- Timnas Indonesia kini menempati peringkat 118 dunia setelah ditangani oleh tiga pelatih berbeda sejak April 2023.
- Ajang FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung menjadi momentum penting bagi Indonesia mengumpulkan poin ranking FIFA.
- Pencapaian target menembus 100 besar dunia memerlukan konsistensi prestasi serta kalender pertandingan internasional yang berkualitas.
Suara.com - Timnas Indonesia mendapat peluang penting untuk mempertahankan tren positif di ranking FIFA melalui ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Pengamat sepak bola Akmal Marhali menilai turnamen yang digelar di Jakarta dan Bandung itu dapat menjadi momentum penting bagi skuad Garuda.
Indonesia saat ini menempati peringkat 118 dunia, naik 31 posisi dibandingkan peringkat 149 ketika Erick Thohir mulai menjabat Ketua Umum PSSI pada April 2023.
Namun, Akmal mengingatkan bahwa perjalanan menuju target 100 besar masih membutuhkan konsistensi.
“Ini adalah cermin dari konsistensi prestasi dan kualitas pertandingan yang kita jalani. Dari 149 ke 118 adalah kemajuan, tetapi pekerjaan rumah kita masih besar karena target berikutnya adalah masuk 100 besar dunia,” ujar Akmal.
Akmal menilai peningkatan posisi Indonesia tidak terlepas dari kontribusi tiga pelatih yang menangani Timnas Indonesia dalam periode berbeda.

Mereka adalah Shin Tae-yong, Patrick Kluivert, dan John Herdman.
Shin Tae-yong membawa Indonesia naik dari peringkat 149 ke posisi 127 selama hampir dua tahun menangani Timnas Indonesia.
Ia memimpin skuad Garuda sejak April 2023 hingga Januari 2025.
Tongkat kepelatihan kemudian beralih kepada Patrick Kluivert.
Selama sembilan bulan menangani Indonesia sejak Januari hingga Oktober 2025, Kluivert membawa posisi Garuda naik dari peringkat 127 ke 122.
Setelah itu, John Herdman mengambil alih tim pada Januari 2026.
Di bawah pelatih asal Kanada tersebut, peringkat Indonesia kembali meningkat dari posisi 122 menjadi 118 dunia.
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Momentum Penting
Indonesia akan tampil dalam FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai akhir September hingga awal Oktober di Jakarta dan Bandung.