target masuk 10 besar klasemen klub Asia.
-
Kerja sama I.League dan BRI memasuki tahun keenam setelah sukses meraih peringkat satu ASEAN.
-
Emtek Group kembali menjadi official broadcaster untuk menayangkan seluruh pertandingan mulai September 2026.
Dalam kesempatan yang sama, Erick turut mengingat kembali peran BRI ketika kompetisi sepak bola Indonesia menghadapi masa sulit akibat pandemi pada 2021. Ia menilai dukungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam menjaga keberlangsungan sepak bola nasional.
“Nah tadi dibilang, 2021 BRI ada saat covid membantu sepak bola Indonesia. Menterinya siapa waktu itu? Artinya, sebelum ada di dunia sepak bola hari ini, kita pemerintah dan juga saya sebagai menteri, kita membantu sepak bola Indonesia jauh sebelum ini. Jadi perlu penjaga gawang enggak BRI? Perlu, ya kan?”
Sementara itu, Direktur EMTEK Media Harsiwi Achmad memastikan pihaknya siap kembali menayangkan BRI Super League 2026/2027. Menurutnya, kompetisi tersebut memiliki posisi yang sesuai dengan ekosistem media yang dimiliki Emtek.
“Betapa besarnya BRI Super League ini memang betul sekali. Kita memang di TV sedang menunggu-nunggu karena ini mulainya itu agak lambat," katanya.
"Biasanya kan Agustus, tapi kita mulai tahun ini pada September. Namun sebenarnya kalau dari sisi environment itu BRI Super League itu mendapat tempat yang sangat pas dengan Emtek Media sebagai official broadcaster,” ujar Harsiwi Achmad.
Setelah mencatatkan posisi sebagai kompetisi nomor satu di ASEAN, tantangan berikutnya kini semakin jelas. I.League ingin membawa BRI Super League melangkah lebih jauh dengan membidik tempat di 10 besar Asia.