- Pelatih Shin Tae-yong terkejut Persija tidak pernah menjamu Persib di Jakarta selama tujuh tahun.
- Persija dijadwalkan menjamu Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu, 12 September 2026.
- Shin Tae-yong menargetkan kemenangan penuh serta menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam pertandingan tersebut.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengaku terkejut setelah mengetahui timnya sudah tujuh tahun tidak pernah menjamu Persib Bandung di Jakarta dalam kompetisi.
Persija akan menghadapi Persib pada pekan kedua Super League 2026/2027.
Duel berbalut gengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Pertandingan ini menjadi momen spesial bagi Persija karena mereka terakhir kali menjamu Persib di GBK pada 2019.
Kembalinya Persija ke SUGBK untuk menghadapi Persib pun mendapat perhatian dari Shin Tae-yong.
![Nobar Persija vs Persib. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/11/37150-nobar-persija-vs-persib.jpg)
Pelatih asal Korea Selatan itu menilai kesempatan tersebut harus dimanfaatkan Persija sebaik mungkin.
Shin Tae-yong bahkan secara tegas memasang target kemenangan untuk Macan Kemayoran. Ia ingin Persija mampu mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.
“Kami harus meraih kemenangan pada pertandingan tersebut. Kami harus mengambilnya,” kata Shin Tae-yong kepada awak media di Persija Training Ground, Selasa (8/9/2026).
Namun, Shin Tae-yong kemudian dibuat heran setelah mengetahui perjalanan Persija dalam beberapa tahun terakhir ketika menghadapi Persib.
Pelatih 55 tahun tersebut tidak menyangka Persija sudah begitu lama tidak mendapatkan kesempatan menjamu Persib di Jakarta. Ia pun mempertanyakan bagaimana situasi tersebut bisa terjadi.
“Tapi tunggu, itu artinya selama tujuh tahun kami terus bertanding sebagai tim away dan tidak pernah sekalipun bermain di kandang?,” tambahnya.
“Kalau begitu ceritanya, seharusnya ketika giliran tandang, Persib Bandung juga bermain di tempat lain, Pola pikir saya dalam olahraga selalu bahwa olahraga itu harus fair play atau adil. Kita tidak boleh memberikan keuntungan sepihak kepada tim mana pun,” ujar Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong menegaskan bahwa kedua kesebelasan harus memperoleh kondisi pertandingan yang setara. Baginya, prinsip tersebut merupakan bagian penting dari semangat olahraga.
“Kedua tim harus selalu bertanding secara adil dan dalam kondisi yang sama persis. Itulah semangat olahraga yang sesungguhnya,” pungkasnya.