Baru Tangani 1 Kasus, Kajati NTB Sentil Kejari Mataram: Tak Ada Korupsi atau Tidur?

Muhamad Yasir

Kamis, 03 September 2026 | 16:24 WIB
Baru Tangani 1 Kasus, Kajati NTB Sentil Kejari Mataram: Tak Ada Korupsi atau Tidur?
Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kajati NTB) Wahyudi. ANTARA/Dhimas B.P.
baca 10 detik
  • Kepala Kejati NTB Wahyudi meminta evaluasi kinerja Kejari Mataram karena baru menangani satu kasus korupsi.
  • Kejari Mataram kalah aktif dibanding Kejari Lombok Tengah yang telah menyidik empat kasus korupsi sepanjang tahun 2026.
  • Jajaran kejaksaan di NTB secara keseluruhan telah menangani 24 kasus dugaan korupsi dan menyelamatkan uang negara Rp12,4 miliar.

Suara.com - Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) Wahyudi meminta Wakil Kepala Kejati NTB Dandeni Herdiana mengevaluasi kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram.

Pasalnya, hingga Agustus 2026, Kejari Mataram baru menangani satu kasus korupsi.

Wahyudi bahkan mempertanyakan apakah minimnya perkara tersebut disebabkan memang tidak adanya tindak pidana korupsi atau justru karena kinerja jajaran Kejari Mataram.

"Itu akan menjadi evaluasi kita, apakah memang tidak ada tindak pidananya atau teman-teman di Kejari Mataram itu tidur, aku tidak tahu," kata Wahyudi dikutip dari ANTARA, Kamis (3/9/2026).

Menurut Wahyudi, evaluasi diperlukan karena wilayah hukum Kejari Mataram cukup luas. Selain Kota Mataram, wilayah tersebut juga mencakup Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Utara.

Namun, berdasarkan catatan penanganan perkara hingga Agustus 2026, Kejari Mataram baru melakukan penyidikan terhadap satu kasus korupsi.

Jumlah itu jauh di bawah Kejari Lombok Tengah. Meski hanya memiliki satu wilayah hukum, Kejari Lombok Tengah telah melakukan penyidikan terhadap empat kasus korupsi sepanjang 2026.

"Yang jelas, ini akan jadi bahan evaluasi di kita," ujarnya.

24 Kasus Korupsi Ditangani Kejaksaan di NTB

baca juga

Secara keseluruhan, jajaran kejaksaan di NTB telah menangani 24 kasus dugaan korupsi sepanjang 2026. Data tersebut disampaikan Wahyudi dalam peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan RI, Rabu (2/9).

Dari 24 kasus tersebut, sebanyak 23 perkara telah masuk tahap penyidikan. Enam perkara di antaranya ditangani Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati NTB.

Di tengah penanganan puluhan perkara tersebut, Kejati NTB juga mencatat penyelamatan keuangan negara sebesar Rp12,4 miliar dari penanganan kasus korupsi sepanjang 2026.

Catatan tersebut menjadi salah satu pembanding ketika Kejati NTB menyoroti kinerja Kejari Mataram yang baru menangani satu perkara korupsi hingga Agustus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deputi Menteri Kesehatan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Korupsi Alkes Mewah Vietnam

Deputi Menteri Kesehatan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Korupsi Alkes Mewah Vietnam

News | Kamis, 03 September 2026 | 16:06 WIB

Terungkap, Gus Alex Diduga Perintahkan Bentuk Tim Hadapi Pansus Haji DPR

Terungkap, Gus Alex Diduga Perintahkan Bentuk Tim Hadapi Pansus Haji DPR

News | Kamis, 03 September 2026 | 14:46 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×